Tari kecak, Tarian Tradisional Daerah Bali



Bali merupakan daerah destinasi wisatawan  domestik maupun mancanegara.hal itu dibuktikan dengan adanya begitu banyak kebudayaan yang berada di bali. Kebudayaan Bali tersebut seperti  rumah adat bali,  pakaian adat tradisional bali, senjata tradisional bali, adat istiadat bali, upacara adat bali, tempat wisata bali serta tarian tradisional bali seperti tari pendet, tari panji semirang, tari puspanjali dan tari kecak.

Dari berbagai tarian tradisional tersebut,salah satu tarian yang terkenal dan terpopuler dikalangan wisatawan yaitu tari kecak.

Pengertian Tari Kecak

Tari kecak merupakan tarian kesenian tradisional sejenis drama tari yang khas dari Bali. Tarian tersebut menggambarkan tentang cerita Pewayangan, khususnya cerita Ramayana yang dipertunjukan dengan seni gerak dan tarian.

Tari kecak ini merupakan tarian tradisional daerah Bali yang sangat unik sehingga tari kecak dicetuskan sebagai icon pariwisata di Bali bagi para wisatawan yang datang ke Bali.Selain itu,Tari kecak  diciptakan pada tahun 1930 oleh Wayan Limbak,beliau merupakan seorang penari sekaligus seniman dari Bali.

Sebagai seorang seniman Wayan Limbak tentu sangat akrab dengan para seniman lainnya,termasuk Walter Spies teman akrab atau sahabat Wayan Limbak yang merupakan seorang pelukis dari Jerman.Walter spies bersama Wayan Limbak saling bersahabat.

Walter Spies dan Wayan Limbak kedua sahabat yang menjadi pencetus tari kecak yang terkenal hingga kini.tarian yang ditarikankan oleh sekelompok laki-laki kini sudah dicetuskan sebagai icon kebudayaan Bali yang cukup mendapat sanjungan dari para wisatawan yang berkunjung ke Bali.

Meskipun gerakan yang dilakukan oleh para penari tergolong sangat sederhana, namun pembawaan para penari yang berjumlah cukup banyak mulai dari puluhan hingga ribuan orang yang membuat gerakan tersebut tergolong  menjadi unik dan menarik.

Beberapa tempat atau wilayah yang bisa dikunjungi untuk melihat pementasan atau pertunjukkan tari kecak di Bali seperti  Uluwatu,Garuda Wisnu Kencana,Ubud,Gianyar dan Batubulan. Ekspresi para penari yang sangat memukau membuat para penonton tercengang akan penampilan mereka.

Dalam tari kecak terdapat beberapa keunikan yang ada di dalam tarian tersebut,salah satunya yaitu musik pengiring tari hampir tidak ada hanya terdengar lantunan kata-kata yang berbunyi cak-cak-cak saja yang akan mengiringi gerakan tarian tersebut.

Jika kita menyaksikan tari kecak dari awal sampai akhir maka alur cerita yang disajikan dari gerakan-gerakan pementasan oleh para penari akan dapat kita pahami.dengan antusias dan semangat yang tinggi masyarakat Bali tentang keberlangsungan serta kelestarian kesenian tradisional menjadikan banyak orang belajar dan tertarik untuk melakukan tari kecak yang diciptakan Wayan Limbak tersebut.

Tak heran hampir semua pemuda bali khususnya para laki-laki mampu melakukan gerakan tarian ini dengan cara duduk melingkar dengan  menggunakan pakaian khas daerah Bali yang bercorak hitam putih berbentuk kotak-kotak mirip dengan papan catur.

Dari tahun 1970 tari kecak terus mengalami peningkatan,bahkan pemerintah  daerah setempat menjadikan tari ini sebagai icon budaya masyarakat Bali.

Sejarah dan Perkembangan 

Tari kecak merupakan tarian yang dicetuskan dan diciptakan oleh seniman asal Bali yaitu Wayan Limbak dan seorang sahabatnya dari Jerman. Pada awal kemunculannya jenis tari ini tercipta secara tidak sengaja yang diambil dari sebuah tarian adat pemujaan yang dikenal dengan sebutan Shangyang.

Shangyang  adalah jenis tarian tradisional Bali yang dilakukan dalam upacara religi seperti menolak bala serta mengusir suatu wabah penyakit.Dari sebuah pementasan Sanghyang  inilah kemudian  Wayan Limbak bersama Walter Spies berinovasi dari kecintaan mereka terhadap budaya dan kesenian di Bali hingga suatu saat mereka tertarik untuk menciptakan sebuah gerakan tari.

Salah satu jenis kesenian tari  ini disajikan oleh para penari yang duduk melingkar serta mengucapkan lantunan kata cak-cak-cak secara bersamaan,oleh karena itu pula tarian ini diberi nama dengan sebutan tari kecak.

Gerakan tangan yang disajikan dalam pertunjukan sebenarnya mengisahkan tentang sebuah cerita  Ramayana pada peristiwa Dewi Shinta diculik oleh Rahwana.Hingga akhir pertunjukan biasanya tari ini menyajikan kisah pembebasan Dewi Sintha dari Rahwana.

Di dalam tari kecak yang harus ada guna mendukung cerita yang disajikan saat pementasan pastinya terdapat peran tokoh utama di dalam tarian tersebut seperti Hanoman,Sugriwa, Dewi Shinta, Rama, dan Rahwana.

Pada tahun 70-an  Wayan  Limbak bekerja keras guna mempromosikan dan mengenalkan tari kecak hingga ke mancanegara. Selain mengenalkan keunikan dalam pementasan tarian ini tentu saja daerah asal kesenian ini ikut melambung tinggi dan sangat pesat di dunia internasional yang kemudian menarik para wisatawan mancanegara untuk berkunjung ke Bali.

Dalam perkembangannya pertunjukan tari kecak yang menceritakan kisah pewayangan yang dimainkan oleh laki-laki itu kini bisa ditarikan oleh semua orang bahkan sampai jumlahnya yang tak terbatas atau bisa disebut tari kontemporer.

Ada kalanya disajikan oleh puluhan orang namun dalam acara tertentu ada pula yang dipertunjukkan secara massal oleh ribuan penari. Perkembangan tari kecak dari awal tercipta sampai sekarang memang cukup membanggakan.

Selain  antusias masyarakat Bali terhadap seni garapan Wayan Limbak ternyata  para wisatawan yang berkunjung ke Bali juga sangat tertarik untuk menyaksikan sebuah pertunjukan gerak seni dari tari kecak ini. Tak heran jika pemerintah daerah setempat menjadikan tari kecak sebagai salah satu icon kesenian dan kebudayaan daerah.

The Monkey Dance juga diberikan sebagai sebutan tari tradisional Bali yang satu ini. Hal ini diberikan karena salah satu adegan dalam pertunjukan tari tersebut menggunakan property api  serta tokoh utama yang berperan sebagai kera/ Hanoman.

Fungsi Tari Kecak 

Adapun fungsi tari kecak dapat kita kelompokan secara garis besar sebagai berikut.

1.Sebagai Sarana Hiburan

Penciptaan gerakan tarian ini secara sadar dilakukan  untuk memberikan sarana hiburan bagi masyarakat setempat maupun para wisatawan domestik dan mancanegara yang berkunjung ke Bali.

 2.Usaha Melestarikan Kebudayaan

Dalam tarian yang berawal dari upacara Sanghyang ini juga terdapat kisah dan cerita yang  tersirat dari awal hingga akhir pertunjukan. Cerita pewayangan yang di angkat dalam sebuah gerakan tari merupakan inovasi baru dalam usaha melestarikan kebudayaan hindu khususnya dalam kisah Ramayana.


Properti  Dalam Tari Kecak

Sama halnya dengan tarian yang ada di daerah lain seperti tari payung dan tari gambyong Surakarta,tari kecak juga  memiliki properti khas yang menjadi ciri khas dalam sebuah pertunjukan kesenian tradisional.berbagai properti yang biasa digunakan dalam pertunjukan antara lain sebagai berikut:

1. Selendang  

Selendang atau kain yang digunakan pada tari kecak yaitu  berwarna hitam putih menyerupai papan catur dan memiliki corak kotak-kotak.

2. Gelang kincringan

Properti ini dikenakan baik pada pergelangan tangan dan sebagian juga pada pergelangan kaki. Gelang kincringan ini yang menimbulkan bunyi gemerincing pada saat gerakan tari dilakukan.

3.Tempat sesaji

Adanya tempat sesaji sebagai properti tari kecak menjadikan tarian ini sangat unik dan terlihat sakral.terlebih asal usul gerakan tari yang berasal dari sebuah upacara adat Sanghyang yang membuat tarian ini juga terlihat mistis dikalangan para penonton.

4. Topeng

Minimal terdapat 3 topeng yang dikenakan oleh penari utama yang berperan sebagai tokoh Hanoman,Sugriwa,dan Rahwana pada cerita yang disajikan selama tarian berlangsung.
Keunikan Tari Kecak

Secara grais besar dalam seni pertunjukan tari kecak terdapat beberapa keunikan,keunikan tersebut antara lain terdapat pada:

1. Gerakan

Gerakan tarian yang ada dalam sebuah pertunjukan tari kecak terlihat seperti seseorang yang tengah melakukan suatu pemujaan pada upacara Shangyang.

2. Musik pengiring

Keunikan pada musik pengiring dari tari kecak ini hampir tidak ada alat musik yang dimainkan untuk mengiringi pertunjukkan. Musik yang terdengar pada sajian tarian khas dari Bali yang satu ini hanya terdengar dari gemerincing gelang grincingan yang dikenakan oleh para penari.

Sementara suara lainnya hanya bersumber dari lantunan kata-kata dari para penari yang seolah-olah saling bersahutan mengucapkan “cak-cak-cak”.

3. Drama 

Drama yang dimainkan dalam pementasan merupakan cerita yang diambil dari cerita Ramayana yang mengisahkan usaha pembebasan Dewi Shinta dari tangan Rahwana yang dilakukan oleh Rama dan beberapa sahabatnya.

Cerita Dalam Tarian

Sebagaimana telah kita sebutkan diatas,pertunjukan tari kecak yang berfungsi sebagai usaha melestarikan kebudayaan disini alur cerita yang disajikan dalam suatu pementasan biasanya berupa kisah diculiknya dewi Shinta oleh Rahwana,dan usaha Rama dalam membebaskan  Dewi Shinta dari tangan Rahwana.

Secara garis besar terdapat 5 bagian cerita yang mengisahkan demikian:

Bagian 1

Menceritakan tentang keberadaan Rama dan Dewi Shinta di dalam hutan yang kemudian di susul  kemunculan kijang emas. Dalam akhir cerita bagian 1 ini Shinta berhasil diculik oleh Rahwana dan dibawa ke Alengka yang menjadi kerajaan Rahwana.

Bagian 2

Pada bagian kedua ini Dewi Shinta ditawan di lingkungan kerajaan Alengka dengan dijaga Trijata yang merupakan keponakan dari Rahwana. Dalam adegan ini terlihat Shinta bersedih hati akan peristiwa yang tengah menimpanya serta sangat berharap kedatangan Rama membebaskan dirinya dari Rahwana.

Pada bagian ini pula Hanoman muncul sebagai utusan Rama dan mengisyaratkan kepada Dewi Shinta bahwa Rama akan datang dan menyelamatkan dirinya. Pada akhir bagian kedua ini Hanoman memporak-porandakan bangunan keraton Alengka dengan membakar beberapa bangunan keraton serta taman.

Bagian 3

Mengisahkan tentang kedatangan Rama ke negeri Alengka dengan bala tentaranya untuk membebaskan Dewi Shinta dari sekapan Rahwana. Pada awal pertempuran pihak Rama mengalami kekalahan melawan pasukan Rahwana.

Setelah memanjatkan doa kepada  Sang dewa datanglah burung garuda menyelamatkan rama dari pengaruh sihir yang dilakukan oleh keturunan Rahwana.

Bagian 4

Pertempuran seru yang kembali terjadi antara Rama dan Rahwana,serta pada bagian ini Sugriwa yang diperintahkan oleh Rama berhasil mengalahkan Megananda.

Bagian 5

Bagian terakhir Merupakan puncak dari pertunjukan tari kecak yang menceritakan tentang kemenangan Rama melawan Rahwana sehingga berhasil menemukan  Dewi Shinta dan membebaskannya dari Rahwana.cerita diakhiri dengan bertemunya kembali rama dan Dewi Shinta serta beberapa pasukan dari pihak Rama seperti Hanoman dan Sugriwa.


Fakta Tari kecak 

1. Tari Kecak Diciptakan Sejak 1930

Tari kecak,Tarian legendaris yang ternyata diciptakan sejak tahun 1930 lalu oleh seniman tari asal Bali,yang bernama Wayan Limbak. Pria kelahiran 1897 tersebut menciptakan mahakarya  tari dengan berkolaborasi bersama Walter Spies,s eniman lukis dan musik berkebangsaan Jerman.

Seniman internasional itulah yang kemudian mempopulerkan Tarian ini ke dunia mancanegara.
Inovasi baru dan ide Wayan limbak terinspirasi dari tari Sanghyang hingga akhirnya terbentuklah suatu gerakan tarian yang disebut kecak.

Tari religius untuk menolak bala tersebut dimodifikasi menjadi Tari kecak hingga dikenal seperti sekarang ini.


2. Latar Cerita dari Epos Ramayana

Kisah yang dituturkan dalam Tari Kecak ternyata berasal pula dari epos Ramayana. Epos India tersebut berkisah tentang raksasa Rahwana yang menculik Dewi Sinta. Rama beserta pasukannya kemudian berusaha untuk menyelamatkan sang permaisuri.

Epos ini mengandung berbagai pesan, seperti keberanian, kesetiaan pada pasangan, dan strategi dalam menghadapi musuh.

3. Mengandung Nilai Moral untuk Penonton

Kisah Ramayana yang dilakonkan dalam tari tradisional ini dapat mengajarkan banyak hal. Di antaranya kesetiaan Dewi Sinta sebagai istri, sikap sabar Rama dalam menghadapi cobaan, rela berkorban Jathayu bagi yang membutuhkan pertolongan.

Tak hanya itu, lakon ini juga menunjukkan sikap baik hati Hanoman serta himbauan agar tidak menanam sifat serakah seperti Rahwana.

4. Nilai Kesakralan Ritual dalam Setiap Gerakan

Tari kecak atau disebut juga tari api merupakan pertunjukan hiburan massal. Tarian ini pun kerap dipersembahkan dalam merayakan upacara keagamaan atau hari raya tertentu. Dalam setiap gerakannya, para penari menampilkan kesakralan ritual.

Di antaranya, gerakan tersebut berupa ritual pemanggilan dewa-dewi ataupun roh leluhur yang disucikan. Timbal baliknya, roh tersebut akan datang memberikan nasihat dan pesan melalui penari sebagai mediator.

Gerakan yang tak kalah mengagumkan yaitu pada saat para penari  seolah-olah sedang membakar dirinya ditengah-tengah api yang membara .Namun menariknya, penari tersebut memiliki kekebalan sehingga tidak terbakar.

5. Tari Kecak Bernilai Seni Tinggi 

Tidak bisa diragukan lagi kalau tari yang dibawakan oleh 70 penari laki-laki ini mengandung nilai seni yang begitu tinggi. Gerakan yang dilakonkan penarinya dalam mementaskan epos Ramayana tampak seirama dengan suara cak cak cak. Para wisatawan pastinya terkesima dengan penampilan tersebut, meskipun bukan beragama Hindu.

6. Tanpa Alat Musik, Hanya Mengandalkan Suara Penari

Berbeda dengan tari pada umumnya,Tari kecak tampil begitu unik karena tidak diiringi oleh instrumen musik apapun. Satu-satunya sumber iringan utama adalah suara penari langsung yang meneriakkan cak cak cak berulang kali.

Suara penari yang membentuk formasi lingkaran tersebut menimbulkan kesan yang tak kalah memukau dengan bantuan iringan alat musik tertentu.justru,suara cak-cak-cak itu semakin menambah nilai seni dan nilai magis yang terkandung dalam tarian tradisional ini.

7. Rekor MURI dengan Penari Kecak Terbanyak

Pertunjukan Tari Kecak di Pantai Berawa pada 25 Februari 2018 lalu akhirnya berhasil memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI). Penampilan tersebut diperankan oleh penari sebanyak 5.555 siswa dan siswi di Kabupaten Badung, Bali.

Bukan hanya soal angkanya, raihan rekor ini juga karena Tarian khas bali ini merupakan tarian unik yang hanya dimiliki oleh Indonesia. sebelumnya, rekor penari Tari Kecak terbanyak ialah pada 26 September 2006 lalu dengan 5.000 penari di Tanah Lot.

Dari semua penjelasan diatas,dapat disimpulkan bahwa Tarian kecak merupakan tarian tradisional khas bali yang terlihat unik dan religius. Para penarinya yang begitu banyak membuat tarian ini menjadi indah tanpa diiringi alat musik lainnya namun hanya menggunakan suara iringan ‘’cak cak cak’’ dari masing-masing penari yang diatur sehingga menghasilkan alunan suara yang saling bersahutan antara penari satu dengan penari lainnya .

Selain itu,Tarian kecak sudah mendapatkan Rekor MURI penari kecak terbanyak.Oleh sebab itu,Tarian kecak ini harus kita lestarikan secara turun temurun sehingga kedepannya bisa terus dikembangkan dikalangan wisatawan domestik dan mancanegara sekaligus sebagai ikon pariwisata di bali.

Nah, itulah tadi serangkaian artikel yang menjelaskan tentang Tari Kecak Bali. Semoga tulisan yang dikirimkan oleh Putu Arianti ini bisa memberikan wawasan serta menambah pengetahuan bagi segenap pembaca. Terimakasih,

477 Responses to "Tari kecak, Tarian Tradisional Daerah Bali"

  1. Terima kasih informasi nya:)

    BalasHapus
  2. Sangat bermanfaat khususnya untuk melestarikan tari kecak.artikelnya sangat bagus

    BalasHapus
  3. Sangat bagus dan menarik artikelnya.

    BalasHapus
  4. Sangat menarik dan bermanfaat.artikelnya unik karena tari kecak jarang yg tau sejarah/keunikannya.pkoknya semangat berkarya terus!

    BalasHapus
  5. Unik sekali,semoga adat dan budaya tidak luntur oleh perubahan zaman.bangga jadi orang bali

    BalasHapus
  6. Sangat bagus untuk melestarikan budaya tradisional bali khususnya tari kecak

    BalasHapus
  7. Sangat bagus dan unik,dan dapat melestarikan budaya bali

    BalasHapus
  8. Unik,semangat terus dalam berkarya!

    BalasHapus
  9. Sangat bagus dan unik.sangat inspiratif untuk menjaga kelestarain tari kecak.good

    BalasHapus
  10. artikelnya sangat bermanfaat dan mudah dipahami 👍

    BalasHapus
  11. Artikelnya sangat bagus,dn penyampaiyan dari isi dan maksud dari artikel tsb sangat jelas dan mudah dipahami.

    BalasHapus
  12. Informasinya sangat mnarik dan membantu mngetahui tntang tari cak,gaya bahasa mudah dipahamii.

    BalasHapus
  13. Informasinya sangat mnarik dan membantu mngetahui tntang tari cak,gaya bahasa mudah dipahamii.

    BalasHapus
  14. Sangat bagus dan gaya bahasanya mudah dipahami.

    BalasHapus
  15. Sangat bermanfaat.terimakasih.

    BalasHapus
  16. Sangat bermanfaat.saya jadi punya pengetahuan baru.

    BalasHapus
  17. Artikelnya memang oke bingit!

    BalasHapus
  18. Sangat unik sekali dan sangat bermanfaat dlm melestarikan kebudayaan khususny bali yg terkenal dengan keindahan alam&kebudayaanny yg mnjdikan kita sebagai masyarakat bali hrs bisa mempertahankan dan melestarikan budaya bali ini seiring dngn pergantian zaman.

    BalasHapus
  19. Sangat bermanfaat dan unik gan.jadi pingin cpt2 berlibur kebali.

    BalasHapus
  20. Trims infonya,bagi saya unik bingitzz.dan semoga bagi kalian semua juga!

    BalasHapus
  21. Mantap teruslah mempromosikan tari cak hingga kepelosok negri lain supaya bali ini bisa mendapatkan nama di hati negri lain.dan untuk penulis ttplah berkarya.

    BalasHapus
  22. Artikelnya sangat bagus min!

    BalasHapus
  23. Sangat menginspirasi untuk melestarikan tari cak secara turun temurun kepada masyarakat bali,khususnya para generasi muda yg senantiasa aktif dlm menginovasikan hal baru yg akan dilakukan guna melestarikan tari cak tradisional yg unik ini

    BalasHapus
  24. Mantap!cak-cak-cak inilah tari kecak tradisional daerah bali kami.kami bangga jadi masyarakat bali!.untuk penulis ttp tingkatkan lgi kemampuan writingnya,smg kdepannya bisa lbih baik lagi dari pada skrng.saya tunggu artikel anda selanjutnya✋👍

    BalasHapus
  25. Mantap gusy!artikelnya mudah dipahami tetapi perlu dikembangkan untuk penulisannya supaya lebih berkembang lagi👍

    BalasHapus
  26. artikel bagus dan menarik

    BalasHapus
  27. Artikel bagus dan menarik

    BalasHapus
  28. Mantap!gaya bahasany mudah dipahami

    BalasHapus
  29. Artikelnya bagus dan menarik.

    BalasHapus
  30. mantap artikel nya bagus dan menarik, gaya bahasa nya mudah di pahami, tingkatkan lagi min.

    BalasHapus
  31. Informasinya sangat lengkap , untuk meningkatkan kelestarian budaya bali serta dapat meningkatkan perekonomian pulau bali ini��

    BalasHapus
  32. Sangat bagus untuk meningkatkan perekonomian pulau bali melalui tari cak tradisional ini.

    BalasHapus
  33. Bagus dan unik artikelny serta gaya bahasanya mudah dipahami.

    BalasHapus
  34. Artikelny bagus dan mudah dipahami.penjelasannyapun juga lengkap,cocok bngt bagi yg blm tau lbih mndlm tntng tari cak ini

    BalasHapus
  35. Artikelnya sangat bagus dan menarik,aku rekomendasiin banget artikel ini buat yang pengen mengenal lebih dalam mengenai tari kecak.

    BalasHapus
  36. Bagus bgt artikelnya .. aku jadi lebih tau tentang tari kecak .. terima kasih sudah membantu 🙏

    BalasHapus
  37. Maju dan tetap berkarya anak bangsaku demi negri dan daerahmu.

    BalasHapus
  38. Blognya bagus dan menarik

    BalasHapus
  39. Artikelnya sangat menginspirasi untuk selalu melestarikan tarian tradisional daerah setempat.khususnya bali yg terkenal dngn keanekaragaman budaya dan tradisi salah stunya yaitu tari kecak.

    BalasHapus
  40. Artikel yang menarik dan sangat bermanfaat. Terimakasih��

    BalasHapus
  41. Artikel yang menarik dan sangat bermanfaat. Terimakasih🙏

    BalasHapus
  42. Sangat bagus dan unik.sangat inspiratif untuk menjaga kelestarain tari kecak.good

    BalasHapus
  43. Lengkap sekali penjelasannya.sukses sllu kdepannya.

    BalasHapus
  44. Wahhhh sangat bermanfaat. Terima kasih infonya

    BalasHapus
  45. Artikelnya bagus.menjadikan ilmu baru bagi sya untuk lbih mengenal tari kecak.....

    BalasHapus
  46. Artikelnya sangat bagus sekali dan bermanfaat

    BalasHapus
  47. Sangat bermanfaat dan menarik untuk mengetahui tentang taei kecak bali.
    Gaya bahasanya juga mudah untuk dipahami.

    BalasHapus
  48. Artikelnya sangat membantu..

    BalasHapus
  49. Matappp.... memperkenalkan budaya tari kecak bali dan melestarikannya

    BalasHapus
  50. Bagus nih min
    Lengkap dengan penjelasannya

    Trimakasih min��

    BalasHapus
  51. Mantaap...artikel menggali budaya utk memotivasi generasi muda mengenal budaya daerah lain

    BalasHapus
  52. Terimakasih infonya🙏 sangat amat membantu saya

    BalasHapus
  53. Artikelnya sangat membantu sekali.
    Saya jadi ingat di antara salah 1 penari kecak 5000 adalah kakek saya. ,Dan piagamnya masih tersimpan.Ayo lestarikan tari kecak.

    BalasHapus
  54. Informasinya lengkap dan sangat membantu...🙏🙏

    BalasHapus
  55. Trimakasihhhhh atas artikelnya sangatt sangattttt membantuu, lestarikan tari kecak!!!!!!!!

    BalasHapus
  56. Mari Jaga kebudayaan kitaa gaess!!!

    BalasHapus
  57. Artikel nyane becik pisan,ngiring iraga sareng sami nglestariang seni lan budaya baline.

    BalasHapus
  58. Waaa sangat menarik... selain itu juga dapat menambah wawasan kita tentang budaya Bali

    BalasHapus
  59. Info yang sangat menarik dan berguna untuk menambah wawasan

    BalasHapus
  60. Menarik skli artikelnya,selain itu bisa menambah wawasan kita tntng bali.

    BalasHapus
  61. Terimakasi, Sangat membantu

    BalasHapus
  62. Mari kita jaga kebudayaan bali ini yang sudah ada dari dulu hingga sekarang.jangan sampai kebudayaan itu tenggelam dalam perkembangan zaman dan pesatny teknologi.#nangunsadkertilokamalarapan antuk budaya lan bahasa miwah sastra bali..

    BalasHapus
  63. Bermafaat...Para memandu wisatawan wajib tau makna dan sejarah tari Kecak...selain tarian yg lain...

    BalasHapus
  64. Baguss untuk menunjang pariwisata di bali.

    BalasHapus
  65. Masukkan komentar Anda...bagus karyanya untuk membangun budaya kita

    BalasHapus
  66. Baguss dan sangat bermanfaat👍

    BalasHapus
  67. Sangat bermanfaat untuk bali yang tercinta ini.
    Nangun sad kerti loka,melarapan antuk budaya lan sastra bali.

    BalasHapus
  68. Artikel yg begitu bagus tuk sbg pengingat bahwa sesunguhnya kita perlu ngingat budaya kita yg telah diwariskan nenek moyang kita kita hrs berbanga pd generasi kita yg mau melestarikannya sukseme lanjutkan

    BalasHapus
  69. Artikel yg begitu bagus tuk sbg pengingat bahwa sesunguhnya kita perlu ngingat budaya kita yg telah diwariskan nenek moyang kita kita hrs berbanga pd generasi kita yg mau melestarikannya sukseme lanjutkan

    BalasHapus
  70. Trimakasih infonya🙏sangat bermanfaat skli

    BalasHapus
  71. Trimakasih infonya,semoga artikel ini semakin maju!

    BalasHapus
  72. bagus karyanya untuk membangun budaya kita

    BalasHapus
  73. Sangat bagus untuk melestarikan budaya bali

    BalasHapus
  74. Inilah sejuta kebudayaan baliku yg tercinta..kami tak akan penat untuk terus berjuang tuk menjaga kebudayaan kita.

    BalasHapus
  75. Very good, I didn't get confused when looking for a place to vacation with my family. Regards for Bali from abroad.

    BalasHapus
  76. very unique Kecak dance in Bali. I as a foreign guest in Bali are very interested and want to be able to dance to a contemporary and traditional dance.

    BalasHapus
  77. Her3x untuk artikelnya👍

    BalasHapus
  78. Pokoke mantul dah artikel iki.semoga semakin didepan yo karyanya..

    BalasHapus
  79. Bālí dǎo fēicháng dútè de Kecak wǔdǎo. Wǒ de guójiā bìng bù xiàng zhèyàng dútè

    BalasHapus
  80. Waduww,,muantep bingitz baliku

    BalasHapus
  81. Unik sekali dan gaya bahasanya mudah dipahami..

    BalasHapus
  82. Info yang sangat menarik dan berguna untuk menambah wawasan.dan semoga kedepannya bisa lebih baik lagi dlm menulis artikel.

    BalasHapus
  83. I said very amazing for the Kecak dance. Hopefully the Kecak dance can be preserved for generations by the people of Bali.

    BalasHapus
  84. Semoga kekayaan budaya kita tetap lestari 😇

    BalasHapus
  85. Artikelnya mudah dipahami

    BalasHapus
  86. Luv deh sama artikel ini👍😍

    BalasHapus
  87. Semoga bs memperluas pengetahuan masyarakat tentang kebudayaan yg ada di jambi.

    BalasHapus
  88. Maaf salah ketik,seharusnya Semoga bs memperluas pengetahuan masyarakat tentang kebudayaan yg ada di bali.#maaf guys

    BalasHapus
  89. Hiya hiya hiya inilah BALIKU.B A L I K U L E S T A R I L A H S E L A L U.

    BalasHapus
  90. Artikel yg bagus sebagai generasi penerus kita perlu ngingat budaya yg telah diwariskan dan melestarikannya sukseme

    BalasHapus
  91. Mantap,mengangkat judul yg terlangka di bali.gaya bahasanya juga mudah dipahami tidak terlaku sulit/tidak trllu berbelit-belit.

    BalasHapus
  92. Sangat bagus dan menginspiratif.

    BalasHapus
  93. Good👍lanjutkan karyanya!

    BalasHapus
  94. Sangat bermanfaat untuk perkembangan pariwisata di bali.

    BalasHapus
  95. Sangat bagus artikelnya,, ditunggu artikel budaya bali lainnya,,,sangat inspiratif

    BalasHapus
  96. Bagus sekali,semoga dengan semangat seperti ini bisa membuat warisan leluhur supaya ajeg dan lestari

    BalasHapus
  97. Artikelny bagus dan mudah dipahami.penjelasannyapun juga lengkap,cocok bngt bagi yg blm tau lbih mndlm tntng tari cak ini

    BalasHapus
  98. Good!saya tunggu artikel selanjutnya

    BalasHapus
  99. Selamat berkarya, Sangat bagus dan inovatif

    BalasHapus
  100. Yo yo ayo!kita dukung terus demi bali didada.

    BalasHapus
  101. Mantap,bisa menambah wawasan

    BalasHapus
  102. Mari semua masyarakat bali untuk mendukung terus para generasi muda kita untuk terus berkarya.

    BalasHapus
  103. Mantap,teruslah berkarya!

    BalasHapus
  104. Selamat berkarya, Sangat bagus dan inovatif

    BalasHapus
  105. Yo yo ayo!dukung terus gusy

    BalasHapus
  106. Sangat bagus sekali untuk edukasi bagi para wisatawan dan generasi muda untuk lebih mengenal tari kecak ini.

    BalasHapus
  107. Sangat bagus dan unik.sangat inspiratif untuk menjaga kelestarain tari kecak.good

    BalasHapus
  108. Baliku memang indah dan unik.

    BalasHapus
  109. Sangat menginspirasi,teruslah berkarya.

    BalasHapus
  110. Mari gelorakan semangat dan antusias kita untuk mempertahankan dan melestarikan kebudayaan yg ada di Bali.

    BalasHapus
  111. Sangat bagus sekali untuk bali kedepannya terutama dibidang pariwisata dan kebudayaan daerah.

    BalasHapus
  112. Sangat bermanfaat artikel ini salam lestari.

    BalasHapus
  113. Kekayaan budaya bali,mantap.

    BalasHapus
  114. Good,semoga selalu bisa memberikan informasi mengenai Bali tercinta ini 😉

    BalasHapus
  115. Sangat membantu sekali🙏👍

    BalasHapus
  116. Mantap kak,generasi muda mengangkat tentang budaya.itu sangat luar biasa,semoga kedepannya masih ada generasi muda yang bisa melestarikan kebudayaan di Bali.

    BalasHapus
  117. Trimakasih infonya,semoga artikel ini semakin maju!

    BalasHapus
  118. Sangat menginspirasi sekali

    BalasHapus
  119. Selamat berkarya, Sangat bagus dan inovatif

    BalasHapus
  120. Lanjutkan terus karyanya,majulah wahai anak bangsaku!

    BalasHapus
  121. See hello to bali🙋.artikelnya sangat mudah dipahami,pengertian dan urutannya sngt kompleks.

    BalasHapus
  122. Semoga tari kecak semakin di kenal oleh masyarakat dalam dan luar negeri.

    BalasHapus
  123. Bali maju terus dan sukses sllu. Astungkare

    BalasHapus
  124. Kita masyarakat bali wajib tau tentang kebudayaan&sastra daerah bali. Dan juga wajib untuk melestarikannya. Mari kita pelajari kebudayaan tradisi di bali ini.

    BalasHapus
  125. Bangga jadi warga masyarakat bali.

    BalasHapus
  126. Tari kecak harus bisa menjadi warisan turun temurun oleh masyarakat bali,khususnya para generasi muda.

    BalasHapus
  127. Cak cak cak.....itulah tari tradisional kami dari bali.jika anda berkunjung kebali jngn lupa untuk mampir menyaksikan tari cak di tempat obyek wisata dibali.

    BalasHapus
  128. very unique. I really want to quickly visit Bali. I heard that Bali is a beautiful tourist spot, Bali is also often called the island of a thousand temples, and Bali is also a paradise for the world. greetings from abroad for bali.

    BalasHapus
  129. Very unique.regards from bandung

    BalasHapus
  130. Nangun sad kerti loka bali, malarapan antuk budaya lan sastra bali.

    BalasHapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel