Bukit Lawang, Pesona Primadona Wisata Alam yang Istimewa di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara



Sumatera Utara adalah sebuah provinsi di Indonesia yang terletak di bagian utara Pulau Sumatera. Provinsi ini beribu kota di Medan, Sumatera Utara mempunyai beragam destinasi wisata alam yang dapat dikunjungi seperti Danau Toba.

Selain mempunyai Danau Toba, Provinsi Sumatera Utara juga mempunyai destinasi wisata alam lainnya yang patut untuk disinggahi.

Khusus saudara-saudari, rekan dan sahabat-sahabat kami yang berencana untuk traveling di Sumatera Utara, nah Bukit Lawang merupakan tempat yang menjadi favorit suatu lokasi yang dapat disinggahi. Mari kupas lebih mendalam mengenai wisata alam Bukit Alam di Kabupaten Langkat.

Bukit Lawang berlokasi di Kabupaten Langkat, tepatnya di Kecamatan Bahorok. Bila ditempuh sekitar 68 km sebelah barat laut dari Kota Binjai dan Kota Medan sekitar 80 km dan dapat dicapai sekitar 3-4 jam perjalanan.

Suasananya sejuk dikarenakan masih terawatnya keseimbangan ekosistem dan masih terdapat hutan-hutannya sehingga saat pengunjung berada di sana akan merasakan kesejukan alami dan ketenangan dari lalu lintas. Selain itu, kondisinya sejuk karena termasuk ke dalam kawasan Taman Nasional Gunung Leuser.

Bila Danau Toba mempunyai Parapat sebagai pintu gerbangnya, maka Gunung Leuser National Park menjadikan Bukit Lawang sebagai pintu gerbang sebelum wisatawan menjelajah kawasan hutan tropis seluas 1.094.692 hektar tersebut.

Maka tak heran, jika banyak wisatawan yang berbondong-bondong datang mengunjungi destinasi wisata alam tersebut. Itulah sebabnya kawasan seluas 200 hektar ini diberi nama “Bukit Lawang” yang artinya “Pintu Menuju Bukit” dan bukit yang dimaksud adalah Gunung Leuser yang areanya membentang di wilayah Provinsi Aceh dan Sumatera Utara.

Sebagai informasi, Wisata alam Bukit Lawang juga merupakan tempat konservasi oorangutan yang dilindungi yaitu mawas atau yang dikenal dengan nama latin “Pongo Abelli”. Ini merupakan salah satu dari dua jenis orang-utan yang hanya dapat teman-teman pengunjung temui di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Kesempatan yang langka bukan guys ?

Tambah pula, destinasi wisata alam ini mempunyai lokasi yang sangat sejuk dan asri. Panorama keindahan di sekitarnya di kelilingi oleh hutan, sungai, dan juga pegunungan bukit barisan yang membentang sepanjang Pulau Sumatera.

Dikarenakan lokasi wisata ini dapat dikatakan sangat asri dan sejuk inilah banyak wisatawan lokal dan wisatawan mancanegara yang hendak berkunjung dan menikmati kesejukan dan keseruan tersendiri dari wisata alam ini.

Ketika wisatawan lokal berkunjung ke Bukit Lawang maka sensasi lain yang didapatkan adalah wisatawan mancanegara dapat bercengkarama dengan warga sekitar, apalagi terdapat restoran yang menyuguhkan makanan lokal dan tempat hiburan yang dapat menambah keseruan.

“Pemprov Sumut yang kami siapkan memastikan infrastruktur sebagai skala prioritas. Bahorok dan kawasan TNGL seperti Bukit Lawang ini ada dalam prioritas itu “, kata Edy Rahmayadi. Menurut Edy Rahmayadi, Bukit Lawang ini tidak hanya sekedar objek pariwisata yang mesti perhatikan.

Akan tetapi juga penyangga ekosistem alam. Disamping itu, Bukit Lawang menjadi sumber penghidupan bagi masyarakat, “Jadi untuk memperluas akses daerah , infrastruktur menjadi program utama kami,” ujar Edy Rahmayadi.


Menurut Ketua PHRI Bukit Lawang Aca, menjelaskan kekayaan alam di daerah ini. Bukit Lawang telah menjadi satu di antara sejumlah destinasi wisata yang kerap dikunjungi para turis mancanegara.

 “Setelah tidak lagi sebagai pusat rehabilitasi Orangutan, memang kunjungan wisatawan asing ke Bukit Lawang ini mengalami penurunan.  Mereka banyak lari Kalimantan karena di sana masih terdapat pusat rehabilitasinya,” ujar Aca.

Kekayaan alam yang tersimpan di Bukit Lawang merupakan suatu anugerah dari tuhan yang diberikan kepada Indonesia dan khususnya masyarakat Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat untuk dapat menjaga bersama-sama.

Hal ini merupakan salah satu destinasi wisata alam yang masih terjaga dan sering dikunjungi oleh wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara.

Para pecinta alam atau mereka yang menggemari wisata petualang, wisata alam Bukit Lawang menjadi pilihan terbaik karena selain menyediakan berbagai aktifitas menarik juga menyediakan kesan-kesan indah yang disuguhkan di alam hutan tropis ini.

Para pecinta alam dapat menelusuri jejak-jejak petualang yang seru dan sejuk di sini dan didampingi oleh pemandu-pemandu yang ramah dan baik kepada wisatawan, baik wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara.

Menghimpun berbagai data yang tertulis di Wikipedia dan wikitravel, tercatat bahwa nama destinasi wisata alam Bukit Lawang mulai menjadi perhatian dunia sejak tahun 1973, tepatnya setelah dijadikan sebagai Pusat Rehabilitasi Orangutan oleh Frankfurd Zoological Society dan WWF yang dirintis oleh Monica Barner dan Regina Frey.

Mulanya Pusat Rehabilitasi ini hanya dikunjungi oleh konservasionis dan para peneliti. Namun, dalam perkembangan selanjutnya, banyak wisatawan dari berbagai belahan dunia juga berkunjung ke Bukit Lawang untuk dapat memandang secara langsung keberadaan Orangutan tersebut.

Destinasi wisata alam Bukit Lawang masih menjadi primadona pariwisata Indonesia khususnya pada masyarakat Kecamatan Bahorok karena tempat ini para wisatawan dapat melakukan pengataman atau observasi secara langsung terhadap kehidupan Orangutan di dalam kawasan ini, sekaligus mengamatai berbagai flora dan fauna langka lainnya yang dijumpai.




Berbagai hewan langka selain Orangutan (Pongo Pygmaeus Abelii) yang terdapat di kawasan ini, antara lain : Harimau Sumatera (Panthera Tigris Sumatrae), Badak Sumatera (Dicerorhinus Sumatrensis), Gajah Sumatera (Elephas Maximus), Ajag (Cuon Alpinus), Beruang Madu (Herarctos Malayanus), Rangkong Papan (Buceros Bicornis), Siamang (Hylobates Syndactylus) dan beberapa hewan satwa langka lainnya.

 Belum lagi fauna jenis Reptilia dan Amphibia yang didominasi buaya dan ular serta berbagai jenis ikan. Salah satunya ialah ikan endemik yang bernama Ikan Jurung yang panjangnya kira-kira 1 meter. Keren bukan?

Bukit lawing merupakan salah satu tempat primadona bagi wisatawan untuk berlibur, selain merupakan tempat hiburan juga merupakan tempat observasi bagi para pengamat dan peneliti baik dalam mengamati beragam kekayaan floranya juga fauna yang terdapat di dalamnya.

Adapun beberapa flora yang menghiasi hutan Bukit Lawang, antara lain : Rafflesia Arnoldi atau Bunga Bangkai, Anggrek Hutan, Cendawan Harimaum Damar Laut, Kantong Semar, Keruing, Meranti, dan masih banyak lagi tumbuh-tumbuhan yang lain.

Terdapat beragam flora yang menghiasi hutan Bukit Lawang, hal itu yang menjadi hal istimewa bagi wisatawan untuk melihat langsung keindahan flora tersebut.

Berbagai Tempat Petualangan  Menarik

Selain menikmati keindahan flora dan satwa langka yang terdapat di hutan Bukit Lawang, baik wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara dapat melakukan kegiatan yang menyenangkan dan menarik yang dapat dilakukan selama berada di kawasan Bukit Lawang.

Utamanya jika wisatawan menyukai wisata petualangan yang dapat dibimbing oleh pemandu lokal sekitar. Adapun beberapa kegiatan petualangan tersebut, antara lain:


1. Jungle Trekking

Aktifitas wajib selama wisatawan berada di Bukit Lawang ini akan memberikan pengalaman yang manja dan tidak terlupakan karena yang dijelajahi adalah kawasan hutan hujan tropis yang mempunyai koleksi alam berupa ratusan spesies tumbuhan dan hewan yang beragam dan beberapa diantaranya merupakan kategori langka dan dilindungi.

Trekking berada di kawasan hutan Bukit Lawang ini akan dipandu oleh pemandu lokal yang siap untuk memandu wisatawan, trekking tersebut akan memberikan tantangan tersendiri bagi wisatawan karena kondisi daerah ini cenderung basah dan berlumpur dengan kondisi tanah yang naik turun dan beberapa trek diantaranya berlumpur dan licin.

Jika tubuh kotor dan baju dipenuhi lumpur itu sudah menjadi lumrah saat berwisata ke Bukit Lawang.

2. Rafting dan River Tubing

Wisatawan dapat menikmati kegiatan petualangan ini karena dapat memacu adrenalin di Bukit Lawang adalah Rafting dan River Tubing menyelusuri Sungai Bahorok dengan arusnya yang deras dan melewati batu-batu sungai berukuran besar.

Untuk melakukan kegiatan yang seru ini wisatawan dapat menyewa peralatan rafting berupa perahu karet dan dayung atau ban besar untuk river tubing dengan mengeluarkan kocek uang senilai Rp 50.000 – Rp 80.000 tergantung kesepakatan bersama.

3. Melihat Satwa Langka di Habitat Aslinya

Jika sekedar menonton satwa langka di film ataupun televisi itu kurang seru dibandingkan jika melihat satwa langka di habitat aslinya khususnya orang-utan yang bernama latin “Pongo Abelli”, terlebih di tengah hutan tentu akan memberikan sensasi yang berbeda.

Apalagi jika satwa langka tersebut muncul tiba-tiba di dekat wisatawan saat sedang beristirahat, rasa takut pasti bercampur aduk dengan rasa senang menjadi satu. Akan tetapi jangan khawatir jika wisatawan bersama pemandu wisata, pemandu akan menenangkan agar wisatawan tidak takut dan tidak membuat gerakan-gerakan yang mengejutkan.

 Selama satwa langka tersebut tidak merasa diganggu, sedekat apapun jarak wisatawan dengan satwa langka tersebut, dia tidak akan menyerang.

Adapun cara atau tips yang dapat dilakukakan oleh wisatawan adalah dengan menikmati dan mengamati pola sikap satwa langka dari jarak kejauhan atau mengeluarkan kamera dan mengabadikannya dalam bingkai foto.

4. Caving 

Kegiatan menjelajahi susur gua alias caving juga dapat dilakukan di Bukit Lawang, karena tempatnya tidak jauh dari pintu masuk Bukit Lawang tepatnya dengan berjalan kaki selama 15 menit, dapat dijumpai Goa Kelelawar yang besar dan berisi beribuan ekor kelelawar.

Gua yang gelap gulita ini dapat disaksikan wisatawan yaitu ribuan kelelawar yang bergelantungan di langit-langit gua dan interior gua yang indah berhiaskan ornament stalagtit yang usianya sudah puluhan bahkan ratusan tahun karena mempunyai ukuran yang besar.

Untuk mempermudah untuk melihat gua bagian dalam, tentunya harus dengan bantuan alat penerangan berupa lampu senter.

5. Mandi di bawah Air Terjun

Kegiatan petualangan yang asyik yang mungkin dapat dilakukan oleh wisatawan adalah berbasah-basahan di bawah guyuran air terjun yang segar juga dapat menambah sensasi saat wisatawan berada di kawasan Bukit Lawang.

Selain itu, air terjun yang bentuknya bertingkat ini dapat menghadirkan pemandangan yang menawan untuk dijadikan latar belakang foto. Maka dengan itu, kegiatan petualangan ini jangan sampai dilupakan untuk berfotoria dan menikmati kesegaran air terjun Bukit Lawang tersebut.

Nah, itulah tadi serangkaian artikel yang menjelaskan tentang Bukit Lawang, Pesona Primadona Wisata Alam yang Istimewa di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Semoga tulisan yang dikirimkan oleh M. Ardiansyah Putra ini bisa memberikan wawasan serta menambah pengetahuan bagi segenap pembaca. Terimakasih,


9 Responses to "Bukit Lawang, Pesona Primadona Wisata Alam yang Istimewa di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel