Budaya Daerah Gerbang Dunia


Indonesia adalah salah satu negara di Asia Tenggara yang dilintasi garis khatulistiwa dan berada diantara Benua Asia dan Benua Australia serta Samudra Pasifik dan Samudra Hindia. Dengan letak yang strategis ini memudahkan Indonesia untuk mengenal segala sesuatu tentang Indonesia.

Indonesia merupakan negara kepulauan, mulai dari Sabang sampai Merauke terdapat berbagai suku bangsa, bahasa, agama. Setiap wilayah memiliki budaya daerah yang beragam. Hal ini menjadikan Indonesia negara yang kaya dan indah.

Budaya adalah identitas bangsa yang harus dijaga dan dilestarikan. Budaya Indonesia yang beragam membuat Indonesia dikenal dunia diantaranya kesenian batik, wayang kulit, tari pendet, dan kesenian reog. Adapun budaya daerah lain yang tak kalah menarik yaitu kesenian dongkrek.

Kesenian ini berasal dari Jawa Timur tepatnya Desa Mejayan Kecamatan Mejayan Kabupaten Madiun Kawedanan Caruban. Kesenian dongkrek memiliki cerita dan alur yang menarik. Kesenian dongkrek mengalami masa kejayaan pada tahun 1867-1902.

Setelah itu kesenian ini mengalami pasang surut seiring pergantian kondisi politik. Pada masa penjajahan Belanda kesenian dongkrek sempat dilarang dipertontonkan. Kesenian dongkrek dikesankan sebagai bagian dari Partai Komunis Indonesia (PKI) untuk memperdaya masyarakat umum. Pasang surut kesenian ini menjadi sejarah kesenian dongkrek.

Kesenian dongkrek berupa tarian dan iringan musik yang mengisahkan upaya Raden Ngabei Lo Diprawirodipuro dalam mengatasi masalah pageblug mayangkoro. Kisah ini diawali dengan warga Mejayan yang terjangkit penyakit aneh pada siang hari maka sore atau keesokannya pasti akan meninggal dunia.

Dengan keadaan seperti ini meresahkan warga Mejayan oleh karena itu Raden Ngabei Lo Diprawirodipuro melakukan meditasi ke Gunung Kidul Caruban. Saat bermeditasi Ia mendapat wangsit untuk membuat tarian dengan iring iringan musik untuk menolak bala.

Kesenian dongkrek ini salah satu bentuk budaya daerah yang ada di Indonesia. Budaya daerah yang tetap lestarikan dan terjaga maka budaya nasional akan tetap bertahan. Budaya daerah adalah sumber kekuatan budaya nasional. Budaya adalah identitas suatu negara.

Untuk itu sebagai warga negara Indonesia wajib melestarikan budaya daerah masing masing wilayah. Dengan budaya daerah yang tetap lestari maka Indonesia dapat dikenal dunia akan keindahan dan keberagaman budaya. Dengan kata lain budaya daerah dapat menjadi gerbang dunia untuk masuk mengenal negara Indonesia lebih lanjut.

Demikianlah artikel yang ditulis oleh Anindya Fauzana mengenai Kesenian Dongkrek yang berasal dari Jawa Timur. Semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi teman-teman sekalian untuk menambah wawasan mengenai ilmu budaya.

7 Responses to "Budaya Daerah Gerbang Dunia"

  1. Terima kasih telah mengangkat budaya daerah madiun. Saya ikut bangga akan generasi muda yang mau melestarikan budaya daerah. Tetap jaga untuk generasi mendatang. Selamat berkarya.

    BalasHapus
  2. Budaya daerah yang membanggakan. Lanjut dan kembangkan. Lestarikan untuk generasi selanjutnya.

    BalasHapus
  3. Informasi yang membangun. Lanjutkan

    BalasHapus
  4. Dongkrek memang harus dilestarikan. Bukan hanya dongkrek tapi juga budaya lain. Semangat....

    BalasHapus
  5. Terima kasih untuk wawasan budaya yang ditulis. Sangat bermanfaat. Semoga kedepannya tidak hanya kesenian saja. Tapi unsur kebudayaan lain yang ada di Madiun (atau khususnya caruban) bisa di kaji juga. Semangat berkarya. ✨

    BalasHapus
  6. Jadi inget pertama kali lihat pertunjukan dongkrek waktu SMP. Di smp dulu ada anak-anak yang lomba dongkrek juga. Apalagi yang pemerah jadi kakel-kakeknya. Bener2 kayak kakek2.😊

    BalasHapus
  7. Memang yang terbaik untuk budaya daerah. Semoga artikel yang dibuat membantu membangkitkan budaya daerah. Era saat ini sangat kritis akan bangkitnya budaya. Untuk itu mari lestarikan budaya daerah. Terima kasih

    BalasHapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel