Guyup Rukun Pasuruan Gumuyu


Pasuruan adalah satu nama kota yang berada di  Provinsi Jawa Timur. Kota  Pasuruan ini sendiri secara geografi terletak di 60 km sebelah tenggara dari Kota Surabaya dan setidaknya 355 km sebelah barat laut Denpasar.

Pasuruan secara langsung berbatasan dengan selat Madura disebelah Utara. Sebagai kota terbesar ke-3 di provinsi Jawa Timur dan terletak di kawasan segitiga emas, Pasuruan sangat mengalami kemajuan pesat dibidang perdagangan, jasa, dan industri.

Pasuruan juga terkenal dengan julukan “ Pasuruan Kota Santri”. Julukan tersebut bukan hanya julukan saja, namun memang benar adanya. Hal ini dikarenakan banyaknya pesantren yang ada di kota Pasuruan. Pesantren yang paling terbaik di kota Pasuruan yakni pondok pesantren Sidogiri yang didirikan oleh Sayyid Sulaiman pada tahun 1718.

Sebagai kota yang dikenal dengan kota santri, budaya yang ada di kota Pasuruan diwarnai dengan nuansa islami. Seperti : terbang bandung, seni hadrah, al-banjari, tari merak abyor, tari kencring wirasari, tabuh lesung  dan pencak silat kuntu. Sebagai wujud eksistensi para seniman di kota Pasuruan, dibentuk Dewan Kesenian Pasuruan (DKP) sebagai wadah pemersatu dan pengembangan kreativitas seni dan budaya.

Selain budaya dan kesenian, Pasuruan juga memiliki makanan khas. Olahan makanan khas Pasuruan antara lain : Klepon, merupakan makanan khas Pasuruan yang di dalam adonannya terdapat gula merah. Nasi punel Bangil, merupakan makanan yang sangat populer dengan isi daging, serundeng, dan sambal khas Bangil. Lupis-klanting, merupakan makanan yang memiliki kesamaan dengan klepon namun teksturnye lebih padat dan gula merahnya disiram diatas lupis. Lontong balap bumbu kuning, didalamnya berisikan tahu, lontong, dan bumbu khas yang sangat sedap.

Pasuruan juga memiliki tradisi disetiap hari jadi Pasuruan. Setiap hari jadi Pasuruan, pemerintah kabupaten Pasuruan mempersembahkan “ Kampung Pasuruan Gumuyu”. Kampung Pasuruan Gumuyu merupakan ide dan kreativitas Bupati Pasuruan H. M. Irsyad Yusuf yang ingin mengajak seluruh masyarakat Pasuruan untuk menikmati segala potensi yang ada. Mulai dari potensi alam hingga segala tradisi dan budaya yang mengikat kuat selama bertahun-tahun.

Maslahat dan sejahtera memiliki makna yang yang sangat dalam. Jika suatu masyarakat sudah sejahtera, maka didaerah itu pasti maslahat. Kesenjangan akan hilang dengan keadilan, kesejahteraan akan datang tanpa keserakahan. Guyup rukun selalu Pasuruan Gumuyu.

Nah, itulah tadi artikel yang ditulis oleh Adifa. Semoga bisa bermanfaat ya. Trimakasih!

7 Responses to "Guyup Rukun Pasuruan Gumuyu"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel