Patung Jelawat Ikon Wisata Sungai Kota Sampit


Patung  Jelawat  adalah Tugu yang berbentuk ikan jelawat yang menjadi ciri khas daerah Sungai Mentaya yang berada di kota Sampit. Patung ikan jelawat adalah ikon terkenal dari ibukota Kotawaringin Timur yakni Sampit.

Dengan di resmikannya patung jelawat pada 25 Februari 2015 oleh Bupati H. Supian Hadi, menjadikan ikon tugu patung jelawat sebagai tujuan wisata saat berkunjung ke kota Sampit. Lokasi patung jelawat terbilang Strategis, dipinggir sungai Mentaya yang langsung menghadap ke arah Mentaya Sebrang, sedang disisi kanan kirinya terdapat PPM(Pusat Perbelanjaan Mentaya) dan pelabuhan penyeberangan atau pelabuhan angkutan penumpang.

Tak hanya wisatawan dari warga Kotawaringin Timur namun juga ada banyak wisatawan dari luar daerah yang ingin menikmati pemandangan dari ikon jelawat ini. Para wisatawan dapat menyaksikan dengan jelas aktivitas warga.

Banyaknya pengunjung yang datang tak hanya warga sekitar tetapi juga warga luar daerah yang penasaran dengan ikon kota Sampit ini. Saat berjalan kesekitar patung hanya dengan menyusuri jalan sebentar kita akan disambut jejeran kios atau toko yang menawarkan berbagai macam benda menarik mulai dari makanan hingga aksesoris.

Karena menghadap berlokasi didekat sungai maka keadaan di patung jelawat sangat sejuk dan lembab, keadaan Mentaya Sebrang yang asri dan penuh pepohonan menambah daya tarik wisatawan untuk betah berlama-lama di patung Jelawat.

Lokasi patung Jelawat menghadap ke arah timur menyongsong matahari terbit hingga  jika  pagi hari kita bisa menikmati matahari terbit (sunrise). Keadaan yang memanjakan pengunjung ini membuat patung jelawat tak pernah sepi pengunjung walau hanya sekedar untuk bersantai.

Jika pengunjung bosan dengan hanya duduk atau bersantai di patung jelawat, pengunjung dapat melakukan wisata susur sungai dengan pergi ke pelabuhan Habaring Hurung yang berada di sebelah ikon jelawat dan menyewa klotok kecil disana pengunjung akan diajak melihat tepian sungai Mentaya yang seolah diapit 2 kehidupan yang berbeda di satu sisi kota Sampit yang ramai penduduk dan disisi lain Mentaya Sebrang yang asri dan rimbun pohon serta masih sepi penduduk.

Pembangunan ikon jelawat adalah salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan perekonomian rakyat dengan menjadikan Kabupaten Kotawaringin Timur sebagai daerah destinasi wisata di Kalimantan Tengah.

Dan pemilihan jelawat sebagai ikon dilatar belakangi banyaknya ikan jelawat di Sungai Mentaya dan daerah sekitar. Demi mencapai Kotawaringin Timur sebagai daerah destinasi wisata pemerintah terus melakukan pembenahan terhadap objek-objek wisata di Sampit.

Pemerintah berencana menyempurnakan lagi ikon jelawat dengan membangun beberapa fasilitas-fasilitas penunjang lainnya, misalnya pemerintah ingin membangun taman air dan air mancur. Bahkan pemerintah kabupaten juga merencanakan pembangunan aquarium raksasa yang nantinya akan di isi dengan berbagai jenis ikan sehingga dapat menjadikan sarana edukasi bagi anak.

Pemerintah juga berencana untuk membangun menara pantau sehingga wisatawan dapat menikmati pemandangan dari ketinggian. Bahkan beberapa warga mengatakan bahwa jika Singapura mempunyai Merlion maka kota Sampit memiliki jelawat, daya tarik ikon jelawat sangat besar terbukti dengan banyaknya pengunjung yang berdatangan setiap harinya, banyaknya wisatawan mendorong terbukanya kios-kios penjual barang khas sampit, selain sebagai destinasi wisata ikon jelawat juga merupakan roda penggerak perekonomian rakyat.

Demikianlah serangkaian tulisan yang membahas tentang Patung Jelawat. Semoga tulisan yang dikirimkan oleh Enika Maya Oktavia bisa memberikan wawasan serta menambah pengetahuan bagi segenap pembaca. Terimakasih,

0 Response to "Patung Jelawat Ikon Wisata Sungai Kota Sampit"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel