Mengenal Lebih Dekat “The Little Of Netherlands”



“The Little Of Netherlands” merupakan suatu sebutan bagi Kota Semarang yang menjadi Ibu Kota Provinsi Jawa Tengah, disebut “The Little Of Netherlands” karena kota ini memiliki beberapa karakteristik yang mirip dengan daerah di negara Belanda,  kemiripan tersebut dapat dilihat dari beberapa situs peninggalan masa lampau seperti;

Lawang Sewu, Gereja Blendhuk, dan Kawasan Kota Lama yang yang dahulunya merupakan kawasan kumuh namu setelah dilakukannya revitalisasi oleh pemerintah kawasan tersebut kini menjadi kawasan wisata yang nyaman dan sangat menarik untuk dikunjungi.

Selain itu, karena Kota Semarang menjadi kota pesisir dan kota pelabuhan maka pada zaman dahulu banyak pedagang dari luar negeri seperti dari Arab dan China banyak yang singgah untuk beristirahat bahkan tak sedikit yang menetap selama beberapa saat.

Hal inilah yang menyebabkan terjadinya akulturasi budaya yang melahirkan beberapa budaya baru.
 Beberapa budaya tersebut diantaranya :

1. Budaya Dhugderan

Budaya dhugderan merupakan tradisi warga semarang sejak dahulu, tradisi ini merupakan akulturasi dari budaya Arab, China, dan budaya Jawa tentunya. Dhugderan berasal dari dua kata yakni dhug yaang berarti suara bedug dan der yang berarti suara meriam.

Nama ini muncul karena pada zaman dahulu sesaat sebelum datangnya bulan Ramadhan warga semarang memukul bedhug untuk menandai datangnya Ramadhan dan kemudian diikuti oleh suara meriam untuk memeriahkan suasana, akhirnya terciptalah nama Dhugderan.

Tradisi ini sangat didukung oleh Pemerintah Kota Semarang, terbukti sudah bertahun tahun pemerintah mengadakan tradisi ini dengan meriah dan diselingi oleh erbagai hiburan seperti barongsai dan Semarang Fair.

Selain itu pemerintah juga menyarankan agar pelajar di Kota Semarang ikut memeriahkan acara tersebut, sehingga tiap tahunnya setiap sekolah di semarang mengirimkan beberapa siswanya untuk mewakili  sekolah dalam acara tersebut.

Selain itu, dalam acara tersebut juga diadakan suatu perlombaan di bidang ikon Kota Semarang yakni Warak Ngendhog. Warak Ngendhog dilambangkan sebagai suatu binatang yang berbadan seperti kambing dan berkepala naga.

2. Nyadran 

Nyadran merupakan suatu tradisi untuk menyambut datangnya bulan Ramadhan di semarang. Nyadran diawali dengan berziarah di makam sanak saudara, kemudian melakukan bersih bersih makam, berdoa bersama memohon ampunan kepada tuhan dan yang tidak lupa adalah acara ‘bancakan’.

Bancakan dalam bahasa indonesia berarti makan bersama, para peziarah dianjurkan untuk membawa makanan, kemudian dikumpulkan lalu terdapat panitia yang membagikannya setelah acara selesai untuk dimakan bersama. Namun, di beberapa daerah terdapat panitia yang menyediakan makanan dalam jumlah besar untuk kemudian “dibancak” bersama.

3. Tari Semarangan 

Tari Semarangan merupakan salah satu tarian khas dari kota lumpia ini. Tari ini biasanya dilakukan oleh sepasang lelaki dan perempuan, karena tari ini bercerita mengenai muda mudi yang sedang kasmaran.

Tari ini telah dijadikan sebagai suatu bahan ajar di beberapa sekolah di kota semarang, salah satunya adalah SMAN 2 SEMARANG. SMAN 2 SEMARANG  beberapa saat lalu ketika memperingati hari kartini telah melaksanakan suatu pementasan tari yang luar biasa, yakni pementasan tari semarangan dengan seribu penari yang terdiri dari siswa, guru, beserta karyawan dari sekolah tersebut.

4. Batik Semarangan 

Batik Semarangan saat ini mulai mengambah ke kancah nasional. Batik ini memiliki ciri khas tersendiri dari motifnya, yakni terdapat gambar Tugu Muda sebagai suatu monumen identik di kota Semarang.

Saat ini Batik Semarangan telah menjadi suatu seragam wajib bagi setiap sekolah di Kota Semarang, selain itu terdapat pula beberapa instansi pemerintahan dan juga swasta yang mengarahkan karyawannya untuk mengenakan Batik Semarangan ini.

Tak hanya itu, Batik Semarangan juga sudah dikenal oleh berbagai kalangan masyarakat, terbukti banyak warga Semarang yang saat ini sering menggunakan pakaian dengan motif batik semarangan.

Nah, itulah tadi serangkaian artikel yang menjelaskan tentang The Little Of Netherlands. Semoga tulisan yang dikirimkan oleh Puri Indah ini bisa memberikan wawasan serta menambah pengetahuan bagi segenap pembaca. Terimakasih,

0 Response to "Mengenal Lebih Dekat “The Little Of Netherlands”"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel