20+ Budaya Sunda dan Contohnya Lengkap


Indonesia memiliki budaya yang sangat beragam. Budaya-budaya itu hidup berdampingan membentuk Bhineka Tunggal Ika. Indonesia memang sangat kaya, dari segala aspek. Salah satunya adalah suku Sunda.

Budaya Sunda


Suku Sunda memang berasal dari Pulau Jawa, namun orang Sunda juga tersebar diberbagai penjuru Indonesia. Jati diri yang mempersatukan Sunda terletak di bahasanya. Bahasa Sunda sangatlah khas. Mayoritas orang Sunda bertempat tinggal di Jawa Barat, Banten, Jakarta, dan Lampung.

Contoh Budaya Sunda


Tak hanya itu, Sunda juga terkenal akan budayanya yang cukup beragam. Dalam artikel ini, akan dibahas berbagai macam budaya yang ada di Sunda. Berikut 20 Kebudayaan Sunda yang harus diketahui.

Tari Jaipongan

Tari Jaipongan merupakan tari yang paling terkenal diantara banyak seni tari dari Sunda. Tari ini sebagai jenis tari pergaulan tradisional oleh masyarakat Sunda. Kesenian ini merupakan campuran antara banyak seni sunda, antara lain wayang golek, pencak silat, topeng banjet, ketuk tilu dan lain-lain. Hingga saat ini, tari jaipong menjadi tari yang paling banyak diapresiasi oleh masyarakat. 

Kuda Renggong

Kuda Renggong adalah sebuah kesenian pertunjukan yang dinikmati dan digelar oleh masyarakat Sunda. Kata ‘renggong’ sendiri berasal dari kata ‘ronggeng’ yang berarti keterampilan. Pertunjukan seni ini biasanya ditampilkan saat ada hajat masyarakat Sunda, misal arak-arakan anak sunat. 

Pada awalnya, kesenian ini hanya ada di Desa Cikurubuk, Sumedang. Namun, saat ini tersebar di seluruh Sunda karena mendapat apresiasi yang cukup baik di masyarakat.

Degung

Degung merupakan sekumpulan alat musik yang biasa dimainkan oleh masyarakat Sunda. Sebenarnya dua arti degung, degung yang biasa disebut sebagai gamelan dan gedung yang biasa disebut sebagai laras bagian dari laras salendro. Yang harus diketahui, degung sebagai sebuah perangkat dari gamelan dan degung sebagai laras sangatlah berbeda.

Calung

Calung merupakan sebuah alat musik yang berkembang di Sunda. Alat musik ini termasuk dalam jenis idiofon yang terbuat dari bambu. Bambu  yang digunakan tidak boleh bambu yang biasa, melainkan bambu yang berjenis wulung (bambu hitam)

Cara memainkan alat ini yaitu dengan menabuhnya. Lebih rincinya, dengan memukul bilah atau ruas bambu yang tersusun menurut tangga nadanya.

Rampak Gendang

Rampak gendang adalah pertunjukan musik yang digelar secara serempak. Rampak sendiri berarti bersama-sama atau serempak dengan gendang sebagai alat musik utamanya. Karena dilakukan secara serempak, pertunjukan ini dimainkan oleh dua orang atau lebih. Pertunjukan ini digelar bersamaan untuk mengiringi kesenian lain, seperti tari. Adapun tari yang biasanya dipertunjukkan adalah tari jaipong.

Bajidoran

Bajidoran merupakan sebuah kesenian rakyat yang berkembang di Sunda. Kesenian rakyat ini menggunakan musik sebagai alat pengiringnya. Alat musik yang dipakai yaitu gamelan yang menggunakan laras selendro.

Bajidoran biasanya diselenggarakan saat ada pesta syukuran. Pesta syukuran yang dimaksud seperti khitanan, kelahiran bayi, perkawinan, hajat bumi, panen, bersih desa, dan lain-lain.

Sisingaan

Tak ada habisnya, sisingan juga merupakan kesenian yang berkembang di masyarakat Sunda. Sisingan merupakan kesenian khas yang memperlihatkan 2-4 boneka singa yang diusung oleh penari sambil melakukan gerakan-geralan. Di atas boneka singa, biasanya diusung seorang anak yang mempunyai hajat. 

Kesenian ini tidak hanya mengandung nilai estetik saja, namun juga nilai-nilai yang lain. Nilai-nilai lain yang terkandung dalam kesenian ini antara lain yaitu, kerja sama, kekompakan, ketertiban, dan ketekunan.

Jentreng Tarawangsa

Jentreng tarawangsa merupakan kesenian khas Sunda yang digunakan sebagai bentuka ucap syukur kepasa Sang Pemberi Rezeki. Tarian ini biasanya dipertunjukan ketika panen raya. Tarian ini diiringi oleh petikan dawai yang mirip kebab dan kecapi.

Tembang Sunda (Kawih)

Tembang sunda adalah lagu-lagu khas yang diturunkan oleh leluhur orang Sunda. Tembang Sunda sendiri terkenal dengan sebutan Kawih. Tentunya tembang ini mempunyai ciri tersendiri dari tembang-tembang yang lain. 

Adapun contoh tembang sunda adalah lagu papatet, wangsit pahlawan, Indonesia gemah ripah, karatagan pahlawan, sabilulungan, dan masih banyak yang lain.

Cianjuran (Mamaos)

Mamaos merupakan seni vokal yang biasanya juga disebut sebagai tembang sunda Cianjur.  Kesenian musik ini menggunakan kacapi indung, kacapi rincik, suling, dan rebab. Mamaos berfungsi sebagai musik hiburan saat silaturahmi antara kaum manak. Saat ini mamaos juga sering digunakan untuk hiburan hajatan.

Wayang Golek

Wayang golek adalah kesenian tradisional yang menampilkan dan membawakan alur cerita sejarah. Wayang goleh dipertunjukan dengan menggunakan boneka golek sebagai medianya.  Boneka golek itu semacam boneka yang terbuat dari kayu. Setiap boneka memiliki karakternya masing-masing. Pertunjukan wayang ini diiringi oleh iringan musik Sunda yang biasanya disebut dengan degung.

Etos Budaya Sunda

Etos budaya merupakan ajaran dalam budaya Sunda tentang keutamaan menjalani hidup. Orang Sunda sangat menjunjung tinggi etos budayanya.  Adapun etos budaya Sunda antara lain cageur, bageur, singer, dan pinter. Keempat etos tersebut memiliki arti sehat, nbaik, mawas, dan cerdas.

Nilai-nilai Budaya

Setiap kebudayaan selalu memiliki ciri-cirinya masing-masing, tak terkecuali Sunda. Kebudayaan sunda terkenal dengan masyarakatnya yang lembut, religius, dan spiritual.  Karakteristik ini nampak dari nilai-nilai budaya yang diajarkan, seperti silih asih, silih asah, dan silih asuh. Ungkapan tersebut memiliki arti saling mengasihi, saling menyempurnakan atau memperbaiki diri, dan saling melindungi.

Upacara Ngunjug atau Munjung

Ngunjung dapat diartikan sebagai kunjungan atau berkunjung. Upacara ngunjung memiliki tujuan untuk mengunjungi makam leluhur sebagai ungkapan rasa syukur. Upacara ini dilakukan di daerah Sunda, tujuanya unutuk melestarikan kebudayaan dan meminta keselamatan. Upacara ini biasanya dilakukan saat Bulan Syuro dan Maulud.

Upacara Ngirab atau Rebo Wekasan

Upacara Rebo Wekasan biasanya dilakukan dengan ziarah ke makam Sunan Gunung Jati di setiap Hari Rabu pekan terakhir Bulan Syafar.  Upacara ini biasanya diselenggarakan sembari diikuti lomba mendayung. Pemilihan hari Rabu dipercayai orang Sunda sebagai waktu yang baik untuk membuang kesialan. 

Upacara Nyalawean

Upacara Nyalawean diselenggarakan untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Upacara ini digelar selama lima hari berturut-turut, yaitu pada 12 hari setelah peringatan Maulid Nabi.  Di saat yang samaan jugam orang Sunda melalukan ziarah ke makam leluhur. Hal ini bertujuan untuk mendapat keselamatan dan kebahagiaan di dunia dan di akhirat.

Upacara Ngabubur Syura

Upacara Ngabubur Syura merupakan upacara adat yang memiliki tujuan untuk mendatangkan kesejahteraan dan ketentraman pada masyarakat yang hidup berdampingan. Upacara ini digeler setiap tanggal 10 Muharram. Adapun tujuan lain dari upacara ini kadang dihubungkan dengan Dewi Kesuburan.

Upacara Ngalungsur Pusaka

Upacara nglangsur pusaka merupakan upacara yang diselenggarakan untuk mencuci benda-benda pusaka. Upacara ini biasa dilakykan oleh juru kunci ataupun kuncen. Tujuan dari upacara ini untuk menunjukkan bahwa mereka masih setia melestarikan busaya sekaligus memberitahu masyarakar bahwa ada benda pusaka peninggalan Sunan Rochmat Suci.

Pakaian Adat Sunda

Sama halnya dengan keseninan, Sunda juga memiliki pakaian adat yang banyak, antara lain:
  • Baju Pangsi, Kebaya Sunda, dan kain Kebat untuk rakyat biasa
  • Baju Bedahan dan Kebaya untuk kaum menengah
  • Jas Beludru Sulam Benang Emas sebagai baju adat kaum bangsawan
  • Beskap sebagai pakaian adat untuk acara resmi
  • Pakaian Pengantin Sunda, yang terdiri dari Busana pengantin sukapura dan busana pengantin sunda puteri.

Rumah Adat Sunda

Rumah tradisional Sunda merupakan rumah panggung yang biasa kita lihat. Bentuk rumah ini bertujuan untuk menghindari masalah-masalah dari lingkungan yang mengancam penghuninya. Adapun ciri-ciri rumah adat di Sunda yaitu:
  • Jolopong, atap pelana yang bentuknya memanjang
  • Perahu Kumureb, atap perisai yang berbentuk seperti perahu terbalik
  • Julang Ngapak, bentuk atap yang seperti sedang terbang
  • Badak Heauay, bentuk atap yang seperti badak membuka mulutnya
  • Tagong Anjing, atap yang seperti anjing yang sedang duduk
  • Capit Gunting, atap yang berbentuk gunting.

Itulah 20 budaya Sunda yang perlu diketahui. Sunda memang terkenal akan kebudayaanya yang beragam. Sebagai generasi penerus bangsa, yang harus dilakukan adalah melestarikan kebudayaan yang telah diwariskan oleh nenk moyang tersebut.

0 Response to "20+ Budaya Sunda dan Contohnya Lengkap"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel