10+ Fungsi Budaya Oraganisasi Secara Umum Menurut Ahli

IlmuBudaya.Com- Budaya oraganisasi kaitannya sangat erat dengan idiologi dan kayakinan yang dilakukan terus menerus dalam kehidupan manusia. Karakteristik budaya oraganisasi ini menjadi simbul yang harus dilakukan setiap anggotanya. Oleh karena itulah dalam artikel ini akan menuliskan tentang fungsi budaya oraganisasi.

Budaya Oraganisasi


Budaya oraganisasi sebagai identias haruslah dilakukan secara implisit oleh setiap anggotanya. Baik dalam budaya oraganisasi perusahaan ataupun budaya oraganisasi komunitas menjadi upaya yang penting dilakukan oleh semua pihak dalam mencapai keinginan dan harapan dari project yang dilakukan.

Budaya Oraganisasi Menurut Para Ahli

Budaya oraganisasi dalam pendapat para ahli muncul takalah Japang sebagai Negara yang barusaja terkena BOM Atom berhasil mengalahkan perusahaan dari Amerika Serikat. Hal ini terjadi pada tahun 1980 samppai 1990.

Dalam kerun waktu tersebut contoh budaya oraganisasi perusahaan di Japang menjadi simbul bahwa kebiasaan masyarakat dalam melakukan kegiatan berperan penting dalam mencapai tujuan yang diharapkan. Tak salah samlai saat ini Japang menjadi barometer dalam budaya oraganisasi.
Adapun pengertian budaya oraganisasi menurut para ahli antara lain sebagai berikut;

Robbins

Menurutnya pengertian budaya oraganisasi adalah kadar keteraturan akan kebiasaan masyarakat dalam mengelola dan mengatur selurub anggotanya. Hal ini condong sebagai ciri khas yang hanya dimiliki oleh satu organisasi/komunitas/perusahaan.

Fungsi Budaya Oraganisasi


Sebagai ahli ekonomi, yang sangat lekat dengan kajian dalam bukunya “Prilaku Organisasi”, maka berikut inilah peranan yang diberikan dalam budaya oraganisasi menurut Robbins;

Menjadi Batasan

Fungsi pertama dalam budaya organisasi ialah peran sertanya menjadi pembatas dari kegiatan yang dilakukan anggota dan seluruh masyarakat yang ada. Dalam kajian ini setiap perusahaan memiliki aturan yang tidak boleh dilanggar.

Menjadi Identitas

Fungsi lainnya dari budaya organisasi ialah menjadi identitas atau simbul bagi setiap anggota yang ada dalam organisasi terkait. Hal ini penting, mengingat setiap organisasi memiliki ciri-ciri khusus yang menjadi pembeda antara satu dengan lainnya.

Memunculkan Komitmen

Peranan dalam budaya organisasi selanjutnya ialah menjadi komitmen masyarakat dalam melakukan kebiajakan dan memajukan kelompoknya. Tujuan daripada komitmen ini selain menciptakan rasa kebersamaan juga menjadi pembatas antara kepentingan pribadi dan kelompok.

Menjadi Penyetabil

Fungsi yang lain dalam budaya organisasi ialah menjadi stabiltas atas permasalahan yang dialami. Percaya ataupun tidak dalam setiap organisasi atau perusahaan terkadang tidak mulus dalam menjapai tujuan yang diinginkannya.

Menjadi Kontrol

Kegiatan yang ada dalam budaya organisasi terkadang setiap individu melakukan penyimpangan yang ditakutkan akan membuat rusak tatanan sosial yang ada. Oleh sebab itulah peranan dari budaya organisasi disini bisa menjadi kotrol yang baik.

Dari penjelasan mengenai pengeratian dan fungsi budaya organisasi menurut ahli di atas, sebagai pelengkap dalam tulisan ini, maka akan disebutkan bahwa secara umum peran yang dimiliki budaya organisasi/perusahaan dalam perekembangannya antara lain, sebagai berikut;

Fungsi Budaya Organisasi Secara Umum


Fungsionalisasi kebiasaan dalam organisasi akan menimbulkan berbagai sikap;

Awal

Pada tahap pertumbuhan dalam budaya organisasi di fase awal akan menjadi ciri yang berdasarkan pada karakteristik berbeda. Oleh karena itulah secara umum dalam berbagai kesempatan setiap budaya organisasi fungsi pertamanya ialah sebagai pembeda dengan kelompok yang lainnya.

Tengah

Fungsi umum selanjutnya yang tertera pada masa budaya organisasi pertengahan ialah munculnya pandangan dan mulai melakukan pergerakan dengan memproduksi barang/jasa yang dicapai. Pada masa ini setiap organisasi akan mengalami peningkatan yang amat sangat pesat.

Akhir

Setelah melewati fase pertama dan kedua dalam budaya organisasi akan berfungsi pad ayang terkhir, yaitu mampu dijadikan pedoman dalam mengulang kesuksesaan yang ada. Meskipun begitu kadang dalam fungsi ini membuat setiap organisasi terjebak pada kesuksesaan pada masa lalu.

Sehingga tidak dapat menimbulkan inovasi yang baik untuk mencapai tujuan yang selanjutnya. Banyak contoh budaya organisasi pada fase ini, misalnya saja untuk Perusahaan Nokia yang pada saat itu menjadi produk HP terbaik di dunia, akan tetapi dengan perkembangan zaman yang ada, Nokia seolah terkebak dan tidak mampu berinovasi dengan zaman yang akhirnya membuat produk Nokia pada saat ini semakin tenggelam, kalah dnegan apple atau Samsung.

Dari serangkaian penjelasan dalam fungsi budaya organisasi di atas dapat dikatakan bahwa selain sebagai ciri khas ternyata peneraman idologi dan pengelolaan manajemen dalam perusahaan juga menjadi fakta sosial yang tidak bisa dielakan dalam sistemasi budaya berorganisasi.
Baca JugaBudaya Organisasi: Pengertian, Fungsi, Karakteristik, dan Contoh [Makalah Lengkap]
Demikianlah serangkaian penjelasan dan pengulasan tentang fungsi budaya organisasi menurut para ahli secara umum. Semoga adanya artikel ini bisa memberikan wawasan dan menambah pengetahuan bagi segenap pembaca sekalian. Trimakasih, 

0 Response to "10+ Fungsi Budaya Oraganisasi Secara Umum Menurut Ahli"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel