Jogja Gansa Nagari Mengenal Indonesia Melalui Budaya Karawitan


Indonesia sangat kaya dengan kesenian tradisionalnya dan sering sekali kita perkenalkan ke manca Negara dan begitu di apresiasi, besarnya apresiasi orang asing terhadap kesenian tradisional Indonesia membuat warga asing khusunya yang masih muda belajar di Indonesia khususnya di Jogja yang kini dapat berkesempatan untuk belajar langsung mengenai kesenian tradisional Indonesia khususnya karawitan salah satu yang di gagas adalah gerakan budaya Jogja atau gansa nagari.

Keberadaan seni karawitan atau gamelan memang kini semakin langkah, warga lokal mulai melupakan kesenian khas pulau jawa ini, ironisnya budaya karawitan justru sangat di apresiasi oleh warga asing.

Misalnya di Jogjakarta sejumlah mahasiswa asing yang menuntut ilmu di berbagai universitas membentuk grub karawitan, grub kawawitan yang di bentuk pada 15 oktober 2016 ini beranggotakan 44 mahasiswa dari berbagai negara di antaranya Amerika Serikat, Polandia, Tiongkok, dan Rusia.

Mereka biasanya berlatih seminggu 2 kali dengan di dampingi instruktur seorang dosen karawitan institut seni Indonesia Jogjakarta, para anggota grub karawitan ini sangat antusias mempelajari budaya Indonesia meraka sangat bangga karena dapat belajar kesenian yang tidak ada di Negara lain bagi mereka gamelan merupakan perpaduan antara alunan musik yang lembut dan dapat menenangkan kalbu.

Selama grub di dirikan Jogja Gansa Nagari telah tampil dalam berbagai acara diantaranya festival prambanan dan Borobudur para anggota akan terus melestarikan dan memperkenalkan ke negaranya setelah mereka menyelesaikan kuliah di Jogjakarta, keberadaan grub ini patut di apresiasi karena berhasil melestarikan seni karawitan keberadaan mereka menjadi teguran bagi masyarakat Indonesia agar lebih menghargai dan mencintai budaya Indonesia yang kaya, unik, dan eksotik.

Asal-usul dari grub karawitan ini awalnya bermula dengan berkumpulnya dengan orang-orang kementrian luar negeri yang dikenal dengan diaspora dan indonesianis atau orang yang mencintai Indonesia secara nyata artinya tidak hanya bicara tetapi mencintai dan mau hidup di Indonesia, dengan itu ada perasaan malu karena seni tradisi yang sebetulnya bias menjadi asset harta karun membawa Indonesia kemakmuran kedepannya tetapi justru tidak banyak yang mau belajar justru mahasiswa internasional yang mau belajar kesenian karawitan, memiliki konsep dan mewadahi mereka dengan nama Jogja gansa nagari yang pemainnya dari mahasiswa internasional.

Hal ini membuktikan bahwa kesenian tradisi Indonesia tidak dapat di pungkiri memiliki kekuatan aura yang sangat besar yang dapat membuat Indonesia semakin makmur ketika kita mau mengerti, memahami dan melestarikan karena banyak sekali jenis kesenian yang ada di setiap pulau.

Dengan sikologis mahasiswa internasional ini adalah salah satu mitra yang sebetulnya bisa jadi utama untuk Indonesia terutama untuk pemerintah daerah karena merak mencintai Indonesia, mereka mencari data Indonesia khususnya di Jogja dan mereka mencari biaya sendiri, mereka hidup bersosialisasi di Indonesia yang juga melibatkan berbagai pihak agar bias mengerti dengan mahasiswa internasional yang menjadi network dalam mengenalkan Indonesia melalui gamelan.

Dengan itu kecintaaan mahasiswa internasional terhadap Indonesia semakin tumbuh dengan modal hanya senang, senang dengan orang main gamelan, senang dengan mendengar gamelan dan sekarang meraka bisa bermain hanya dengan letihan sebanyak 8 kali yang akan sengat menguntungkan bagi Indonesia agar dapat mempromosikan budaya Indonesia di kanca internasional.

Dengan adanya Jogja gansa nagari pertumbuhan penggemar seni tradisional di Jogja khususnya mendapatkan peningkatan dari kalangan anak muda salah satu contohnya adalah Jogja internasional castival yaitu festival gamelan yang sudah di selenggarakan sebanyak lebh dari 20 kali dan pesertanya semakin meningkat khusunya di kalangan anak muda dengan kemungkinan untuk mengenalkan budaya lain kepada mahasiswa internasional salah satunya melalui acara satu dunia dari Jogja sudah lebih luas lagi masing-masing mahasiswa internasional dengan bebas memilih kesenian budaya yang akan mereka pelajari yang sudah di terapkan di 6 perguruan tinggi di Jogja.

Beberapa data dari penelitian mengatakan bahwa Indonesia memiliki jenis seni atau budaya terbanyak di asia yang menjadi harta karun jika semua pihak mendukung maka akan bisa ekspor contohnya seni rupa yang saat ini sudah mendunia jika semua pihak bersatu untuk membangun kehidupan seni yang akan membuat semakin maju lagi

Dengan adanya Jogja Gansa Nagari di harapkan mampu menumbuhkan jiwa untuk melestarikan budaya Indonesia yang dapat memperkanlkan Indonesia melalui budaya baik dari warga lokal atau dari mahasiswa internasional,

Itulah tulisan mengenai Budaya Karawitan yang ditulis oleh Helmy Ramadhani. Semoga bermanfaat bagi pembaca sekalian.

0 Response to "Jogja Gansa Nagari Mengenal Indonesia Melalui Budaya Karawitan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel