Candi Terpencil yang Menarik Hati


Terdapat banyak sekali candi di tanah jawa, baik yang sudah diketahui maupun yang masih terpendam. Sejarah Kerajaan Mataram Kuno seolah menjadi bukti bahwa pernah ada pemerintahan dengan keagamaan yang kental dilingkungannya.

Yogyakarta dan sekitarnya merupakan bekas dari masa kedudukan kerajaan mataram. Salah satunya adalah Magelang. Kabupaten Magelang Jawa Tengan ini memiliki berbagai macam candi seperti Candi Borobudur, Candi Mendut, Candi Pawon, dan masih banyak lagi.

Selain candi candi yang terkenal tadi ada satu candi yang letaknya cukup tersembunyi dan memiliki keunikan tersendiri, yaitu Candi Selogriyo. Candi ini terletak di lokasi terpencil dari pemukiman penduduk, dan tersembunyi diantara bukit Giyanti , Condong dan Malang.

Candi Selogriyo berdiri berdiri megah di Dusun Campurrejo, Desa Kembangkuning Kecamatan Windusari , Kabupaten Magelang. Candi Selogriyo, yang disebut-sebut sebagai peninggalan Wangsa Sanjaya pada abad ke-8, Konon, candi ini dibangun pada zaman yang sama dengan candi di dataran tinggi Dieng.

terletak di puncak sebuah bukit. Luas puncak bukit tempat dibangunnya Candi Selogriyo sekitar 300 meter persegi. Sedangkan tanah milik Pemerintah Kabupaten Magelang, yang terentang mulai gerbang utama candi sampai pagar di puncak bukit, seluas 1.195 meter persegi.

Candi ini memiliki keunikan yaitu memiliki pintu masuk namun tidak memiliki tangga naik. Candi selogriyo memiliki relung relung di tiap sisi badan candi, yakni sisi utara terdapat arca Durga Mahisasuramardani, sisi barat yang terdapat arca Ganesa, sisi selatan yang terdapat arca Rsi Agastya dan di sisi timur terdapat dua relung kanan dan di kiri dari pintu masuk ke dalam bilik terdapat arca Nandishwara dan Mahakala.

Suasana di candi selogriyo masih asri, pemandangan di sekelilingnya masih hijau banyak sawah dan pohon pohon yang hijau. Karna candinya yang berada di lereng gunung, untuk bisa sampai di candi selogriyo pengunjung harus berjalan kaki menyusuri tangga, dengan melewati hutan yang masih asri semakin ke atas pemandangan semakin indah dan asri.

Sampai dia atas kita akan disambut oleh pemandangan sawah hijau yang luas, hawa dingin dan beberapa tanaman hias di sekitar tangga.

Loket untuk membeli tiket masuk ada di ujung tangga yang ada di atas, di tempat itu tidak hanya terdapat peninggalan candi namun ada juga peninggalan benda benda dari batu lainya, serta ada beberapa patung yang sudah tidak utuh, rusak karena tertimbun batu dan karena daerahnya berada di lereng yang pernah mengalamai longsor.

Pemandangan yang bisa dinikmati di tempat ini yaitu memandang ke arah Barat, tampak gunung Sumbing berdiri gagah. Kabut tipis menjadi penghiasnya. Sementara jika kita memandang ke arah Timur, tampak hamparan sawah yang menguning dengan latar belakang gunung Merapi, Merbabu, Telomoyo, dan Andong. Jalan berkelok-kelok menjadi santapan yang harus dilalui untuk sampai di lokasi Candi Selogriyo.

Nah, itulah tadi serangkaian artikel yang menjelaskan tentang Candi Selogriyo. Semoga tulisan yang dikirimkan oleh Dina Apriyanti ini bisa memberikan wawasan serta menambah pengetahuan bagi segenap pembaca. Terimakasih,

7 Responses to "Candi Terpencil yang Menarik Hati"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel