Ragam Jenis Motif Batik Kalimantan Khas Kabupaten Kotawaringin Timur


Batik Khas Kabupaten Kotawaringin Timur 

Batik  merupakan hasil karya nenek moyang Indonesia. Dimana Batik merupakan pengungkapan makna dari seni kehidupan dengan kekayaan alam dan hubungan sosial dengan masyarakat sekitar.  Pengekspresian makna tersebut dituangkan dengan corak atau motif dari batik tersebut.

Motif batik merupakan pola yang menjadi kerangka gambar dengan perpaduan garis,bentuk,isen dan menjadi satu keseluruhan. Motif Batik biasanya menggambarkan tumbuhan, hewan, dan manusia. Hal ini didasarkan atas kearifan yang dimiliki oleh nenek moyang bangsa Indonesia.

Kearifan tersebut dipengaruhi oleh faktor berupa letak geografis, keadaan alam, keadaan demografis(masyarakat) dan keadaan psikografis(pola pikir). Batik awalnya sangat identik dengan suku Jawa.

Di daerah selain pulau jawa sedikit sekali memiliki  motif-motif batik dan lebih terkenal dengan kain khas tradisional lainnya. Namun didukung dengan perkembangan zaman seluruh daerah Indonesia memiliki kekhasan motif batik mereka sendiri.

Salah satu daerah yaitu di daerah pulau Kalimantan. Kalimantan yang terkenal dengan suku Dayak nya ini kini memiliki batik khas sendiri. Dimana Batik yang dimiliki ialah tentang hasil alam dan kebudayaan pulau Kalimantan.

Kalimantan khususnya provinsi Kalimantan Tengah kabupaten Kotawaringin Timur memiliki motif batik khasnya sendiri. Motif yang dimiliki oleh kabupaten Kotawaringin itu sendiri sangat erat dengan keadaan alam daerah Kotawaringin timur itu sendiri.

Apa saja motif khas dari kabupaten Kotawaringin Timur ? Simaklah penjabaran dari motif batik Kotawaringin Timur.


Ragam Jenis Motif Batik Kabupaten Kotawaringin Timur

1. Motif Anggrek Tewu

Motif Anggrek  Tewu merupakan motif yang masuk kategori motif tumbuh-tumbuhan. Anggrek Tewu (Grammatophyllum speciousum) merupakan tanaman endemik khas asal dari daerah Kotawaringin Timur.

Anggrek ini termasuk jenis anggrek yang raksasa karena penampilan tumbuhan yang besar dan langka hanya dapat ditemukan di hutan Kalimantan. Anggrek Tewu memiliki bunga yang kecil dengan bintik berwarna merah, coklat, maupun ungu.

Tumbuhan ini dapat berdampingan sendiri tanpa menumpang ke tanaman lain seperti anggrek lainnya hal ini memiliki nilai filosofis berupa bahwa masyarakat kabupaten Kotawaringin Timur dapat hidup berdampingan tanpa menggangu orang lain seperti layaknya Anggrek Tewu ini.

2. Motif Karamunting

Motif Karamunting termasuk ke dalam kategori motif tumbuh-tumbuhan. Karamunting (Melastoma sp) merupakan tanaman yang sering dijumpai di Kalimantan khususnya kabupaten Kotawaringin Timur. Karamunting yang terdapat di Kabupaten Kotawaringin Timur terdapat 2 jenis yaitu jenis Melastoma malabathricum dan Melastoma sanguineum.

Kedua jenis sering digunakan oleh masyarakat Kotawaringin timur yaitu bagian daun sering digunakan sebagai obat luka dan buahnya yang manis jika dimakan akan meninggalkan warna merah hingga ungu pada lidah.

3. Motif Kalalawit

Motif Kalalawit juga termasuk ke dalam kategori motif tumbuh-tumbuhan. Kalalawit (Hedera sp) merupakan tumbuhan rambat  yang sering ditemui di pedalaman hulu sungai  Kotawaringin timur.  Tumbuhan ini pun juga sering kali merambat di bagian bangunan-bangunan suku dayak.

4. Motif Iwak Jelawat

Motif Jelawat merupakan termasuk ke dalam kategori motif hewan. Jelawat (Leptobarbus hoevenii) merupakan jenis ikan air tawar yang dibudidayakan secara Keramba di Sungai Mentaya, kabupaten Kotawaringin Timur.

Jelawat  yang hanya dapat tinggal di sungai yang dipenuhi  akar seperti sungai mentaya karena merupakan sungai gambut. Jelawat yang dagingnya gurih agak manis ini sangat digemari oleh masyarakat kabupaten Kotawaringin Timur. Sehingga Ikan Jelawat menjadi ikon kabupaten Kotawaringin Timur.

5. Motif Telabang

Motif Telabang merupakan termasuk ke dalam kategori motif benda. Telabang  ialah perisai atau tameng yang terbuat dari kayu ulin (Eusideroxylon zwageri). Telabang berbentuk trapesium dua sisi yang dipasang sehingga runcing di kedua ujungnya.

Telabang memiliki makna filosofis tentang semangat, keberanian dan daya juang suku dayak untuk mempertahankan martabat dari ancaman apapun. Sehingga selain dijadikan motif, Telabang sering digunakan sebagai properti tari-tarian suku dayak.

6. Motif Gayung Birang

Motif Gayung Birang merupakan termasuk ke dalam kategori motif benda. Gayung birang merupakan istilah tempat untuk menempatkan emas. Gayung birang berarti percikan emas yang tercecer.

Hal ini didasarkan bahwa masyarakat daerah hulu yaitu kecamatan Mentaya hulu, Tualan Hulu hingga Antang Kalang berprofesi sebagai pendulang emas.

Itulah ulasan beserta penjabaran motif khas Kabupaten Kotawaringin Timur. Sebagai warga Indonesia khususnya masyarakat kabupaten Kotawaringin Timur, kita patut bangga mempunyai batik yang sangat dikagumi oleh orang asing. Sudah kewajiban kita untuk terus menjaga,melestarikan serta mengembangkan batik ini. Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah wawasan bagi kita semua.


Nah, itulah tadi serangkaian artikel yang menjelaskan tentang Motif Batik Kalimantan Khas Kabupaten Kotawaringin. Semoga tulisan yang dikirimkan oleh Rifaldi ini bisa memberikan wawasan serta menambah pengetahuan bagi segenap pembaca. Terimakasih,

2 Responses to "Ragam Jenis Motif Batik Kalimantan Khas Kabupaten Kotawaringin Timur"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel