Bahasa Jawa, Satu Kata Satu Makna


Bahasa Jawa merupakan salah satu keberagaman bahasa yang ada di Indonesia. Seperti namanya, Bahasa Jawa sering digunakan oleh masyarakat jawa pada khususnya dan juga masyarakat Indonesia pada umumnya.

Sebagai salah satu masyarakat yang berasal dari tanah jawa, sudah sepatutnya kita merasa  bangga dengan bahasa jawa. Pun dengan bahasa daerah yang lain patut kita banggakan jua. Dan bangga karena Indonesia mempunyai beribu ragam keberagaman. Karena keberagaman inilah yang menjadikan kita satu. INDONESIA.

Di samping Bahasa Jawa adalah bahasa daerah, bahasa jawa pun memiliki berbagai keunikan yang mungkin saja tidak dimiliki oleh bahasa lain. Salah satunya yaitu ‘Satu Kata Satu Makna'.
Satu Kata Satu Makna ini membuat bahasa jawa memiliki banyak kosakata unik. Untuk suatu urutan benda yang dimulai dari urutan benda tersebut yang paling kecil memiliki nama yang berbeda-beda.

Bisa kita ambil contoh sederhananya yaitu tanaman kelapa atau lebih tepatnya akan menyoroti buah kelapa. Dalam Bahasa Indonesia, kelapa memiliki arti buah kelapa. Berarti dalam kata lain jika buah kelapa tersebut masih sangat kecil disebut kelapa, ketika sudah tumbuh sedikit besar pun masih dengan sebutan kelapa, sampai tua masih disebut dengan kelapa.

Sama dengan Bahasa Inggris, dalam Bahasa Inggris buah kelapa disebut dengan coconut tidak peduli kelapa tersebut kecil,  besar, maupun sudah tua tetap disebut dengan coconut. Meskipun seperti yang sudah diketahui, Bahasa Inggris adalah bahasa internasional atau bahasa resmi yang digunakan dalam kancah internasional.

Namun berbeda dalam bahasa jawa, dari hal terkecil dari buah kelapa memiliki nama yang berbeda. Ketika masih sangat kecil, berukuran sekitar ukuran telur, dalam bahasa jawa disebut beluluk. Sedikit aneh mungkin, namun untuk orang jawa kata beluluk tidaklah asing.

(Gambar beluluk)

Kemudian ketika sudah tumbuh menjadi lebih besar  buah kelapa tersebut dalam bahasa jawa bernama cengkir. Kemudian sekitar 45 hari kemudian cengkir  tumbuh menjadi dawegan.  Dawegan ini merupakan kelapa yang airnya manis dan menyegarkan.  Biasanya sering ditemuman di es kelapa muda.

(Gambar cengkir)

Tidak membutuhkan waktu yang lama (sekitar 5-10 hari) , dawegan  yang sudah lebih tua dalam bahasa jawa dinamakan kelapa tua. Kelapa tua memiliki ciri-ciri ketika buahnya dikocok akan terdengar suara yang sedikit nyaring dan berat ketika didengar dengan seksama. Pun dengan tampak luarnya yang sudah terlihat sedikit kecoklatan.

Dari pemaparan tentang penamaan buah kelapa yang ternyata dalam bahasa jawa memiliki nama yang berbeda dari mulai ukuran terkecil dan umur termuda, sampai ukuran besar dengan umur yang tua bisa dilihat dengan jelas bahwa bahasa jawa mempunyai banyak ragam kosakata. Bisa disebut bahasa jawa adalah bahasa dengan satu kata satu makna.

Bahasa jawa tidak kalah dengan Bahasa Inggris maupun bahasa Internasional lainnya. Bagus ketika kita bisa menaklukkan bahasa inggris sebagai bahasa internasional, bahasa indonesia sebagai bahasa nasional, dan bahasa daerah (dalam kali ini bahasa jawa) dijadikan sebagai bahasa sehari-hari.

Suatu Bangsa Akan Maju, Jika Masyarakatnya Bangga Akan Apa yang Menjadi Kepunyaan atau Cirikhas Bangsa Tersebut -Anonim

Demikianlah tulisan mengenai Budaya Bahasa Jawa karya Sekar Kinasih, semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi teman-teman sekalian agar lebih mencintai budaya dan tradisi di Indonesia.


0 Response to "Bahasa Jawa, Satu Kata Satu Makna"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel