10+ Budaya Aceh dan Contoh Lengkapnya

Nanggro Aceh Darussalam adalah sebuah daerah yang terletak di wilayah bagian kepulauan Nusantara. Nanggro Aceh Darussalam merupakan sebuah daerah dengan suku yang ada adalah suku pribumi, dan sejarah yang ada untuk daerah tersebut adalah sejarah yang berkesan terutama masalah budayanya untuk Indonesia. Selain itu Aceh atau dapat disebut dengan Nanggro Aceh Darussalam adalah sebuah daerah yang diberi julukan sebagai Serambi Mekkah.

Budaya Aceh


Nanggro Aceh Darussalam adalah sebuah daerah yang memiliki tingkat ideologis yang  sangat timggi. Kebudayaan yang ada di daerah Nanggro Aceh Darussalam  ini memang sangat lah beragam mulai dari bahasa, pakaian adat, tari-tarian yang di tampilkan dan juga terdapat pakaian adat dan beberapa rumah adat yang menjadi ciri khas dari daerah ini.  Masyarakat yang bertempat tinggal di darah aceh tida semua berasal asli dari aceh, ada yang berasal dari daerah luar aceh dan bahkan berasal dari luar negeri.

Masyarakat yang berasal asli dari Nanggro Aceh Darussalam adalah masyarakat yang memang asli ada yang memiliki keturunan dari masyarakat India, arab, Persia ataupun Turki. Namun hal ini lah yang membuat masyarakat ace atau Nanggro Aceh Darussalam terlihat sepert masyarakat yang berasal ari luar negeri.

Nama Budaya Aceh dan Contohnya


Berikut ini ada nama-nama kebudayaan yang berasal asli dari daerah aceh atau Nanggro Aceh Darussalam adalah sebagai berikut.

Rumah Adat Aceh Krong Bade

Salah satu kebudayaan yang ada di daerah tersebut adalah Rumah adat Aceh atau masyarakat Aceh sering menyebutnya dengan sebutan Krong Bade. Ada beberapa ciri khas dari rumah Aceh ini, salah satunya adalah bentuk rumahnya seperti panggung dengan memiliki jarak sampai sekitar 2,5 sampai 3 meter dari atas tanah.

Seluruh bangunan yang ada dibangun dengan menggunakan bahan utama adalah kayu. Sedangkan untuk atap dari rumah tersebut terbuat dari sebuah anyaman daun rubia atau daun enau. Selain itu rumah ini semakin terlihat unik, karena penggunaan dari rumah kayu tersebut.

Pada bagian bawah rumah tersebut digunakkan oleh masyarakatnya sebagai tempat menyimpan makanan sedangkan untuk di bagian atas di gunakan sebagai tempat istirahat dan menerima tamu. Hal unik lagi yang ada dirumah tersebut adalah dari segi anak tangga yang digunakan untuk naik di dalam sebuah ruangan utama atau panggung tersebut, anak tangga tersebut dibuat dengan jmlah ganjil dengan alas an bahwa hal tersebu adalah sesuatu yang harus di lakukan karena merupakan symbol darui daerah aceeh tersebut.

Selain itu rumah adat yang ada di daerah tersebut memiliki sebuah nama – nama dan fungsinya masing-masing, contohnya adalah seperti Seuramoe Teungoh adalah sebuah bagian ruangan depan yang digunakan sebagai ruang khusus untuk menerima tamu. Atau untuk ruangan khusus saat berkumpul dengan keluarga. Selain itu ada Seuramoe Keue yang digunakan untuk menerima tamu dan satu lagi adalah Seurameo Likot yang digunakan untuk tempat dapur. 

Pakaian Adat Aceh

Kebudayaan Aceh yang selanjutnya adalah pakaian adat. Perlu diketahui bahwa pakaian adat yang ada di daerah Aceh merupakan pakaian adat yang digunakan  pada saat acara tertentu. Pakaian adat tersebut adalah sebuah pakaian yang memang sudah ada sejak zaman dahulu.

Pakaian adat untuk laki-laki adalah dikenal dengan nama baju Linto Biro, dan pakaian yang digunakan untuk perempua disebut juga dengan Daro Buro. Pakaian adat ini hanya digunakan pada saat acara-acara tertentu yaitu pada saat terdapat upacara adat dan kegiatan – kegiatan pemerintahan yang lain.

Pakaian adat yang ada di daerah tersebut adalah sebuah pakaian yang merupakan perpaduan antara baju yang satu dengan yang lainnya. Untuk bagian atas memakai sebuah baju yang sering disebut sebagai Meukasah dan untuk di bagian bawah yaitu celana biasanya disebut juga sebagai celana sileuweu.

Untuk pakaian adat yang digunakan untuk perempuannya memakai sebuah baju yang disebuat sebagai baju Kurung. Yaitu sebuah baju yang berlengan panjang dan memiliki kerah dan kerah baju tersebut  hampir mirip dengan kerh baju yang dimiliki oleh masyarakat china atau pakaian adat China. Untuk bagian bawah dari pakaian tersebut memakai sebuah celana yang disebut sebagai celana cekak musang. 

Upacara Adat 

Daerah aceh merupakan sebuah daerah yang masih terus megembangkan dan melestarikan kebudayaan yang ada di daera tersebut. Di darah aceh ada beberaa tradisi upacar yang harus di lakukan pada acara-acara tertentu, seperti pada saat upacara perkawinan.

Dalam Upacara perkawinan ini diselenggarakan dalam bebagai tahapan, salah satunya adalah mulai dari tahapan melamar calon pengantin yang perempuan, serta tunangan dalam pesta pernikahan tersebut, penjemputan untuk mempelai wanitanya, dan sampai kepada penjemputan untuk mempelai yang laki-laki. Hal ini harus di lakukan dengan berurutan sesuai dengan tahapan yang ada dan tradisi yang telah di tetapkan. 

Upacara Peusijuek 

Salah satu upacara yang ada di daerah tersebut adalah sebuah upacar yang bukan hanya diselenggarakan dalam upacara perkawinan tersebut. Namun masih ada beberapa upacara – upacara yang lainnya salah satunya adalah upacara Peusijeuk ini. Upacara ini adalah sebuah upacara  yang hanya ada pada saat perkawinn saja.

Tradisi ini merupakan sebuah tradisi melemparkan air sedikit yang telah di campur dengan menggunakan air tawar dengan orang yang memiliki hajat tersebut. 

Di Daerah Aceh terdapat berbagai macam jenis tarian adat, salah satunya adalah Tari Saman. Tari Saman adalah salah satu jenis tarian yang berasal dari daerah Nanggro Aceh Darussalam, yang memilki beberapa unsur yang sngat Indah, memiliki sebuah seni yang sangat unik dan sangat khas. Tarian ini adalah sebuah tarian yang ditarikan dengan gerakan tepuk tangan dada tanpa diiringi dengan sebuah alat music yang lainnya.

Walaupun tanpa diiringi dengan sebuah music, namun tarian ini tetap menjadi sbuah taian yang indah dank has untuk menjadi sebuah tarian. Selain itu tarian ini juga merupakan sebuah tarian yang dilihat dari kelenturn sang penari menarikan  sebuah tarian tersebut.

Namun di daerah Aceh  bukan hanya terdapat ttarian aceh saja, namun ada tari Laweut, Tari Tarek Pukat, Tari Bines, Tari Didong, Tari Rapai Geleng, Tari Ula - Ula Lembing, Tari Ratoh Duek, Tari Pho. 

Senjata Tradisional Aceh

Selain tarian yang ada di daerah tersebut ada sebuah senjata yang merupakan salah satu senjata tradisional yang brasal dari daerah Aceh, salah satunya adalah senjata Rancong. Senjata Rancong adalah slah satu senjata yang memiliki sebuah ukuran yang sngat kecil memiliki bentuk yang hampir mirip dengan keris.

Namun alat music yang ada di Aceh bkn hanya Rancong, namun juga Rencong Meupucok, Rencong Meucugek, Rencong Meukuree, Rencong Pudoi, Siwah Peudeung. 

Makanan Khas Aceh

Makanan yang khas untuk dari Aceh adalah Roti Canai dan Gulai atau biasa disebut juga dengan kerambi kering. Makanan ini adalah salah satu makanan yang hampir sama dengan makanan khas india. Namun selain itu ada makanan yang terbuat dari ikan, yang biasa disebut sbagai Eungkot Paya. 

Suku Aceh

Daerah aceh adalah salah satu daerah yang memiliki berbagai macam jenis suku dan Marga, salah satu suku yang ada di aceh adalah Suku Alas, Suku Tamiang, Suku Gayo, Suku Ulu, Suku Singkil, Suku Jamee, Suku Ulet dan masih banyak yang lainnya. Meskipun begitu mereka hidup rukun antarasatu dengan yang lainnya. 

Lagu Daerah Aceh

Di daerah Aceh terdapat berbagai macam jeni lagu, diantaranya adalah Lagu Bungong Jeumpo dan Piso Surit, lagu ini adalah sebuah lagu yang cocok didengarkan pada saat bersantai.  Selain itu ada lagu Bungong Jeuma, Tawar Sedenge, Aceh Lon Sayang, Aneuk Yatim, Sepakat Segenap, Lembah Alas dan masih banyak yang lainnya. 

Bahasa

Bahasa yangada didaerah ini sangat beragam namun mereka tetap hidup saling bersama dan gotong- royong dan hidup rukun. 

Itulah tadi bahasan mengenai nama-nama budaya aceh dan contohnya. Semoga tulisan ini memberikan referensi kepada segenap pembaca sekalian, trimakasih.

0 Response to "10+ Budaya Aceh dan Contoh Lengkapnya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel