Lima Makanan Khas Sumatera Utara yang Bikin Nagih, dari Keju sampai Spaghetti ala Batak Ada!



Indonesia memiliki beranekaragam makanan khas daerah dari seluruh nusantara, salah satunya dari  Sumatera Utara. Sumatera Utara merupakan provinsi yang mayoritas penduduknya adalah suku Batak, sehingga kebanyakan makanannya dibuat dan dipengaruhi oleh suku Batak yang terkenal dengan pecinta pedas.

Jika kamu berencana liburan ke daerah ini, sebaiknya harus tahu dulu makanan khas apa saja dari Sumatera Utara. Nah ini ada rekomendasi bagi kamu sekalian yang ingin menggali lebih dalam tentang makanan khas Sumatera Utara dengan segala cita rasanya yang bakal bikin nagih dan dijamin Halal. 

1. Ikan Mas Naniura

Makanan khas pertama adalah Sashimi-nya Indonesia yaitu  ikan mas naniura. Yang uniik dari sajian kuliner ini karena dimakan secara mentah tapi dijamin tidak berbau amis. Kira-kira kenapa ya? Kuncinya ada pada cara pengolahannya yang membutuhkan waktu 2 hingga 3 jam.

Ikan mas diberi asam sehingga dimasak secara kimiawi lalu bumbu dapat meresap ke dalam ikan. Jika ingin memasak ikan mas naniura sebaiknya menggunakan ikan mas berukuran kecil agar matangnya merata dan masih hidup agar tetap segar.  Rasa ikan mas naniura akan terasa sangat ketir dimulut, sehingga masyarakat sekitar sering mengonsumsinya dengan tuak  atau minuman bersoda lainnya.

2. Manuk Napinadar

  Sajian kuliner kedua ini memang jarang ditemukan karena Manuk Napinadar hanya disajikan saat acara adat saja. Manuk Napinadar adalah olahan ayam goreng atau panggang yang menggunakan andaliman/merica batak dan darah ayam itu sendiri sebagai sambalnya.

Bumbu yang dibutuhkan adalah cabai merah, cabai rawit, kemiri, kencur, bawang merah, bawang putih, asam, jahe dan tidak ketinggalan yakni andaliman. Semua rempah dihaluskan terlebih dahulu dan disiramkan di atas ayam kampung yang sudah dipanggang. Rasanya getir dan pedas karena melalui proses pemanggangan, namun dagingnya masih tetap empuk.

3. Bika Ambon

Makanan dari Sumatera Utara ada juga yang manis yaitu Bika Ambon. Untuk makanan yang satu ini mungkin sudah tidak asing karena sudah dikenal di seluruh Indonesia. Bika Ambon memiliki bentuk yang unik sehingga menambah daya tarik dan rasa penasaran saat pertama kali melihatnya.

Nama Bika Ambon sendiri berasal dari kata “bika” dan  jalan Ambon sebagai tempat pertama ketika bika itu dibuat dan dijual yang berada di kota Medan bukan kota Ambon. Kue ini terbuat dari adonan tepung, gula,santan, dan kuning telur.

Setelah semua bahan dicampur, bahan bika tersebut akan difermentasi selama tujuh jam dengan cara dicampur air nira. Penggunaan air nira menjadikan kekhasan tersendiri dalam makanan ini. Jika kamu belum pernah menyantap makanan yang satu ini sebaiknya saat kamu berkunjung ke kota Medan segera dibeli karena  makanan yang satu ini bisa dijadikan oleh-oleh untuk keluarga

4. Dali Ni Horbo

Nama Dali ni Horbo berasal dari bahasa Batak, “Dali” yang artinya susu, sedangkan “Horbo” artinya kerbau. Dali Ni Horbo merupakan olahan air susu kerbau yang dimasak secara tradisional dan tanpa bahan pengawet.

Kandungan gizi pada Dali Ni Horbo secara umum, tidak berbeda dengan susu lainnya karena mengandung lemak, karbohidrat, dan protein. Bedanya, hanya terletak pada cara pengolahannya. Jika susu sapi cenderung diolah dengan mesin, keju batak ini justru diperas secara alami dan diolah dengan sederhana tanpa menggunakan unsur kimia.

Jika biasanya mengonsumsi susu cair dengan cara diminum, maka Dali Ni Horbo disantap seperti makanan. Bentuknya mirip bubur atau kembang tahu, teksturnya lembut, sementara rasanya gurih dengan aroma yang khas.


5. Mie Gomak

Kalau di Italia ada Spaghetti maka di Indonesia ada Mie Gomak yang berasal dari Sumatera Utara. Mie gomak merupakan makanan yang berbahan dasar mie dengan kuah santan yang kental serta bumbu yang khas yaitu andaliman.

Arti Mie Gomak sendiri adalah mie yang diaduk (gomak) dengan tangan saat menyatukan bumbu. Proses pemasakannya pun kebanyakan pedagang masih menggunakan tungku tradisional untuk menjaga rasa, penyerapan, dan aroma bumbu pada mie.

Penyajian Mie Gomak dengan menuang mie yang sudah direbus dengan kuah santan, bumbu bawang merah, bawang putih, cabai merah, lengkuas, sereh, jahe, kemiri, kunyit, kelapa gonseng, dan andaliman. Mie Gomak bisa ditambah dengan labu siam atau buncis kemudian ditambahkan kerupuk, bawang goreng, dan irisan kol.



Nah, itulah tadi serangkaian artikel yang menjelaskan tentang Makanan Khas Sumatera Utara. Semoga tulisan yang dikirimkan oleh Noni Septika Sihombing ini bisa memberikan wawasan serta menambah pengetahuan bagi segenap pembaca. Terimakasih,

2 Responses to "Lima Makanan Khas Sumatera Utara yang Bikin Nagih, dari Keju sampai Spaghetti ala Batak Ada!"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel