Pengertian Perubahan Sosial Budaya, Bentuk, Ciri, dan Contohnya


Perubahan adalah suatu proses. Perubahan menunjukkan setiap pergantian, perbedaan atau modifikasi yang terjadi dalam situasi atau objek apa pun sepanjang waktu. Ini adalah hukum alam semesta. Ini mengacu pada perbedaan yang ada antara masa lalu dan situasi sekarang. Perubahan adalah proses yang sedang berlangsung, Tidak ada masyarakat yang sepenuhnya statis. Setiap hal dalam masyarakat akan selalu mengalami perubahan, tak terkecuali kondisi sosial budayanya.

Perubahan sosial budaya yang terjadi di masyarakat menunjukkan bahwa kehidupan sosial sejatinya dinamis. Kita sebagai individu akan selalu mengalami perubahan baik secara fisik maupun intelektualitas. Begitu juga dengan kumpulan individu beserta pola interaksinya yang disebut dengan masyarakat. Untuk memperjelas pemahaman kita tentang perubahan sosial budaya, artikel ini akan mengulas tentang pengertian perubahan sosial budaya, bentuk, ciri, dan contohnya.

Perubahan Sosial Budaya


Perubahan sosial, dalam sosiologi merupakan perubahan mekanisme dalam struktur sosial, yang ditandai dengan perubahan simbol budaya, aturan perilaku, organisasi sosial, atau sistem nilai. Atau dapat dikatakan juga bahwa perubahan sosial merupakan perubahan yang mengacu pada perubahan signifikan apa pun dari waktu ke waktu dalam pola perilaku dan nilai serta norma budaya.

Perubahan budaya adalah istilah yang digunakan dalam pembuatan kebijakan publik yang menekankan pengaruh modal budaya pada perilaku individu dan masyarakat. Kadang-kadang disebut reposisi budaya, yang berarti rekonstruksi konsep budaya masyarakat.

Ini menempatkan tekanan pada penentu modal sosial dan budaya pengambilan keputusan dan cara di mana mereka berinteraksi dengan faktor-faktor lain seperti ketersediaan informasi atau insentif keuangan yang dihadapi individu untuk mendorong perilaku.

Dapat dikatakan juga bahwa perubahan budaya menunjukkan adanya keyakinan bahwa budaya diberi kode secara simbolis dan dengan demikian dapat diajarkan dari satu orang ke orang lain bahwa budaya, meskipun terikat, dapat berubah.

Perubahan sosial budaya dalam masyarakat dipengaruhi oleh adanya faktor pendorong maupun penghambat. Adapun faktor yang menjadi pendorong terjadinya perubahan sosial budaya antara lain:


  1. Adanya kontak dengan budaya lain.
  2. Sistem pendidikan formal yang maju.
  3. Keinginan seseorang untuk menginisiasi perubahan.
  4. Komposisi penduduk yang heterogen.
  5. Sikap menghargai hasil karya orang lain.
  6. Sikap mudah menerima hal-hal baru.
  7. Toleransi terhadap perbedaan budaya.
  8. Ketidakpuasan masyarakat terhadap kondisi saat ini.
  9. Sistem stratifikasi sosial yang terbuka.
  10. Adanya pola pikir dan perilaku yang visioner.


Sedangkan faktor yang menghambat terjadinya perubahan sosial budaya, diantaranya yaitu:


  1. Kurangnya hubungan dengan kelompok masyarakat lain.
  2. Sistem pendidikan yang stagnan.
  3. Vested interest atau keinginan untuk mempertahankan nilai-nilai tradisional yang ada.
  4. Komposisi penduduk yang homogen.
  5. Sikap acuh pada hasil karya orang lain.
  6. Ketakutan akan hilangnya tradisi akibat pengaruh budaya baru.
  7. Intoleransi terhadap keragaman budaya.
  8. Merasa puas pada kondisi saat ini.
  9. Sistem stratifikasi sosial tertutup.
  10. Adanya hambatan ideologis.

Pengertian Perubahan Sosial Budaya


Perubahan sosial budaya dapat didefinisikan sebagai perubahan dalam kehidupan masyarakat, yang mencakup perubahan budaya yang di dalamnya ada perubahan nilai-nilai dan tata cara kehidupan dari tradisional menjadi modern.

Perubahan sosial budaya dapat terjadi melalui tiga proses, yaitu:

Akulturasi

Akulturasi artinya proses bertemunya dua budaya atau lebih dimana unsur-unsur budaya lama masih ada. Contohnya yaitu Sunan Kalijaga menggunakan budaya Wayang untuk mengajar keagamaan.

Asimilasi

Asimilasi artinya proses pertemuan dua budaya atau lebih yang kemudian bercampur dan menghasilkan budaya baru. Hal ini berbeda dengan akulturasi yang masih mengandung unsur budaya lama. Dalam asimilasi budaya lama hilang. Proses asimilasi ini berlangsung lama, namun terus menerus.

Difusi

Difusi adalah proses penyebaran unsur budaya dari seseorang ke orang lain atau kelompok masyarat ke masyarakat lain. Prinsip yang pertama dari difusi yaitu unsur-unsur kebudayaan tersebut pertama-tama akan diambil alih masyarakat yang paling dekat hubungannya atau letaknya paling dekat dari sumbernya.

Pengertian Perubahan Sosial Budaya Menurut Para Ahli

Adapun definisi perubahan sosial budaya menurut para ahli, antara lain:

Selo Soemardjan

Perubahan sosial merupakan semua perubahan yang terjadi pada lembaga-lembaga kemasyarakatan dalam suatu masyarakat,di mana perubahan tersebut memengaruhi sistem sosialnya. Perubahan sosial yang dimaksud meliputi nilai-nilai dan pola-pola perilaku di antara kelompok-kelompok dalam masyarakat.

J.L Gillin dan J.P Gillin

Definisi perubahan sosial ialah serangkaian variasi dari mode atau cara-cara hidup yang telah diterima.

Kingsley Davis

Perubahan budaya didefinisikan sebagai perubahan yang mencakup segenap cara berpikir dan bertingkah laku, yang muncul karena adanya interaksi yang bersifat komunikatif.

Max Weber

Perubahan sosial budaya dapat didefinisikan sebagai perubahan situasi dalam masyarakat akibat adanya ketidaksesuaian unsur-unsur di dalamnya (ini ditulis dalam buku Sociological Writings).

W. Kornblum

Perubahan sosial budaya ialah perubahan suatu budaya masyarakat secara bertahap dalam jangka waktu lama.

Bentuk Perubahan Sosial Budaya


Terdapat beragam bentuk perubahan sosial budaya yang dapat dibedakan menjadi 4, yaitu:

Perubahan Sosial Budaya Berdasarkan Prosesnya

a. Evolusi (Perubahan Secara Lambat)

Evolusi adalah perubahan yang lama dengan diikuti oleh perubahan yang kecil. Perubahan yang terjadi dalam proses ini terjadi tanpa tekanan atau dengan kata lain terjadi dengan sendirinya, karena masyarakat biasanya selalu berusaha menyesuaikan diri dengan keadaan atau kondisi yang baru timbul di lingkungannya.

Contoh evolusi yaitu perubahan dari adanya beragam bentuk tarian tradisional ke modern di dalam kehidupan masyarakat.

b. Revolusi (Perubahan Secara Cepat)

Revolusi adalah perubahan yang terjadi secara cepat dalam dasar atau sendi-sendir pokok yang terdapat dalam masyarakat. Peubahan ini bisa direncanakan terlebih dahulu dan biasanya harus ada pemimpin kelompok masyarakat. Contoh revolusi yaitu Revolusi industri.

Perubahan Sosial Budaya Berdasarkan Pengaruhnya

a. Pengaruh Kecil

Perubahan yang berpengaruh kecil adalah perubahan yang kurang menghasilkan pengaruh langsung bagi masyarakat, sehingga tidak sampai menghasilkan keributan. Contohnya yaitu perubahan model gaya rambut atau fashion.

b. Pengaruh Besar

Perubahan yang berpengaruh besar adalah perubahan yang membawa dampak besar dalam unsur-unsur kehidupan masyarakat yang penting seperti stratifikasi sosial dan sebagainya. Contohnya yaitu Industrialisasi.

Perubahan Sosial Budaya Berdasarkan Pengaruhnya

a. Perubahan yang Dikehendaki

Perubahan yang dikehendaki adalah perubahan yang sebelumnya sudah direncanakan oleh pihak-pihak yang hendak melakukan perubahan tersebut dalam masyarakat.

Pihak yang menghendaki dilakukannya perubahan dinamakan agent of change. Agent of Change ialah orang kepercayaan atau pimpinan lembaga masyarakat. Contohnya yaitu Program Keluarga Berencana, imunisasi.

b. Perubahan yang Tidak Dikehendaki

Perubahan yang tidak dikehendaki adalah perubahan yang tidak bisa dikendalikan dalam masyarakat dan biasanya menghasilkan masalah yang memicu kendala dalam masyarakat. Contohnya yaitu perubahan yang terjadi karena adanya bencana alam.

Perubahan Sosial Budaya Berdasarkan Hasilnya

a. Progress

Progress adalah perubahan sosial yang sangat diharapkan masyarakat. Perubahan yang membawa kemajuan tersebut menguntungkan masyarakat seperti bergantinya masyarakat tradisional menjadi masyarakat modern. Contohnya yaitu penemuan alat komunikasi, transportasi.

b. Regress

Regres artinya perubahan menuju kemunduran yang disebabkan karena penggunanya itu sendiri. Perubahan tersebut biasanya terjadi karena adanya penyalahgunaan perangkat teknologi. Contohnya yaitu penyalahgunaan internet untuk melakukan tindak kejahatan atau mengakses situs yang tidak pantas.

Ciri Perubahan Sosial Budaya


Terjadinya perubahan sosial budaya memiliki beberapa ciri, diantaranya yaitu:

Berkelanjutan

Ini merupakan ciri perubahan sosial budaya yang paling utama. Artinya, masyarakat di manapun akan senantiasa mengalami perubahan, dapat secara cepat atau lambat. Perubahan sosial budaya sudah pasti terjadi pada masyarakat dan akan terus berkembang. Hal tersebut merupakan konsekuensi dasar karena manusia merupakan mahkluk sosial.

Imitatif

Perubahan sosial bersifat imitative, artinya yaitu semisal perubahan terjadi pada suatu kelompok masyarakat, maka akan diikuti oleh kelompok masyarakat lainnya, karena masing-masing kelompok akan saling mempengaruhi, mereka tidak bisa mengisolir diri dari perubahan-perubahan yang ada.

Disorganisasi Sementara

Disorganisasi ialah suatu keadaan yang kacau, hal tersebut sebagai akibat dari adaptasi bagian-bagian masyarakat terhadap perubahan sosial yang terjadi. Perubahan sosial yang sifatnya cepat, biasanya akan memunculkan disorganisasi yang sifatnya sementara. Contoh terjadinya disorganisasi sementara yaitu disorganisasi politik pasca reformasi yang dialami oleh Indonesia pada tahun 1998.

Hubungan Kausalitas (Timbal Balik)

Perubahan sosial bukan hanya terbatas pada bidang material atau immaterial saja, melainkan bisa terjadi pada keduanya, sebab antara aspek material dan immaterial mempunyai satu hubungan kausalitas (timbal balik).

Penggolongan Watak (Tipologis)

Secara tipologis perubahan sosial bisa dikategorikan dalam beberapa bentuk, antara lain proses sosial, perubahan struktur, perubahan struktur kelompok, dan segmentasi.

Contoh Perubahan Sosial Budaya


Beberapa contoh perubahan sosial budaya yang terjadi di masyarakat, antara lain:

Cara Berkomunikasi

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi berpengaruh besar dalam cara kita berkomunikasi. Dahulu untuk berkomunikasi jarak jauh dapat dilakukan melalui telepon atau surat-menyurat via pos. Tapi sekarang kita dapat berkomunikais jarak jauh dengan mudah dengan menggunakan smartphone ataupun komputer dengan berbagai media aplikasi.

Pakaian

Modernisasi dan globalisasi berpengaruh pada gaya berpakaian masyarakat. Pada mulanya masyarakat masih menggunakan baju tradisional atau baju adat daerah masing-masing, tapi sekarang mereka dapat memakai baju sesuai trend atau sekedar ingin mengenakan sesuai selera mereka.

Westernisasi

Kini westernisasi atau kebarat-baratan sudah bukan hal langka untuk dijumpai, bahkan di Indonesia sendiri sudah lama terjangkit seperti masuknya budaya Halloween maupun Valentine yang kontroversial.

Ekonomi

Prubahan sosial budaya juga dapat berpengaruh dalam bidang perekonomian, misalnya masyarakat lebih memilih berlibur ke luar negri dibanding dalam negri. Membeli barang merk luar negeri dibanding negara sendiri.

Kepercayaan (Religi)

Perubahan sosial budaya yang berkaitan dengan kepercayaan misalnya dahulu orang Indonesia berpegang teguh pada ajaran nenek moyang atau leluhur mereka yang telah tiada. akan tetapi, saat ini mereka mengedepankan logika dan dengan bukti-bukti yang telah ada.

Emansipasi Wanita

Di Indonesia emansipasi wanita semakin berkembang. Jika tempo dulu wanita hanya berperan sebagai pendukung rumah tangga yang hanya mengerjakan pekerjaan rumah, kini wanita dapat bekerja sesuai kemampuan mereka.

Masyarakat Semakin Kritis

Teknologi informasi dan komunikasi semakin berkembang. Hal tersebut ditandai dengan banyaknya media cetak online maupun offline yang beredar. Tapi kita harus dapat mengolah informasi yang ada dengan fakta yang memang betul-betul valid atau benar.

Pendidikan

Seiring berkembangnya teknologi, proses pembelajaran pun juga semakin mudah dilakukan. misalnya pembelajaran yang dilakukan secara tidak langsung dengan menggunakan berbagai media online, sehingga siswa dapat memperoleh beragam referensi bukan hanya yang diperoleh dari sekolah. Bahkan di sekolah-sekolah tertentu juga biasanya tersedia komputer untuk pembelajaran.

Budaya

Contoh perubahan budaya yang terjadi sebagai akibat perubahan sosial budaya, misalnya perayaan seperti valentine, arti budaya di dalam merayakan ulang tahun dan sebagainya. Selain itu banyak juga anak muda yang suka budaya Jejepangan seperti Cosplay, padahal budaya ini sebelumnya tidak ada di Indonesia.

Musyawarah

Sekitar tahun 1900-an, untuk menyelesaikan suatu permasalahan masyarakat di Indonesia lebih memilih dengan cara musyawarah. Semua anggora masyarakat yang datang akan berpendapat dan juga memberikan pertimbangan agar tercapai kata mufakat.

Demikianlah serangkaian artikel yang memberikan penjelasan kepada segenap pembaca terkait dengan pengertian perubahan sosial budaya menurut para ahli, bentuk, ciri, dan contohnya di dalam masyarakat. Semoga bermanfaat,

0 Response to "Pengertian Perubahan Sosial Budaya, Bentuk, Ciri, dan Contohnya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel