Indahnya Cap Go Meh di Pulau Kemaro



Cap go meh adalah hari kelima belas setelah perayaan tahun baru imlek bagi komunitas Tionghoa di seluruh dunia. Di Palembang ada festival Cap Go meh yang berada di pulau kemaro.untuk menuju pulau kemaro bisa menggunakan transportasi air menggunakan perahu kete.

Kapal tongkang dan speedboat dari Ampera melalui sungai musi ataupun transportasi darat menggunakan mobil atau motor melewati jalur jembatan intirum di daerah pusri.

 Di Pulau kemaro terdapat sebuah kelenteng yang bernama Hok Tjing Rio serta pagoda 9 lantai tempat berdoa bagi etnis tionghoa, tapi tidak hanya ada itu saja di pulau kemaro pun terdapat pohon cinta dan makam penunggu pulau yaitu makam saudagar cina Tan Bun An dan putri asli Palembang Siti Fatimah.

Legenda terbentuknya pulau kemaro menurut sumber yang ada dulu terdapat kisah cinta antara saudagar cina Tan Bun An dan putri Palembang Siti Fatimah, saat orang tua Tan Bun An mengirimkan sebuah guci hadiah pernikahan untuk Tan Bun An.

Tan Bun An sangat senang lalu dibukalah satu persatu guci tersebut namun hanya berisi sayuran sawi Tan Bun An pun sangat kesal lalu membuangnya ke sungai musi tetapi saat ia membuka guci ketujuh ia sangat terkejut karena didalamnya terdapat banyak harta ia pun menyesal ingin mengambil semua gucinya kembali.

Lalu ia pun terjun ke sungai musi bersama pengawalnya namun tidak kembali putri Siti Fatimah pun cemas lalu ia pun terjun ke sungai musi namun sebelum ia terjun ia berkata kepada pelayannya bahwa bila ia tidak kembali maka disini timbul sebuah pulau tak lama kemudiaan timbulah sebuah pulau yang kini diberi nama pulau kemaro.

Acara Cap go meh tidak hanya dimeriahkan etnis tionghoa disekitar tapi dimeriahkan oleh semua orang baik dari dalam kota Palembang maupun luar Palembang. Banyak acara yang ada di pulau kemaro seperti opera cina,bazar,pertunjukkan musik dan yang paling puncak adalah pesta kembang api pukul 12 malam.

semua orang pun berkumpul di pinggir pulau menyaksikan pesta kembang api dan pembakaran kapal tongkang sebagai penutup acara di malam hari.

Nah, itulah tadi serangkaian artikel yang menjelaskan tentang Cap Go Meh di Pulau Kemaro. Semoga tulisan yang dikirimkan oleh Nagawitan Putri ini bisa memberikan wawasan serta menambah pengetahuan bagi segenap pembaca. Terimakasih,


1 Response to "Indahnya Cap Go Meh di Pulau Kemaro"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel