Memperkenalkan Indonesia melalui Budaya dan Kekhasannya



Negara Indonesia adalah negara yang berada dikawasan Asia Tenggara yang dilintasi oleh garis khatulistiwa, berada diantara 2 (dua) benua yaitu benua Asia dan benua Australia serta berada diantara 2 (dua) samudera yaitu Samudera Pasifik dan Samudera Hindia.

Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia dengan jumlah pulau sebesar 17.504 pulau serta negara dengan jumlah penduduk terbesar ke 4 (empat) di dunia dengan populasi pada tahun 2018 sebesar 230 juta jiwa (wikipedia.org, 19 Juli 2019).

Selain sebagai negara yang memiliki jumlah pulau terbanyak serta jumlah penduduk terbesar didunia negara Indonesia juga memiliki keberagaman budaya baik itu suku, agama, ras, dan bahasa. Yang mana keberagaman budaya tersebut memiliki ciri khas serta dapat menjadi identitas bangsa yang membedakan negara Indonesia dengan negara lainnya.

Yang mana keberagaman budaya tiap daerah berbeda salah satunya yaitu Kabupaten Grobogan. Yang secara geografis, Kabupaten ini berada pada posisi yang strategis dimana di sebelah utara berbatasan dengan Kabupaten Pati.

Ssebelah timur berbatasan dengan Kabupaten Blora, sebelah selatan berbatasan dengan Solo atau Surakarta, dan sebelah barat berbatasan dengan Semarang. Kabupaten Grobogan juga merupakan kabupaten terluas ke (2) dua di Jawa Tengah setelah Kabupaten Cilacap dengan luas wilayah sebesar 2,013,86 km2 yang sebagian besar terdiri atas sawah irigasi (informasipedia 19 Juli 2019).

Selain luas wilayah yang terluas ke 2 (dua) di Provinsi Jawa Tengah Kabupaten Grobogan juga memiliki keunikan atau kekhasan daerah yaitu salah satunya adalah kegiatan tradisi Asrah Batin.
Kegiatan tersebut merupakan salah satu tradisi yang masih berlangsung sampai sekarang.

Kegiatan Asrah Batin merupakan kegiatan yang dilaksanakan untuk mengenang serta melestarikan pertemuan antara dua saudara kandung yang telah lama berpisah, dimana dalam pertemuan tersebut masing-masing telah menjadi kepala desa Karanglangu atau saudara tua, dan kepala Desa Ngombak atau saudara muda.

Kegiatan ini terletak diperbatasan antara kedua desa yaitu Desa Karanglangu dan Desa Ngombak Kecamatan Kedungjati Kabupaten Grobogan. Kegiatan Asrah Batin ini dilakukan 2 (dua) tahun sekali pada tahun genap di bulan September selama 15 (lima belas) hari dan puncak acara dilaksanakan pada hari Minggu Kliwon atau menurut kalender Jawa.

Yang mana kegiatan ini tidak terlepas dari kepercayaan warga tentang sosok Kedhana atau Raden Sutejo dan Kedhini atau Roro Musiah yang diyakini sebagai leluhur dari pendiri Desa Karanglangu dan Desa Ngombak.

Yang menurut mitologi diceritakan bahwa Kedhana dan Kedhini merupakan saudara kandung, dimana mereka terpisah sewaktu keduanya masih kecil. Keduanya berkelana secara terpisah dengan melewati hutan dan sungai.

Hingga pada akhirnya Kedhana berhenti dan menetap di suatu desa yang diberi nama Desa Karanglangu, sedangkan Kedhini berhenti dan menetap di suatu desa yang diberi nama Desa Ngombak.

Setelah keduanya dewasa mereka pun bertemu dan saling jatuh cinta dan hampir menikah. Tetapi pernikahan tersebut tidak jadi dikarenakan mereka adalah saudara kandung yang telah lama berpisah. Asrah Batin berasal dari kata pasrah batin yang artinya berusah ikhlas dengan kenyataan yang terjadi.

Dimana pasrah batin merupakan perwujudtan dari rasa syukur kepada sang pencipta, dikarenakan atas izinnya pernikahan tersebut dianggap terlarang (jatengtribunnews, 19 Juli 2019).

Diharapkan dengan adanya keberagaman budaya seperti terletak pada keunikan pada masing-masing daerah dapat meningkatkan rasa cinta masyarakat Indonesia terhadap budaya sendiri.

Nah, itulah tadi serangkaian artikel yang menjelaskan tentang Tradisi Asrah Batin. Semoga tulisan yang dikirimkan oleh Shelly Eliyan P. ini bisa memberikan wawasan serta menambah pengetahuan bagi segenap pembaca. Terimakasih,

5 Responses to "Memperkenalkan Indonesia melalui Budaya dan Kekhasannya"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel