Dieng Culture Festival Pesona Budaya Negeri Atas Awan


Dieng merupakan sebuah objek wisata yang terletak di dataran tinggi yang masuk kedalam dua kabupaten yaitu Banjarnegara dan Wonosobo provinsi Jawa Tengah. Karena terletak didataran tinggi inilah yang menuyebabkan Dieng dijuluki negeri atas awan.

Objek wisata yang ditawarkan di dataran tinggi Dieng antara lain adalah kawasan pendakian seperti gunung prau, bukit sikunir, kawasan candi diantaranya adalah Candi Arjuna dan Candi Bima serta aneka kawah dan telaga seperti Telaga Warna, Telaga Merdada Dieng, Telaga Pengilon, Kawah Sikidang, Telaga Cebong, Kawah Candradimuka, Kawah Sileri dan objek wisata lainnya seperti Batu Ratapan Angin, Dieng Plateu Theather serta wisata gardu pandang Dieng.

Selain wisata alam yang mempesona, Dieng juga mempunyai tradisi budaya yang sangat menarik perharian wisatawan yaitu Dieng Culture Festival (DCF). Dieng Culture Festival merupakan sebuah pagelaran kebudayaan yang diselenggarakan oleh dinas pariwisata dan kebudayaan banjarnegara yang berkerja sama dengan berbagai komunitas penggiat wisata seperti Equator Sinergi Indonesia, Kelompok Sadar Wisata (Pakdarwis), Dieng Pandawa, dan Dieng Ecoturism.

Jauh sebelum DCF bergulir, masyarakat dan pemuda desa Dieng Kulon terlebih dahulu menyelenggarakan acara serupa yakni Pekan Budaya Dieng sebelum akhirnya berubah menjadi Dieng Culture Festival.

Dieng Culture Festival merupakan sebuah pagelaran yang memadukan dua konsep yaitu kebudayaan dan juga objek wisata alam dengan visi memajukan perekonomian warga sekitar melalui sektor pariwisata karena pada setiap tahunnya DCF selalu ramai oleh wisatawan baik lokal maupun internasional.

Perpaduan kebudayaan tradisional yang dikemas secara modern menjadikan pagelaran Dieng Culture Festival ini menjadikannya sebagai salah satu pagelaran kebudayaan yang sayang untuk dilewatkan.
Rangkaian kegiatan yang menarik dari  Dieng Culture Festival diantaranya adalah Jazz atas awan yaitu pertunjukan musik yang dibawakan oleh artis ibu kota dan musisi lokal Banjarnegara.

Jazz atas awan diselengarakan berbarengan dengan penerbangan lampioon yang menambah semarak pada pagelaran Dieng Culture Festival. Namun, terdapat kabar yang cukup menyedihkan bagi penikmat Dieng Culture Festival lantaran festival lampion pada tahun 2019 merupakan festival lampion terakhir  karena pada tahun 2020 mendatang  festival lampion ditiadakan karena menganggu penerbangan dan menyebabkan permasalahan baru seperti sampah lampion yang tercecer.

Selaian itu rangkaian acara yang tidak kalah menarik adalah pemotongan rambut gimbal. Pemotongan rambut gimbal ini bertujuan untuk membersihkan anak yang berambut gimbal dari kesialan dan malapetaka.

Kegiatan ini dilakukan apabila keinginan dari anak tersebut sudah dipenuhi. Apabila keinginan dari si anak belum terpenuhi dan proses pemotongan rambut tetap dilakukan, maka masyarakat setempat percaya bahwa nantinya si anak akan sakit-sakitan. Upacara pemotongan sendiri dipimpin oleh oleh ketua adat dan dengan ritual yang sangat sakral dan tidak sembarang orang dapat memimoin upacara tersebut.

Rangkaian kegiatan Dieng Culture Festival ditutup dengan prosesi larungan yaitu melarung rambut gimbal yang telah dipotong ke sebuah telaga dan memberikan sedekah berupa sesajen sebagai ungkapan rasa syukur dan bertujuan untuk menghindarkan diri dari hah-hal yang tidak diinginkan.

Pada akhir pagelaran seluruh wisatawan dan masyarakat sekitar berbondong-bondong membersihkan sampah sisa pagelaran sebagai bentuk kepedulian masyarakat terhadap  lingkungan.  Pada pagelaran DCF tahun ini mengangkat tema Dieng Culture Festival The Inspiriration of Culture dengan harapan bahwa nantinya DCF ini mampu memberikan inspirasi kepada generasi muda akan pentingnya melestarikan kebudayaan asli daerah dengan cara mengkombinasikan kebudayaan tradisional dengan mengemasnya secara modern tanpa mengurangi esensi dari kebudayaan tersebut.


Referensi

  • https://phinemo.com/jadwal-dieng-culture-festival-2019-siapkan-dirimu/amp/
  • https://phinemo.com/dieng-culture-festival-2019/


Itulah tadi serangkaian artikel yang menjelaskan tentang Dieng Culture Festival. Semoga tulisan yang dikirimkan oleh Rizki Amalia Fitriani ini bisa memberikan wawasan serta menambah pengetahuan bagi segenap pembaca. Terimakasih,

13 Responses to "Dieng Culture Festival Pesona Budaya Negeri Atas Awan"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel