Budaya Hukum: Pengertian, Tipe, Fungsi, dan Contoh [Makalah Lengkap]

IlmuBudaya.Com- Budaya hukum merupakan istilah serapan dari Bahasa Inggris “Legal Culture” yang berarti bahwa hukum terjadi karena adanya aktivitas kegiatan seseorang yang menjadi kebiasaan dari berbagai pengaruh-pengaruh di dalamnya, baik dalam politik, ekonomi, organisasi, ataupun lingkungan. Oleh karena itu dalam uraian ini akan menjelaskan tentang pengertian, tipe, fungsi, dan contoh budaya hukum.

Budaya Hukum


Kejadian-kejadian yang dilakukan setiap manusia pada dasarnya tidak terlepas dari kenyataan sosial yang mengindentifikasikan bahwa pemikiran setiap individu tidak bisa disama ratakan, selalu ada pro dan kontra dalam masyarakat.

Kondisi seperti ini akhirnya harus ditekan dengan berabagai peraturan agar kontrol sosial dapat diwujudkan sesuai dengan harapan dan tujuan dalam masyarakat. Latar belakang inilah memunculkan studi tentang budaya hukum yang ada dalam masyarakat.

Pengertian Budaya Hukum


Budaya hukum adalah sistem tatanan sosial sempurna yang lahir dari tradisi, nilai, pengaruh sosial, dan norma dalam masyarakat yang dipergunakan sebagai lumbung tujuan mencapai kondisi kedamaian serta ketentram yang diinginkan. 

Pengertian Budaya Hukum Menurut Para Ahli

Adapun pendapat ahli tentang makna budaya hukum, antara lain sebagai berikut;

Lawrence M. Friedman

Dalam bukunya “The Legal System” yang diterbikatkan pada Tahun 1975. Pengertian budaya hukum adalah seperangkat komponen aturan yang terdiri dari subtansi, struktur, dan kebiasaan yang ada di dalam masyarakat.

Soejono Soekamto

Pengertian budaya hukum adalah seperangkat penegakan keteraturan sosial dalam masyarakat sebagai kegiatan keseharian yang diserasikan melalui beragam hubungan nilai, kaidah, dan pandangan masyarakat untuk terciptanya kedamaian hidup bersama.

T. Parsons

Definisi budaya hukum adalah seperangkat nilai dan norma yang tergabung dalam sub sistem dari tatanan sosial masyarakat. Setidaknya melalui arti ini maka budaya hukum milik masyarakat dan dibentuk untuk kehidupan masyarakat juga.

Dari penjelasan mengenai pengertian budaya hukum menurut para ahli di atas, dapat disimpulkan bahwa perenan keteraturan bukan sekedar alat yang dapat dimanfaatkan untuk tujuan tertentu, akan tetapi menjadi seperangkat tradisi dari uraian tentang obyek pertukaran nilai.

Tipe Budaya Hukum


Beragam macam budaya hukum yang ada dalam masyarakat, akan tetapi secara garis besar bentuk tersebut terbagi menjadi dua, hal ini sebagimanya yang diungkapkan oleh Daniel S. Lev. Dinataranya sebagai berikut;

Budaya Hukum Prosedural

Jenis budaya hukum ini berangkat dari serangkaian nilai dalam masyarakat dengan tujuan menuntaskan menyelesaikan sengketa serta melakukan manajemen konflik yang berkembang. Baik secara musyawarah muwakat ataupun dengan cara yang lainnya.

Budaya Hukum Substantif

Macam kedua dari tipe budaya hukum ini berate sebagai anggapan bersifat fundamental terutama mengenai apa yang adil dan tidak menurut padangan kehidupan masyarakat. Oleh karena itulah salah satu syarat hukum akan di taati oleh semua pihak haruslah mengedepankan asas kebersamaan “tidak pandang bulu”.

Fungsi Budaya Hukum


Manfaat adanya budaya hukum dalam masyarakat, antara lain sebagai berikut;

Damai

Kehidupan yang penuh dengan kedamaian merupakan impian bagi setiap orang. Dalam kondisi inilah kebiasaan hukum yang menjadi pedoman masyarakat harus di taati oleh semua pihak yang wajib untuk ditaatinya.

Ketentraman

Seperangkat kehidpan yang tentram dalam masyarakat menjadi salah satu bahasan penting dalam mewujudkan budaya hukum. Tentram akan membuat kehidupan masyarakat damai satu dengan lainnya, oleh karenannya fungsi ini menjaid bagian yang utama.

Contoh Budaya Hukum


Kasus yang bisa diamati dalam proses budaya hukum ini misalnya saja kejadian sebagai berikut;

Budaya Hukum di Indonesia

Khusus untuk di NKRI ada jenis budaya hukum yang berasaskan pada adat, agama, dan universal. Dalam agama misalnya saja tentang pelarangan zina (berhubungan suami istri yang tidak sah). Larangan ini muncul dari faktor kebiasaan masyarakat yang berpedoman pada asas pancasila.

Budaya Hukum di Belanda


Berbeda kondisinya dengan system budaya hukum di Negara Belanda yang menerapkan segala norma dan nilai pedoman pada asar hukum universal. Tidak ada pengaruh pada bidang agama, apalagi pada adat istiadat. Hal ini lantaran Belanda tidak banyak dihuni beragam suku seperti di Indonesia.

Dari serangkaian penjelasan tentang pengertian budaya hukum, tipe, fungsi, dan contohnya di atas. Dapat dikatakan bahwa kebiasaan mematuhi peraturan akan senantiasa dijadikan sebagai pedoman dalam berpilaku yang terbentuk lantaran adanya konkretisasi nilai dari kebudayaan.

Demikianlah penjelasan mengenai pengertian budaya hukum, tipe, fungsi, dan contohnya. Semoga dengan adanya pengulasan ini bisa menambah wawasan dan meningkatkan ilmu pengetahuan bagi segenap pembaca sekalian. Trimakasih, 

0 Response to "Budaya Hukum: Pengertian, Tipe, Fungsi, dan Contoh [Makalah Lengkap]"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel