Ranup



Daun sirih dengan nama ilmiah Piper Betle terkenal akan khasiatnya yang mendunia. Daun sirih merupakan tanaman asli Indonesia yang dapat ditemukan di beberapa provinsi salah satunya provinsi Aceh. Daun sirih merupakah salah satu tumbuhan merambat yang memiliki ruas-ruas batang dan daun menyirip.

Ukuran daun ada yang kecil dan ada yang lebar, biasanya tanaman ini di tanam dekat dengan dinding agar daunnya lebar dan lebat. Tanaman ini juga sangat mudah tumbuh khususnya di Aceh yang memiliki tanah yang subur.

 Jika mendengar kata ‘daun sirih’ pasti semua orang terbayang akan khasiatnya terhadap kesehatan, kecantikan, dan fungsional lainnya. Namun, tahukah kamu bahwa daun sirih ini sangat popular dalam kegiatan sosial di Aceh baik kegiatan pernikahan, sunatan, dan lain-lain.

Tarian Ranup Lam Puan merupakan salah satu tarian yang terkenal dari Aceh. Tarian tersebut mengambarkan proses pemetikan daun sirih, pengolahan, hingga penyajian. Tarian ini sering menjadi tarian pembuka pada setiap kegiatan.

Tidak hanya itu, sirih tersebut juga menunjukkan pemulia jame yaitu memuliakan tamu. Penari tersebut akan memberikan sirih yang terdapat dalam puan untuk diberikan kepada tamu yang hadir hingga tarian selesai.

Selain tarian, kata ‘sekapur sirih’ sering ditemui pada halaman pembuka sebuah buku atau karya namun sekapur sirih di Aceh digunakan untuk mengundang saudara-saudara dalam persiapan pesta pernikahan.

Biasanya yang punya hajatan akan bersilaturahmi dan membawa sekapur sirih untuk saudara tersebut. Saudara akan marah jika diberikan undangan, karena undangan itu ditujukan untuk tamu nantinya.

Hal lain yang khas di Aceh ialah daun sirih disulap menjadi sebuah hiasan yang dibawa oleh keluarga mempelai pria (linto baro) kepada keluarga mempelai wanita (dara baro). Daun sirih disusun dan dibentuk menjadi sebuah hiasan yang sangat indah.

Selain itu, banyak orang tua yang memakan sirih dengan alat penumbuk sirih. Sambil berbicara dan berdiskusi, tangan-tangan mereka lihai untuk menumbuk sirih, pinang dan kapur pada sebuah cawan penumbuk sirih sehingga saat dimakan sirih tersebut telah halus dan mudah untuk dikunyah.

Daun sirih yang banyak khasiatnya serta khas penggunaannya di Aceh, dijadikan salah satu item pada simbol/lambang pramuka di Aceh. Daun sirih yang berwarna hijau melambangkan kesejahteraan, kesuburan, dan keagungan mengkiaskan pramuka siaga.

Sepuluh tulang daun sirih melambangkan sepuluh dasa darma serta berbentuk perisai dengan maksud melambangkan rakyat Aceh mengkiaskan tri satya karena tiga sudut titik.

Nah, itulah tadi serangkaian artikel yang menjelaskan tentang Ranup. Semoga tulisan yang dikirimkan oleh Safrina. ini bisa memberikan wawasan serta menambah pengetahuan bagi segenap pembaca. Terimakasih,


0 Response to "Ranup"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel