KBP, Harapan Baru Untuk Wisata Budaya Kota Malang



Kota Malang sebagai salah satu daerah di Indonesia yang terkenal dengan berbagai sebutan yang disematkan untuk daerah yang satu ini. Mulai dari kota pendidikan, kota budaya, kota apel dan lain sebagainya.

Dan kota budaya inilah salah satunya yang banyak memikat wisatawan baik lokal maupun asing berbondong-bondong untuk mengunjungi dan belajar budaya asli Malang yang hampir punah karena masuknya  budaya barat yang begitu pesat.

Kampung Budaya Polowijen atau biasa disebut dengan KBP merupakan kampung tematik di kota Malang yang digagas oleh Isa Wahyudi alias Ki Demang yang diresmikan oleh Walikota Malang pada pada tanggal 1 April 2017.

Tepatnya berada di RT. 03, RW. 02 Kelurahan Polowijen, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Provinsi Jawa Timur.  Walapun KBP sebagai wisata budaya cukup baru di Kota Malang tetapi mampu untuk memikat dan bersaing dengan wisata budaya yang lainnya, karena menampilkan budaya ketimuran asli Malang yakni tari topeng Malangan sebagai ikonnya.

Di KBP selain melestarikan budaya tari topeng Malangan juga mengadakan suatu pelatihan pembuatan topeng maupun pembuatan motif batik Ken Dedes kepada para wisawatan, serta setiap tamu yang datang  khususnya pejabat pasti akan diajak untuk menari tari topeng Malangan sebelum pulang dimana tujuan tersebut diadakan sebagai bentuk penghormatan terhadap tamu dan sekaligus memperkenalkan ragam budaya yang dijaga dan dilestarikan di kampung tersebut.

Tak sampai disitu saja, KBP atau Kampung Budaya Polowijen – Malang juga mampu menghadirkan suasana tempo dulu yang sangat kental dan terjaga walapun berada di daerah perkotaan Malang yang padat penduduk seperti dibangunnya beberapa rumah bambu (bahasa Jawa : gedek), gazebo serta adanya panggung bambu.

Kampung Budaya Polowijen (KBP) sebagai kampung wisata budaya mandiri di Kota Malang dimana seluruh kegiatan warganya dilakukan secara swadaya tanpa bantuan dari Pemerintah daerah, selain itu di KBP juga tidak hanya mengedepankan unsur pelestarian budaya khasnya tetapi juga sebagai objek wisata budaya yang memiliki nilai ekonomis.

Hal tersebut terbukti dengan adanya ekonomi kreatif masyarakat yang menghasilkan suatu produk-produk lokal hasil kreasi warga setempat seperti topeng Malang, batik Ken Dedes dan lain sebagainya untuk dijual.

Warga KBP yang akrab dan ramah dalam menyambut setiap wisatawan serta sangat menjaga kegotong-royongan dalam membangun kampungnya untuk menjadi wisata budaya lokal yang berskala dunia menjadi suatu nilai tambah didalamnya.

Di kampung tersebut pula banyak kegiatan seni dan budaya yang dihadirkan yang tak lain bertujuan untuk melestarikan warisan leluhur seperti tari topeng, kerajinan topeng, kriya batik, permainan tradisional, tembang mocopat, musik dolanan, pasar topeng, serta pasar tradisional. 

Melalui Kampung Budaya Polowijen (KBP) akan menjadi suatu harapan baru untuk Negara Indonesia sebagai sarana dalam menyaring budaya-budaya kebaratan yang tidak sesuai dengan budaya Indonesia serta untuk memperkenalkan dan melestarikan warisan budaya asli anak bangsa dalam bentuk suatu wisata budaya yang unik nan eksotik.

Nah, itulah tadi serangkaian artikel yang menjelaskan tentang Kampung Budaya Polowijen. Semoga tulisan yang dikirimkan oleh Eko Prasetyono ini bisa memberikan wawasan serta menambah pengetahuan bagi segenap pembaca. Terimakasih,

68 Responses to "KBP, Harapan Baru Untuk Wisata Budaya Kota Malang"

  1. Menarik sekali artikelnya. Jadi lebih tahu sisi lain wisata budaya di Kota Malang. Mantap

    BalasHapus
  2. Wah! Baru tahu kalau ada KBP di kota Malang. Menginspirasi sekali agar kita tetap berupaya melestarikan budaya sendiri ☺

    BalasHapus
  3. Menarik sekali artikelnya. Ditengah budaya asing yg banyak masuk ternyata masih ada yg melestarikan budaya lokal dan berada di daerah saya semoga bisa tetap bertahan dan semakin berkembang.

    BalasHapus
  4. Sangat bermanfaat sekali artikelnya. Semoga KBP dapat lebih dikenal lagi oleh wisatawan lokal maupun mancanegara.

    BalasHapus
  5. Bagus artikelnya,Jadi tau isi KBP apa dan ingin berkunjung kesana

    BalasHapus
  6. bisa menjadi inspirasi bagi daerah lainnya

    BalasHapus
  7. Bagus banget artikelnya mengisnpirasi sekali agar kita selalu bisa melestarikan budaya lokasi kita senditi

    BalasHapus
  8. Wah jadi bisa refreshing sekaligus belajar budaya lokal dong ya. Keren!

    BalasHapus
  9. Semoga artikel yang mengingatkan budaya lokal seperti ini terus berkembang agar kedepannya Indonesia tetap memiliki budayanya sendiri, 🇮🇩

    BalasHapus
  10. Sangat bermanfaat sekali informasinya. Salam satu jiwa. Arema...

    BalasHapus
  11. Memang harus seperti inilah cara memperkenalkan wisata budaya di Indonesia. Dengan kekhasanya agar mampu dikenang oleh semuanya.

    BalasHapus
  12. Artikel yang sangat menarik dan bermanfaat, semoga bisa menjadi inspirasi dari daerah" lain sehingga budaya indonesia bisa semakin dikenal

    BalasHapus
  13. Budaya indonesia bukan hanya kesenian tapi juga sikap gotongroyong yang sedemikian hari makin menipis. Masyarakat perkotaan yang identik dengan sifat acuh teranomali sempurna
    Ayoo pemuda mulai geliatkan budaya
    Bukan hanya kesenian tapi juga budi ,saling rukun gotongroyong 😄😄😄

    BalasHapus
  14. Artikel inspiratif, bisa untuk referensi cara pelestarian budaya didaerah lain. Supaya tidak punah 🙂

    BalasHapus
  15. Saya bangga dengan Indonesia ternyata banyak menyimpan wisata budaya yang masih dilestarikan dan dijaga sampai saat ini walaupun kemajuan teknologi begitu pesatnya.

    BalasHapus
  16. Semoga semakin dikenal masyarakat luas Kampung Budaya Polowijen (KBP) Malang.

    BalasHapus
  17. Semoga semakin dikenal masyarakat luas Kampung Budaya Polowijen (KBP) Malang.

    BalasHapus
  18. Saya bangga jadi Warga Negara Indonesia. Kaya akan warisan budaya leluhur yang sungguh menakjubkan.

    BalasHapus
  19. Artikelnya menarik sekali. Bisa menambah referensi wisata budaya saya. Terima kasih.

    BalasHapus
  20. Tari topeng Malangan jadi ikonnya KBP Malang. Sangat menarik. Martabzz

    BalasHapus
  21. Inspiratif 👍👏 bisa tau lebih dalam sisi lain Kota Malang.. Mbois ilakes 😁

    BalasHapus
  22. Jadi inspirasi untuk daerah-daerah lain di Indonesia. Good Job

    BalasHapus
  23. Sangat sangat bermanfaat artikelnya. KBP Malang memang seharusnya ada sebagai sarana untuk melestarikan budaya asli anak bangsa. Saya bangga dengan KBP Malang,, saya bangga dengan Indonesia

    BalasHapus
  24. Mantappp,, KBP Malang kebanggaan warga Kota Malang :)

    BalasHapus
  25. Siap... KBP Malang memang mantap. Informasi yang sangat membantu

    BalasHapus
  26. Terima kasih min buat informasinya. Sangat bermanfaat :) :) :)

    BalasHapus
  27. Baru tau aku kalau di Kota Malang ada KBP Malang.. Good Information
    Hehehehe. Sukses buat Kota Malang

    BalasHapus
  28. Mantapppppppppppp untuk KBP Malang. Lanjutkan

    BalasHapus
  29. Mantapppppppppppp untuk KBP Malang. Lanjutkan

    BalasHapus
  30. Budaya Indonesia memang harus dilestarikan oleh generasi saat ini karena budaya merupakan suatu warisan yang tak terhingga harganya. Mari lestarikan budaya sendiri

    BalasHapus
  31. Kampung Budaya Polowijen Malang representatif budaya Indonesia

    BalasHapus
  32. Kampung Budaya Polowijen Malang representatif budaya Indonesia

    BalasHapus
  33. Menarik. Terima kasih min

    BalasHapus
  34. Kebudayaan Indonesia sangatlah beragam maka mari kita jaga dan lestarikan sebagai aset yang berharga milik bangsa Indonesia

    BalasHapus
  35. Kereeeen...Yg mau tau bagaimana budaya malang, tentunya harus dateng kesini KBP..kita pasti bakal banyak dapet ilmu...

    BalasHapus
  36. Bagus artikelnya min 👍

    BalasHapus
  37. Semoga KBP Malang maju terus dan tetap eksis di Kota Malang 😊

    BalasHapus
  38. Bagus artikelnya min 😊
    Sangat menginspirasi untuk daerah2 yang lainnya di Indonesia ini

    BalasHapus
  39. Artikelnya simple, Informatif, dan mantullll 👍

    BalasHapus
  40. KBP,Harapan Baru Untuk Wisata Budaya Kota Malang 👏👏👍

    BalasHapus
  41. Sangat mandiri sekali yaa warga kampung Budaya Polowijen Malang mampu menunjukkan identitas kebudayaan asli Malang melalui wisata budaya di KBP MALANG tersebut. Salut 💪👍

    BalasHapus
  42. Semoga KBP Malang bisa semakin dikenal melalui artikel ini. Malang luar biasa, Indonesia hebat ☺

    BalasHapus
  43. Mantul informasinya min, menambah khazanah pengetahuan budaya saya.

    BalasHapus
  44. Hebat warga Polowijen Malang bisa membuat kampung Budaya dgn nuansa tradisional di tengah" Kota Malang yang penuh sesak dan modern.. Wooww amazing 😍

    BalasHapus
  45. Luar biasa tenan ker 😀
    Malang joss 👍

    BalasHapus
  46. Menarik sekali artikelnya. Dapat menambah khasanah pengetahuan kita tentang wisata budaya yang ada di Kota Malang yakni Kampung Budaya Polowijen. Semoga pelestarian budaya ini mendapat dukungan dari pemda setempat sehingga dapat menjadi wisata budaya yang lebih maju dan tetap lestari.

    BalasHapus
  47. Mari kita sama-sama memajukkan budaya-budaya asli Indonesia agar karakter budaya Indonesia tidak punah tergerus zaman.

    BalasHapus
  48. Sangat informatif sekali artikel kebudayaannya min. Lanjut!

    BalasHapus
  49. Menarik sekali artikel ini min,, suka bacanya ☺ simple

    BalasHapus
  50. Menarik sekali artikel ini min,, suka bacanya ☺ simple

    BalasHapus
  51. Mantul informasinya. Terima kasih min 😉

    BalasHapus
  52. Semoga dengan adanya KBP di kota Malang menjadikan KBP sebagai pusat pelestarian budaya unggul yang ada di kota Malang pada khususnya serta di Indonesia pada umumnya ☺

    BalasHapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel