Millenial Tourism Marketing : Cara Baru Pendongkrak Gairah Dunia Pariwisata Kabupaten Semarang


Kabupaten Semarang merupakan salah satu Kabupaten yang terdiri atas dari 29 kabupaten dan 6 kota yang ada di Provinsi Jawa Tengah. Luas keseluruhan wilayah Kabupaten Semarang adalah 95.020,674 Ha atau sekitar 2,92% dari luas Provinsi Jawa Tengah. 

Ibu kota Kabupaten Semarang terletak di Kota Ungaran, Secara administratif, Kabupaten Semarang terbagi menjadi 19 Kecamatan, 27 Kelurahan dan 208 desa. Batas-batas Kabupaten Semarang adalah sebelah utara berbatasan dengan Kota Semarang dan Kabupaten Demak. 

Sebelah timur berbatasan dengan Kabupaten Grobogan dan Kabupaten Boyolali. Sebelah selatan berbatasan dengan Kabupaten Boyolali dan Kabupaten Magelang. Sebelah barat berbatasan dengan Kabupaten Magelang dan Kabupaten Kendal. 

Selain itu, Ketinggian wilayah Kabupaten Semarang berkisar pada 500 - 2000m diatas permukaan laut (dpl), dengan ketinggian terendah terletak di desa Candirejo Kecamatan Pringapus dan tertinggi di desa Batur Kecamatan Getasan.

Rata-rata curah hujan 1.979 mm dengan banyaknya hari hujan adalah 104. Kondisi tersebut terutama dipengaruhi oleh letak geografis Kabupaten Semarang yang dikelilingi oleh pegunungan dan sungai (Pemda Kabupaten Semarang, 2011).

Dengan kondisi wilayah yang demikian unik dengan dikelilingi oleh pegunungan dan sungai membuat Kabupaten Semarang memiliki potensi wisata yang dapat dikembangkan untuk dapat mendorong perekonomian daerah.

Karena mayoritas pekerjaan dari masyarakat Kabupaten Semarang adalah bertani, maka perlu alternatif lain untuk menyerap tenaga kerja yang kini semakin meningkat, khususnya kalangan anak muda yang berusia produktif. 

Dan saat ini di Kabupaten Semarang tengah ramai wisata-wisata yang banyak memanfaatkan keunikan geografis wilayah ini, diantaranya Wisata Eling Bening yang berlokasi di Kecamatan Ambarawa, Dusun Semilir yang berada di Kecamatan Bawen, serta Taman Bermain Saloka di Kecamatan Tuntang dan Cimory yang terletak di Kecamatan Bergas.

Keempatnya merupakan daerah dengan dataran tinggi serta dikelilingi oleh Pegunungan serta Sungai yang melintas di sekitar tempat wisata tersebut.
                           
                                  

        
 Cimory

Dusun Semilir 

 Eling Bening


Saloka Theme Park


Dari beberapa wisata yang telah disebutkan diatas tidak hanya menarik wisatawan dari sisi keunggulan desain semata, namun juga menarik dari segi pemasaran, hal ini nampak dari strategi pengelolaan yang baik melalui adanya penggunaan sosial media sebagai senjata ampuh yang menarik wisatawan.

Khususnya bagi mereka yang berasal dari luar wilayah Kabupaten Semarang, hal ini nampak dari banyaknya peminat yang mengikuti akun sosial media dari pengelola wisata tersebut, tentu ini merupakan angin segar bagi dunia pariwisata di Kabupaten Semarang.           



Keberadaan tempat wisata tersebut selain bermanfaat bagi para pebisnis pariwisata, juga bermanfaat bagi masyarakat sekitar serta Pemerintah Daerah Kabupaten Semarang, karena dapat menyumbang pendapatan daerah yang bermanfaat bagi pembangunan wilayah serta bermanfaat bagi masyarakat karena dapat menyerap tenaga kerja. 

Selain itu pula, salah satu contohnya adalah wisata Cimory dimana sungai disekitarnya dikelola dengan baik untuk menarik wisatawan untuk terjun langsung melihat sungai tersebut yang berlokasi tidak jauh dari peternakan sapi yang menjadi ikon wisata di tempat ini. 

Sebagai penutup, bahwa dunia wisata Indonesia saat ini harus dapat beradaptasi dengan zaman, karena bila tidak, sulit bagi mereka untuk beroperasi dalam jangka panjang karena minimnya wisatawan yang kemudian akan berimbas pada pendapatan.

Hal ini marak terjadi di wilayah lain seperti di Kota Surabaya dan Bandung dimana Kebun Binatang setempat tidak dikelola dengan baik sehingga terbengkalai hingga kemudian ditutup. 

Hal lain yang perlu diperhatikan bagi tempat wisata saat ini adalah sistem pemasaran, karena era saat ini kerap disebut sebagai era millennial dimana banyaknya jumlah remaja yang mendominasi demografi masyarakat yang perkembangannya disertai dengan teknologi yang semakin maju.

Tidak terkecuali pemanfaatan dunia maya, khususnya sosial media, dan dunia kepariwisataan Indonesia tidak boleh menutup mata terhadap kemajuan zaman.  

Nah, itulah tadi serangkaian artikel yang menjelaskan tentang Millenial Tourism Marketing : Cara Baru Pendongkrak Gairah Dunia Pariwisata Kabupaten Semarang. Semoga tulisan yang dikirimkan oleh Dimas Bagas Priambodo ini bisa memberikan wawasan serta menambah pengetahuan bagi segenap pembaca. Terimakasih,

0 Response to "Millenial Tourism Marketing : Cara Baru Pendongkrak Gairah Dunia Pariwisata Kabupaten Semarang"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel