Keanekaragaman Budaya Daerah di Nusa Tenggara Barat



Kebudayaan adalah suatu kebiasaan yang dilakukan oleh sekelompok masyarakat pada suatu organisasi tertentu, yang membedakannya dengan organisasi lain. Sedangkan Kebudayaan Daerah adalah suatu kebiasaan yang berkembang di suatu daerah dan merupakan milik masyarakat di daerah tersebut.

Setiap daerah tentu memiliki keanekaragaman budaya yang membedakannya dengan daerah lain. Salah satu daerah yang memiliki keragaman budaya adalah Provinsi Nusa Tenggara Barat yang memiliki daya tarik tersendiri.

Nusa Tenggara Barat merupakan salah satu Provinsi yang terletak di Kepulauan Nusa Tenggara, dengan Ibukota di Mataram. Provinsi Nusa Tenggara Barat memiliki dua Pulau besar, yaitu Pulau Sumbawa yang terletak di timur dan Pulau Lombok yang terletak di Barat.

Sebagian besar masyarakat yang mendiami Pulau Sumbawa adalah masyarakat Bima (Suku Mbojo) dan Sumbawa, sementara sebagian besar penduduk Pulau Lombok berasal dari Suku Sasak.

Nusa Tenggara Barat kaya akan budaya masyarakat yang menempatinya. Adat-isitiadat yang berkembang pada masyarakat Nusa Tenggara Barat pada umumnya memiliki fungsi dalam pengamalan norma dan etika, disamping nilai estetika dan keindahannya.

Kebudayaan Daerah milik masyarakat di Provinsi Nusa Tenggara Barat dipengaruhi oleh suku dan agama yang dianut. Salah satu contoh dari keanekaragaman budaya Nusa Tenggara Barat yang terkenal adalah Peresean.

Tradisi Peresean merupakan kebudayaan milik Suku Sasak di Pulau Lombok. Peresean merupakan sebuah seni bela diri tradisional, dimainkan oleh dua orang yang disebut pepadu.

Seni bela diri tradisional ini menggunakan alat pemukul yang terbuat dari rotan, ujungnya dilapisi dengan aspal dan pecahan kaca yang ditimbuk halus, dikenal dengan istilah pejalin, serta perisai yang terbuat dari kulit sapi/kerbau, dikenal dengan istilah ende.

Tradisi Peresean telah berlangsung sejak ratusan tahun yang lalu. Tradisi ini dahulu digelar untuk memanggil hujan saat musim kemarau.

Namun, seiring dengan berjalannya waktu, tradisi ini digelar saat acara tertentu saja, seperti perayaan Hari Jadi Kabupaten/Kota di Pulau Lombok maupun saat menjelang bulan Ramadhan. Peresean khsusus dilakukan oleh pria, tujuannya untuk membuktikan kejantanan seorang pria.

Selain Peresean, ada tradisi Suku Sasak lainnya yang tidak kalah menarik, yaitu Bau Nyale. Tradisi Bau Nyale merupakan tradisi warisan nenek moyang. Dalam tradisi ini, ribuan orang akan menagkap cacing laut di sepanjang pantai di Pulau Lombok.

Cacing-cacing ini dikenal dengan sebutan nyale yang dipercaya sebagai jelmaan Putri Mandalika. Madalika adalah seorang putri cantik yang menenggelamkan diri ke laut lepas untuk menghindari peperangan antar pangeran yang memperebutkan dirinya.

Bau Nyale adalah bagian dari tradisi masyarakat agraris di Pulau Lombok. Banyaknya nyale yang muncul, diyakini sebagai pertanda banyaknya hasil panen para petani.

Tidak hanya Suku Sasak di Pulau Lombok, masyarakat di Pulau Sumbawa juga memiliki tradisi kebanggaan rakyat setempat, yakni tradisi Barapan Kebo. Tradisi ini selalu dinantikan oleh masyarakat, tepatnya di Kabupaten Sumbawa Barat.

Barapan Kebo meupakan tradisi sebagai ucapan rasa syukur untuk Sang Pencipta, sekaligus upaya masyarakat untuk menggemburkan tanah. Para pemilik kerbau akan mendatangkan kerbau pilihan untuk ditandingkan dengan kerbau lainnya.

Pada tradisi Barapan Kebo akan ada satu pengarah yang menjaga kecepatan dan keseimbangan saat mengendarai kerbau. Tujuannya adalah untuk mengenai Saka. Saka adalah tongkat yang terbuat dari kayu, kemudian ditancapkan pada salah satu sudut sawah.

Saka menjadi tonggak pengarah agar kerbau dapat menjatuhkannya dalam waktu yang cepat. Tradisi ini biasanya dilakukan sebelum dan sesudah musim panen. Begitu banyaknya keanekaragaman budaya di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Sudah selayaknya budaya tersebut harus dijaga dan dilestarikan supaya tetap ada.

Nah, itulah tadi serangkaian artikel yang menjelaskan tentang Budaya Daerah di Nusa Tenggara Barat. Semoga tulisan yang dikirimkan oleh Nabila Chandra ini bisa memberikan wawasan serta menambah pengetahuan bagi segenap pembaca. Terimakasih,

15 Responses to "Keanekaragaman Budaya Daerah di Nusa Tenggara Barat"

  1. Mantaapp๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘

    BalasHapus
  2. tulisannya gampang dimengerti, sangat mengedukasi pula. Keren๐Ÿ‘

    BalasHapus
  3. ๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜

    BalasHapus
  4. Mantaappp... masih banyak yang harus digali budaya yang ada di provinsi NTB ini..

    BalasHapus
  5. Kereennn, semoga banyak potensi2 wilayah indonesia yang terekspos yaaa

    BalasHapus
  6. Kereen,menambah wawasan dan jadi ingin kesanaaa๐Ÿ˜

    BalasHapus
  7. Wahh... thanks, informasinya lengkap bangett!! Aku jd tau gambaran lebih kuas lagi tentang NTB, terutama lombokk♡♡๐Ÿ˜ Memang, ragam budaya di Indonesia selalu terbaik dehh

    BalasHapus
  8. Keren banget jadi pengen kesana langsungg

    BalasHapus
  9. ๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜

    BalasHapus
  10. Keren banget. Bahasanya mudah dipahami ya

    BalasHapus
  11. kereeeeennnnnnnn atuh ih ๐Ÿ˜

    BalasHapus
  12. Omaigat keren bangetttt๐Ÿ˜๐Ÿ˜

    BalasHapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel