6+ Komponen Budaya Politik Menurut Para Ahli lengkap

IlmuBudaya.Com- Budaya politik menjadi salah satu bahasan yang sangat penting bagi suatu Negara, tak terkecuali Indonesia yang memiliki salah satu jumlah penduduk terbesar di dunia. Dalam mencapai kekuasaan serta memperebutkan peran, tokoh politik berlomba-lomba mendapatkan dukungan dari berbagai pihak. Hal ini akan senantiasa dilakukan setelah ia mencapai komponen tentang budaya politik yang pas, oleh karena itulah artikel ini akan menguraikan tentang komponen budaya politik.

Budaya Politik


Budaya politik adalah system kebiasaan tokoh penguasa dalam mendapatkan dukungan dari masyarakat. Ada yang melakukannya dengan system demoktrasi yang identik dengan budaya politik partisipan adapula yang mempergunakan gaya dengan keturunan/berdasarkan kekeluargaan.

Pengertian Budaya Politik

Pengertian budaya politik adalah sistemasiasi dalam menerapkan budaya psikologis Negara yang disesuaikan dengan lingkungan agar tidak terjadi kesenjangan dan konflik yang berkembang dalam suatu masyarakat. 

Oleh karena itulah sistim ini tidak dapat digeneralkan dalam pengertiannya, sesuai dengan idiologi Negara. Agar tidak menyimbang dalam konteks budaya politik ini, dalam pendapat ahli salah satunya dijelaskan oleh Almind dan Powel. Setidaknya ada 3 ruang lingkup yang akan diperoleh;

Orientasi Individu

Sikap seseorang dalam kehidupan bermasyarakat untuk ruang lingkup ini tidak akan diperoleh dari wawasan yang luas dan sempit. Orientasi inilah lebih dekat dengan kesimbangan hidup masyarakat yang melakukan pendekatan secara individual untuk mencapai kekuasaan yang diinginkan.

Contohnya saja untuk di Indonesia, yang mempergunakan politik partisipan. Contoh budaya politik partisipan yang dilakukan tokoh politik misalnya pendekatan ke dalam rumah-rumah dengan dor to dor untuk mendapatkan dukungan mencapai kekuasaan.

Orientasi Kekuasaan

Ruang lingkup dalam budaya politik ini lebih di dasari pada sikap seseorang yang lebih banyak dipengaruhi dalam perasaan keterlibatan, keterikatan, taupun penolakan tentang budaya yang berkembang.

Ilmu budaya dasar bahkan secara terperinci menjelaskan bahwa system budaya politik masyarakat akan selalu mempertahakan kekuasaannya baik melalui warisan ataupun mempergunakan tokoh ayahnya untuk memperjuangkan kekuasaan yang diinginakn.

Orientasi Penilaian

Tuang lingkup yang di dasari pada tipe budaya politik selanjunya bisa didapatkan dari sistem menilai terhadap objek dalam peristiwa politik yang dilakukan. Penilaian ini dijalankan sebagai sebuah objek standar masyarakat dalam memiliki tokoh penguasaan, baik penilaian tentang kinerja, keturunan. Dan penilaian yang lainnya.

Dari penjelasan tentang tipe budaya politik yang didasari pada orientasi kekuasaan yang diinginkan. Perlu diperjelas bahwa budaya politik ini sangat dipengaruhi oleh komponen yang terjadi dan berkembang dalam masyarakat.

Komponen Budaya Politik


Setidanya pendapat para ahli telah menyesuaikan bahwa komponen budaya politik di Indonesia yang terjadi pada saat ini, antara lain sebagai berikut;

Orientasi Kognitif

Pengertian orientasi kognitif adlah sejumlah padangan yang  menyangkut pemahman serta keyakinan individu dalam masyarakat,,terhadap sistem politik dan atributya yang dijalankan suatu Negara. Orinetasi ini misalnya saja tentang semboyan Negara, nama ibu kota, dan juga lambing Negara dengan kebanggaan.

Orientasi Afektif

Pengertian orinetnasi afektif adalag sejmumlah orientasi politik yang yang menyangkut  emosional seseorang dalam masyarakat. Istilah ini dalam dunia budaya politik adalah system bduaya politik yang dianut oleh suatu Negara.

Orientasi Evaluatif

Trakhir, dalam komponen budaya politik menyangkut orientasi evaluative yang artinya adalah sebuah orientasi masyarakat yang menyangkut  kapasitas individu,,dalam serangkaian penilaian-penilaian terhadap sistemasiasi budaya politik yang diperguanakan Negara.

Dari penjelasan tentang komponen budaya politik menurut para ahli di atas, secara singkat dalam disimpulkan bahwa ruang lingkup, tipikal kebiasaan mencapai kekuasaan tidak bisa disamakan antara satu dengan lainnya, hal inilah setidaknya dikatakan bahwa budaya lokal dan budaya nasional yang sebelumnya dianut suatu Negara sangat mempengaruhi pilihan dalam memperebutkan kekuasaan.

Semoga dengan adanya penjelasan tentang komponen budaya politik menurut para ahli ini bisa memberikan wawasan dan meningkatan pengetahuan bagi segenap pembaca yang sedang mendalami materi “budaya politik”. Trimakasih, 

0 Response to "6+ Komponen Budaya Politik Menurut Para Ahli lengkap"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel