Festival Kebudayaan Kediri

Indonesia meruapakan salah satu Negara kepulauan terbesar di dunia. Dari data yang dilaporkan Kemendagri ke PBB, secara resmi Indonesia tercatat memiliki 16.056 pulau yang tersebar dari Sabang sampai Merauke.

Hal ini menjadikan Indonesia sebagai Negara yang tak hanya kaya akan pulau namun juga kaya akan suku bangsa, bahasa, dan budaya. Setiap daerah yang ada di Indonesia memiliki kebudayaan dan ciri khasnya masing-masing. Kediri merupakan salah satu dari sekian banyak Kota di Indonesia yang memiliki ciri khas. Semua daerah di Indonesia tentu saja memiliki ciri khas, tapi ada yang berbeda dari Kediri karena Kediri dulunya merupakan bekas dari kerajaan, yakni Kerajaan Kadiri.Banyak festival yang diadakan di Kediri untuk melestarikan kebudayaan Kediri, diantaranya:
Parade Budaya dan Pawai Mobil Hias. Sumber: kedirikab.go.id

1. Kirab Budaya di Petilasan Sri Aji Jayabaya

Petilasan Sri Aji Joyoboyo terletak di desa Menang, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri. Pada setiap tanggal 1 Syura akan diadakan sebuah festival atau yang lebih dikenal dengan nama Kirab Budaya di desa ini, lebih tepatnya di Petilasan Sri Aji Jayabaya

 Para peserta kirab akan diarak dari Balai Desa Menang kemudian melewati Pamoksan Sri Aji Jayabaya hingga berakhir di Sendang Tirta Kamandhanu. Peserta kirab terdiri dari pemuda-pemuda berpakaian adat Jawa yang dikawal para sesepuh. Kegiatan ini juga selalu dihadiri oleh keluarga besar Hondodento Yogyakarta.

Serangkaian kegiatan kirab budaya ini diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya sebagai pembukaan, mengheningkan cipta kemudian penampilan Tari Budaya Candra Kirana hingga tabur bunga yang pesertanya terdiri dari 16 anak perawan yang belum haid dalam kata lain masih suci.

Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk meluhurkan Prabu Jayabaya. Prabu Jayabaya merupakan salah satu Raja termahsyur di Kerajaan Kediri, maka dari itu setiap tahun akan selalu diadakan Kirab Budaya ini untuk mengenang kebesaran beliau. Selain itu kegiatan ini merupakan bentuk rasa syukur karena para leluhur yang telah mewariskan keanekaragaman budaya, tata karma, sopan santun dan pengetahuan.

2. Festival Kelud

Festival Kelud merupakan festival yang diadakan di lereng Gunung Kelud untuk mendukung pariwisata Gunung Kelud sekaligus sebagai salah satu bentuk promosi agar banyak wisatawan yang berkunjung ke Gunung Kelud. Festival Kelud terdiri dari berbagai macam kegiatan diantaranya ritual larung sesaji, pertunjukan jaranan, festival layang-layang dan ditutup dengan pertunjukan wayang kulit.

Untuk ritual larung sesaji ini akan selalu dimeriahkan dengan pertunjukan tari reog dan bujang ganong kemudian dilanjutkan dengan arak-arakan hasil bumi dari lereng menuju Puncak Gunung Kelud.

Hasil bumi dibentuk menjadi gunungan yang terdiri dari berbagai macam buah dan sayur.  Rombongan arak-arakan larung sesaji ini dipimpin oleh sesepuh dan jajaran muspika Ngancar kemdian juga ada sosok yang berdandan seperti Dewi Kilisuci dibelakang para sesepuh ini. Selain berbagai kegiatan tersebut terdapat juga pameran dan bazar untuk produk-produk UMKM di Kediri.

Pengunjung festival tidak hanya dimanjakan oleh panorama Gunung Kelud yang indah namun juga dimanjakan dengan pertunjukan budaya serta produk kuliner UMKM yang tentu rasanya lezat. ¬

3. Pekan Budaya dan Pariwisata Kediri

Pekan Budaya dan Pariwisata merupakan salah satu festival terbesar di Kediri. Festival ini dilaksanakan beberpa hari dengan agenda kegiatan yang bermacam-macam. Parade Budaya dan Pawai Mobil Hias menjadi pembuka pada festival akbar ini.

Pada parade ini peserta berjalan dari kantor bupati Kediri menuju kawasan Simpang Lima Gumul Kediri dengan busana adat dan menaiki mobil hias yang unik. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pameran Desa Wisata, Kampung Panji, dan produk-produk UMKM Kediri termasuk Kediri Food Festival di kawasan Simpang Lima Gumul Kediri.

Tak hanya pameran, pada Pekan Budaya dan Pariwisata Kediri ini terdapat juga Pagelaran Kesenian dan Pentas Kreatif. Tari Barong Sewu juga menjadi agenda kegiatan yang ditunggu-tunggu pada festival ini karena kurang lebih 3000 penari tergabung dalam pentas ini. Pekan Budaya dan Pariwisata Kediri merupakan salah satu bentuk untuk melestarikan budaya di Kota Kediri.

Selain festival budaya yang meriah, Kediri juga memiliki wisata budaya yakni Candi Tegowangi, Candi Surowono dan Gereja Tua Poh Sarang. Kediri juga terkenal dengan kuliner ekstrem sate bekicot dan kuliner beriman yakni Tahu Takwa.

Dengan keanekaragaman budaya dan ciri khas di salah satu Kota di Indonesia ini membuktikan bahwa Indonesia merupakan Negara yang sangat kaya, hingga rasanya membahas Indonesia dalam satu artikel saja tak akan cukup. Jangankan membahas Indonesia, membahas salah satu Kota dengan keanekaragaman budayanya saja membutuhkan lebih dari satu halaman. Penulis artikel ini adalah Faizatu Zulfa. Semoga bermanfaat!

0 Response to "Festival Kebudayaan Kediri"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel