Wisata Budaya (Pengalaman Menonton Festival Sigale Gale)

Menonton Sigale Gale
Dalam rangka mewujudkan Indonesia sebagai Daerah Destinasy pariwisata Internasional, pemerintah melakukan berbagai usaha di berbagai bidang. Adapun usaha yang dilakukan pemerintah Indonesia dalam mendukung tercapainya Indonesia sebagai destinasy pariwisata Internasional adalah dengan mempromosikan Indonesia ke dunia internasional melalui perkenalan budaya, menunjukkan kekhasan budaya Indonesia dari berbagai daerah Indonesia, dan mempromosikan daerah wisata melalui pelaksanaan event atau festival sesuai dengan budaya setempat.

Sesuai dengan sub tema yang penulis pilih, yaitu promosi Indonesia melalui wisata budaya, melalui pelaksaan festival budaya. Berhubung karena domisili saya di daerah Samosir Sumatera Utara, maka  pengamatan saya pada acara festival kebudayaan yang pernah dilaksanakan di daerah Samosir, seperti festival Danau Toba, festival Sigalegale,

Dalam tulisan ini penulis akan menguraikan festival  Sigale Gale yang dilaksanakan di daerah wisata yang baru baru ini dilaksanakan di daerah Samosir, Desa Garoga Kecamatan Simanindo Kabupaten Samosir Sumatera Utara. Event ini dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Samosir di sekitar  salah satu daerah Wisata  yang paling panyak dikunjungi wisatawan domestic dan wisatawan luar negeri yaitu daerah Tuktuk siadong . Event ini sangat ramai dihadiri masyarakat karena  bertepatan dengan hari libur  sekolah dan libur kerja, Sabtu tanggal 9 Juni 2019.

Salah satu program rutin promosi daerah wisata budaya Samosir menjadi daerah destinasi wisata internasional, Pelaksanaan carnaval Sigalegale ini memprosikan daerah wisata yang sangat indah dengan kondisi alam yang masih benar benar  alami, bebas polusi, dihiasi langit yang biru dan hamparan pebukitan yang sangat menarik semakin menambah kenyamanan wisatawan menikmati pertunjukan budaya Sigalegale. Dalam kegiatan  ditunjukkan bahwa sanya Bangsa Indonesia memiliki budaya yag beragam, Budaya yang unik dan menarik yang dimiliki setiap suku bangsanya.

Salah satu budaya Indonesia yang sangat khas dan unik adalah budaya Batak. Budaya Batak sangat menambah kekayaan Bangsa Indonesia. Seperti halnya budaya suku bangsa Indonesia lainnya, budaya Batak memiliki keragaman yang sangat khas sesuai dengan latar belakang alamnya dan masyarakatnya. Semuanya memiliki sejarah dan makna masing masing, sehingga layak dan cocok untuk diketahui oleh masyarakat Indonesia Khususnya dan masrakat di luar Negara Indonesia pada umumnya.

Dengan kemajuan zaman sekarang ini di era milenial, dunia bagai selembar kertas. Segala informasi dapat dengan cepat disebarluaskan keseluruh dunia. Melihat situasi ini, budaya budaya local Indonesia yang sangat kaya dan diminati oleh wisatawan dari berbagai Negara di dunia. Namun, tanpa ada sosialisasi dari budaya tersebut, pasti budaya Indonesia yang kaya dan unik tersebut akan sulit tersebar ke seluruh Negara di dunia.

Untuk itu perlu adanya sosialisasi dengan melakukan pagelaran pagelaran kebudayaan dan, festifal budaya.

Untuk mewujudkan sosialisasi kebudayaan Indonesia sehingga bisa dikenal Negara di dunia, pemerintah pusat bersama pemerintah daerah masing masing bekerjasama membuat promosi promosi kebudayaan melalui pagelaran  budaya dan festifal budaya.  Sebagai salah satu contohnya adalah pagelaran festifal  Sigalegale di daerah wisata Tomok, Samosir Sumatera Utara.

Sesuai dengan sejarahnya Sigalegale adalah asli patung buatan Indonesia dari suku Batak
Festival Sigalegale menunjukkan cirikhas Indonesia, yang menceritakan kisah cinta seorang Raja kepada anaknya yang diwujudkan dalam bentuk patung mistis Sigalegale.

Seperti kisahnya, Patung Sigalegale dibuat untuk mengenang anak Raja Rahat yang bernama Manggale yang konon gugur dalam perang. Karena Raja sangat kehilangan anaknya Raja Manggale, akhirnya raja Rehat jatuh sakit. Sehingga pihak dukun istana membuat patung mistis dan memanggil roh Raja Manggale melalui rutual adat Batak yaitu menggunakan Gondang Sabangunan dan menggunakan Ulos.

Akhirnya patung mistis tersebut berhasil memanggil roh Raja Manggale dan akhirnya bergerak dan mulai menggoyangkan tangannya dan manortor layaknya Raja Manggale. Dengan ritiual ini, akhirnya sakit Raja Rahat berhasil disembuhkan.

Melalui kejadian tersebut, akhirnya raja menyimpan patung Sigalegale dan diperlakukan layaknya seperti anaknya Raja manggale. Demikian sekilas sejarah singkat dari patung Sigalegale. Sehingga Sigalegale sangat penting bagi Suku Batak dan sangat cocok dipromosikan ke masyaraka.

Lewat festival Sigalegale ini, ditunjukkan pagelaran gondang sabangunan , beserta tortor yang dilengkapi dengan balutan ulos yang dikenakan para peserta yang terlibat dalam pertunjukan ini. Inilah ciri khas Indonesia lewat budayanya yang unik dan menarik untuk dilihat.

Dalam festival ini turut juga awak media  elektronik maupun media cetak dalam meliput kegiatan ini. Sehingga kegiatan ini bisa disaksikan masyrakat yang belum bisa  datang menyaksikan langsung.  Kegiatan ini  sangat bermakna bagi penulis secara khusus, dan masyrakat secara umum. Promosi ini berhasil mempromosikan Indonesia sampai ke luar negeri melalui penayangan ulang festifal Sigalegale ini lewat media social internet. Sehingga mengundang para wisatawan datang langsung ke Indonesia untuk menyaksikan kembali festifal kebudayaan  kebudayaan berikutnya.

Inilah sekilas pengalaman penulis dalam menonton pertunjukan budaya Sigalegale yang sangat bermakna  dan berkesan, baik secara pribadi maupun  bagi keluarga kecil saya. Event ini patut diselenggarakan kembali di kemudian hari.

Pagelaran ini menambah rasa cinta penulis dan orang Batak khususnya terhadap Indonesia dengan segala kekayaan budayanya yang layak jual sampai ke dunia Internasional. Semoga event event berikutnya dilaksanakan Pemerintah Indonesia yang ada di Pusat bekerja sama dengan pemerintah di ada di daerah, sehingga dapat menambah kedatangan wisatawan Internasional datang ke Indonesia dan  yang sudah pernah datang akan selalu  rindu untuk  kembali datang berkunjung ke Indonesia.

Sekian artikel yang ditulis oleh Friska Panjaitan, mohon maaf kalau ada salah kata dan akhir kata semoga artikel ini bermanfaat  menjadi satu alat kecil bagi terwujudnya promosi budaya Indonesia ke Negara lain di dunia. Terimakasih. Horas…horas…Horas.

0 Response to "Wisata Budaya (Pengalaman Menonton Festival Sigale Gale)"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel