Budaya Toraja


Toraja merupakan kabupaten yang terletak di Provinsi Sulawesi Selatan. Toraja terkenal dengan budaya yang khas, oleh karena itu banyak wisatawan yang datang untuk melihat keindahan nya. Saat ini, sudah banyak masyarakatnya yang pergi merantau ke daerah lain seperti Papua, Kalimantan, dan tempat lainnya.

Budaya Toraja

Banyak budaya turun temurun yang ada di Toraja. Budaya ini merupakan kebiasaan yang dilakukan masyarakat Toraja sejak dahulu kala dan selalu dilestarikan. Berikut merupakan contoh-contoh budaya Toraja:

1. Bahasa

Bahasa Toraja merupakan Bahasa yang dijunjung tinggi oleh masyarakat Toraja dan umum digunakan di daerah Toraja. Bahasa Toraja digunakan oleh banyak masyarakat namun intonasi yang digunakan berbeda-beda.

2. Upacara pemakaman Rambu Solo

Rambu Solo adalah upacara kematian. Upacara “Rambu Solo” merupakan rangkaian kegiatan yang membutuhkan biaya tidak sedikit. Persiapan yang dilakukan memakan waktu hingga berbulan-bulan. Dalam hal ini keluarga juga harus menyiapkan kerbau dan babi.

3. Upacara penggantian baju jenazah

Upacara penggantian baju jenazah atau disebut “Ma’Nene” merupakan ritual yang dilakukan oleh keluarga jenazah. Tradisi ini dilakukan turun temurun sejak dahulu kala. Ritual ini dilakukan dengan cara membersihkan tubuh jenazah kemudian baju jenazah diganti menjadi yang baru. Ritual ini merupakan bentuk penghormatan kepada keluarga yang sudah meninggal.

4. Rumah adat Tongkonan

Tongkonan merupakan rumah adat Toraja. Pada zaman dahulu Tongkonan merupakan tempat yang digunakan para bangsawan Toraja untuk berkumpul dan berdiskusi.  Tongkonan berbentuk seperti perahu dan memiliki ukiran-ukiran Toraja serta pada rumah adat ini terdapat tanduk kerbau.

5. Pekuburan Toraja

Di Toraja terdapat banyak kuburan yang unik dan menarik para wisatawan, diantaranya ialah:


  • Kuburan goa. Masyarakat Toraja menyimpan jenazah di dalam peti kemudian peti tersebut dimasukkan kedalam Goa. Masyarakat yang ingin melihat kuburan ini bisa pergi ke wisata Londa.
  • Kuburan Pohon. Pohon yang digunakan ialah “Pohon Tarra’ “. Biasanya yang dikuburkan di dalam pohon merupakan bayi yang usianya kurang dari 6 bulan.
  • Patane. Patane sangat banyak ditemukan di daerah Toraja. Bentuknya seperti rumah biasa tetapi yang lebih banyak digunakan ialah bentuk rumah tongkonan.


Nah, itulah tadi serangkaian artikel yang bertajuk Budaya Toraja. Semoga karya Christabela  bisa memberikan wawasan serta menambah pengetahuan bagi segenap pembaca. Terimakasih,

1 Response to "Budaya Toraja"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel