Perkembangan Bangunan Kuburan Batu Desa Kadi Roma, Sumba Barat Daya, NTT

Semakin hari, kemajuan infrastruktur juga mengalami perkembangan di daerah pedesaan. Di desa Kadi Roma, kecamatan Wewewa Tengah, kabupaten Sumba Barat Daya, provinsi Nusa Tenggara Timur terjadi perbedaan yang sangat mencolok pada salah satu bangunan warisan leluhur nenek moyang tradisi animisme-dinamisme yakni kuburan batu.

Saking lekatnya relasi antara keluarga dengan orang yang sudah meninggal, nenek moyang tak segan meletakkan kuburan berdekatan dengan tempat tinggal. Leluhur tidak hanya memandang kuburan batu sebagai tumpukan batu yang disusun. Sama halnya dengan etika saat berada di makam, di kuburan batu pun kita tidak boleh duduk, melangkahi atau bahkan menginjaknya.

Kuburan batu bermula dari tumpukan batu besar yang disusun memanjang dengan batuan kecil yang mengelilinya. Bentuknya sangat sederhana tetapi ada kesan yang sangat sakral saat melihatnya. 

Hampir setiap kepala keluarga memiliki kuburan batu di halaman depan rumah. Kuburan batu dipakai secara turun temurun dalam satu keluarga. Setiap ada keluarga yang meninggal akan dikuburkan di kuburan batu yang sama dengan anggota keluarga yang meninggal sebelumnya.

Kuburan Batu

Medepa” adalah sebutan upacara penguburan orang yang meninggal di desa Kadi Roma.. Saat ada yang meninggal, keluarga akan mengeluarkan sebagian besar hartanya untuk memotong kerbau, anjing dan babi. Semakin panjang tanduk kerbau yang dipotong, artinya orang yang meninggal tersebut memiliki derajat atau jabatan yang tinggi di masyarakat.

Butuh bantuan 200 orang lebih untuk mengangkat kuburan batu dengan struktur bangunan yang sudah dimodifikasi seperti gambar di bawah ini. Semua warga sekitar berbondong-bondong membantu penguburan dan turut merayakan pesta kematian selama 7 hari.

Daging hewan yang dipotong dibagikan kepada warga tanpa dimasak terlebih dahulu oleh keluarga yang berduka cita. Kuburan batu bukan sekadar penanda identitas dan status sosial orang yang dikubur, tetapi juga bentuk penghormatan manusia yang hidup kepada mereka yang telah meninggal.

Kuburan Batu Desa Kadi Roma, Sumba Barat Daya, NTT
Walaupun struktur bangunan sudah sangat berbeda, warga desa Kadi Roma tetap melestarikan leluhur nenek moyang tanpa menghilangkan sedikitpun tata cara yang harus dilaksanakannya. Hal tersebut membuktikan bahwa budaya Indonesia tetap ada dan lestari di zaman yang sangat maju ini.

Itulah tadi ulasan artikel yang ditulis oleh Kholifatul Jannah terkait dengan Kuburan Batu Desa Kadi Roma, Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur. Semoga bisa bermanfaat untuk segenap pembaca. Trimakasih!

25 Responses to "Perkembangan Bangunan Kuburan Batu Desa Kadi Roma, Sumba Barat Daya, NTT"

  1. Sangat informatif, lanjutkan :)

    BalasHapus
  2. Wah.. Saya baru tau kalo ada kuburan semacam itu di Indonesia...

    Informatif sekali thanks

    BalasHapus
  3. Is the best,,menambah pengetahuan

    BalasHapus
  4. Saya mendapatkan pengetahuan baru lewat artikel ini, ditunggu untuk selanjutnya....

    BalasHapus
  5. Bermanfaat mbk.. Saya jadi dapat pengetahuan baru.. Terimakasih

    BalasHapus
  6. Terimakasih, sangat bermanfaat untuk menambah wawasan baru

    BalasHapus
  7. Terimakasih, sangat bermanfaat untuk menambah wawasan baru

    BalasHapus
  8. Terimakasih, sangat bermanfaat untuk menambah wawasan baru

    BalasHapus
  9. Salah satu budaya masyarakat sumba yg perlu di lestari kan

    BalasHapus
  10. Luarbiasa....
    Artikelnya sangat bagus...

    BalasHapus
  11. Wah baru tau saya, jadi pengen ke sana

    BalasHapus
  12. Infonya menarik sekali, ditunggu tulisan selanjutnya

    BalasHapus
  13. Ternyata masih ada di jaman yang sudah maju ini

    BalasHapus
  14. Mengandung arti yg sangat penting dan pelajaran buat² suku² di indonesia .
    👍👍👍👍

    BalasHapus
  15. INDONESIA memang bermacam2 banyak beragan suku dan budaya... RIGHT

    GOOD JOB THANKS

    BalasHapus
  16. Mengandung isi yg penting dan menambah wawasan juga,,,trima kasih kak,,,,

    BalasHapus
  17. Terima kasih
    sangat bermanfaat sekali

    BalasHapus
  18. Bagus sekali untuk berbagi kabar budaya indonesia...artikenya sangat bagus

    BalasHapus
  19. Bagus sekali untuk berbagi kabar budaya indonesia...artikenya sangat bagus

    BalasHapus
  20. Sangat informatif...lanjutkan

    BalasHapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel