5 Ciri Khas Banten yang Menarik Untuk Kamu Ketahui


Banten merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang terletak di ujung barat pulang Jawa yang sebelumnya pernah menjadi bagian dari provinsi Jawa Barat. Sejak adanya pemekaran pada tahun 2000, Banten menjadi sebuah provinsi yang pusat pemerintahannya berada di Kota Serang.

Berada paling ujung barat di pulau Jawa, Banten ternyata memiliki ciri khas yang membedakan dengan daerah-daerah lain di Indonesia. Ciri khas tersebut meliputi suku, wisata, kerajinan, kesenian, dan kulinernya memiliki ciri khas tersendiri sebagai identitas provinsi Banten. Untuk lebih mengetahui apa saja aspek-aspek kekhasan Banten berikut uraiannya.

1. Keunikan Budaya Suku Baduy, Suku Etnis Asli Banten


Masyarakat Suku Baduy Dalam dan Luar

Suku baduy merupakan suku asli sunda Banten yang mengisolasi kehidupan mereka dari dunia luar dan modernisasi serta sangat menjaga kelestarian alam dengan peraturan adat istiadat yang sangat kental.

Perkampungan suku baduy ini terletak di sekitar aliran sungai Ciujung dipegunungan Kendeng. Suku Baduy terbagi menjadi Baduy dalam dan Baduy luar dengan aturan adat istiadat yang dianutnya yaitu tidak diperkenankan menggunakan kendaraan sebagai alat transportasi, tidak diperkenankan menggunakan alas kaki, alat elektronik, dan bahan-bahan kimia pembersih seperti sabun mandi dan cuci, menggunakan kain warna putih bagi masyarakat Baduy dalam dan pakaian warna hitam atau biru tua bagi masyarakat Baduy luar.

Masyarakat Baduy luar adalah masyarakat Baduy dalam yang telah keluar dari wilayah Baduy dalam karena melanggar aturan atau memang berkeinginan untuk keluar dari Baduy dalam. Ciri masyarakat Baduy luar diantaranya telah mengenal teknologi dan benda elektronik, pembangunan rumah telah menggunakan alat-alat bantu, menggunakan peralatan rumah tangga yang modern seperti alat tidur dan alat makan.

Meski suku Baduy memiliki peraturan adat yang ketat, mereka masih mengizinkan wisatawan untuk berkunjung dengan syarat harus mengikuti peraturan yang ada sesuai wilayah yang dikunjungi, jika mengunjungi Baduy dalam maka jangan sampai menggunakan alat elektronik seperti handphone dan kamera untuk berfoto, sehingga jika ingin berfoto sebaiknya ketika berada di wilayah Baduy luar.

Untuk menjaga kelestarian alamnya, masyarakat baduy melarang penggunaan bahan-bahan kimia pembersih dan membuang sampah sembarangan. Perkampungan suku Baduy ini dapat menjadi salah satu alternatif wisata budaya bagi wisatawan yang ingin merasakan sensasi hidup dipedalaman tanpa listrik dan alat elektronik, belajar menjaga kelestarian alam dan menikmati lingkungan yang masih alami.

2. Pesona Wisata Alam dan Religi 

Pantai Anyer Banten

Berada di ujung barat pulau Jawa menjadikan Banten memiliki beberapa potensi wisata alam  diantaranya yang telah dikenal adalah pantai Anyer, Carita dan Tanjung Lesung serta beberapa pantai lainnya.

Taman Ujung Kulon Banten

Selain pantai, Banten juga memiliki wisata alam yang telah diakui oleh UNESCO sebagai warisan alam yaitu Taman Nasional Ujung Kulon merupakan salah satu lokasi konservasi hutan tropis dataran rendah, sebagai habitat badak jawa, rusa, kijang, banteng dan beberapa jenis burung.

Taman Nasional Ujung Kulon berada di semenanjung paling barat pulau Jawa dengan pulau-pulau kecil seperti pulau Peucang, pulau Handeuleum, dan pulau Panaitan.

Masjid Agung Banten

Selain wisata alam, Banten juga memiliki wisata religi seperti Batu Qur’an, Makam Syekh Muhammad Sholeh, Buya Hushtomi, Syekh Abdul Jabbar, Syekh Maulana Masyuruddin, Masjid Agung Tanara, Masjid Agung Banten, Kompleks makam kesultanan Banten, dan Museum situs kepurbakalaan banten lama.

3. Keistimewaan Tenun Batik Banten dan Batik Baduy 

Ragam Motif Batik Banten

Banten tidak hanya memiliki potensi budaya dan wisata namun juga memiliki potensi dalam aspek kerajinan tangannya yaitu batik. Batik Banten telah mendapatkan predikat terbaik se-dunia dan memiliki hak paten di UNESCO.

Tell story (motifnya bercerita) merupakan ciri khas dari batik Banten yang terinspirasi dari cerita dan benda sejarah yang disebut Artefak Terwengkal dengan nama kerajaan Banten seperti Aryamandalika, Sabakingking, dan lainnya.

Batik Baduy

Selain batik banten, hasil kerajinan tangan dari masyarakat Baduy yaitu tenun batik Baduy juga tak kalah istimewanya. Ciri khas batik Baduy adalah perpaduan warna hitam dan biru terang yang bermakna kecintaannya terhadap alam. Beberapa motif  batik Baduy yaitu motif Tapak Kebo, Merak, Keong, Sabodo Akang, Belimbing, Dayang Sumbi dan masih banyak lagi.

Untuk menambah ragam motif batik Baduy telah dikembangkan perpaduan warna selain hitam dan biru terang. Berkat keistimewaan motif dan warna batik Banten dan Baduy ini telah banyak digunakan untuk membuat pakaian resmi maupun non resmi.

4. Sensasi Ketegangan Seni Bela Diri Debus Banten 

Ragam Seni Bela Diri Debus Banten

Banten dikenal memiliki seni bela diri yang menunjukkan kemampuan luar biasa manusia yang kebal benda berbahaya seperti senjata tajam, dan zat-zat kimia. Pertunjukkan berupa menggoreskan golok, pedang, mengunyah pecahan kaca, dan disiram air keras tanpa mengalami cedera.

Sebagian orang menilai ilmu debus berhubungan dengan hal mistis, padahal ritual debus bernuansa islami karena dulu pernah digunakan sebagai media menyebarkan agama islam. Kini kesenian debus menjadi pembuka beberapa acara sehingga bagi sebagian orang luar Banten akan mengingat bahwa Debus adalah kesenian Banten.

5. Kenikmatan Sate Bandeng dan Pecak Bandeng kuliner warisan dari Kesultanan Banten

Sate Bandeng

Sate Bandeng merupakan satu-satunya sate berbahan dasar ikan yang ada di Indonesia. Saat daerah lain memiliki sate ayam, kambing dan daging. Banten memiliki sate khas yang berbahan dasar ikan Bandeng.

Sate Bandeng merupakan racikan dari juru masak Kesultanan Banten pada abad ke-46. Berawal dari kebingungannya juru masak yang mendapatkan bahan makanan berupa ikan Bandeng yang dikenal memiliki banyak duri, akhirnya juru masak memiliki ide untuk meracik ikan Bandeng menjadi sate Bandeng dengan mengeluarkan tulang tanpa merusak kulit dan dagingnya sehingga sate Bandeng dapat dinikmati tanpa mengkhawatirkan banyaknya duri.

Pecak Bandeng

Selain sate Bandeng, ikan Bandeng juga diolah menjadi pecak Bandeng yang juga tak kalah nikmatnya dengan sate Bandeng. Wisatawan yang berkunjung ke Banten tidak pernah melewatkan untuk menikmati kuliner khas Kesultanan Banten yakni Sate Bandeng dan Pecak Bandeng sebagai oleh-oleh kuliner khas Banten.

Itulah beberapa ciri khas Banten yang menarik untuk kamu ketahui sebagai ilmu pengetahuan tentang salah satu ciri khas budaya di Indonesia. Setelah mengetahui ciri khas Banten yang ikonik, selanjutnya kunungi langsung provinsi banten dan nikmati ke khasan Banten mulai dari belajar tentang perpaduan nilai budaya dan kelestarian alam bersama suku Baduy.

Berkeliling menikmati pesona wisata alam dan religi Banten, melihat ketegangan dari kesenian debus Banten, dan jangan lewatkan untuk memiliki kain tenun batik khas Baduy Banten yang istimewa serta mencicipi satu-satunya sate berbahan dasar ikan Sate Bandeng sebagai kuliner khas warisan kesultanan Banten.

Demikianlah tulisan mengenai 5 ciri khas Banten yang ditulis oleh Imelda Santi Yuarifka, semoga tulisan ini bisa bermanfaat sebagai sumber informasi mengenai ciri khas kebudayaan daerah Banten.

4 Responses to "5 Ciri Khas Banten yang Menarik Untuk Kamu Ketahui"

  1. Pengin Sate Badeng ... hehehe

    BalasHapus
  2. Potensi Banten yg luar biasa

    BalasHapus
  3. Ternyata banten punya potensi yg menarik dr berbagai aspeknya yaa... so ikonik

    BalasHapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel